Renungan Harian
 
 
 
 

I. Sumarya. SJ

 

(1Yoh4:7-10 ; Mrk6:34-44)

“Ketika Yesus mendarat, Ia melihat sejumlah besar orang banyak, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala.


(1Yoh3:22-4:6 ; Mat4:12-17 ; 23-25)

“Tetapi waktu Yesus mendengar, bahwa Yohanes telah ditangkap, menyingkirlah Ia ke Galilea. Ia meninggalkan Nazaret dan diam di Kapernaum, di tepi danau, di daerah Zebulon dan Naftali, supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya


Yes60:1-6 ; Ef3:2-3a5-6 ; Mat2:1-12

“Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia."

Dalam berbagai kesempatan pertemuan atau acara pada umumnya para peserta yang bertempat tinggal jauh dari tempat pertemuan datang lebih awal daripada mereka yang dekat. Mereka yang jauh takut terlambat, dan untuk itu memang harus jauh mempersiapkan diri, berangkat lebih awal dan ketika mengikuti ibadat


(1Yoh2:22-28 ; Yoh1:19-28)

Dan inilah kesaksian Yohanes ketika orang Yahudi dari Yerusalem mengutus beberapa imam dan orang-orang Lewi kepadanya untuk menanyakan dia: "Siapakah engkau?" Ia mengaku dan tidak berdusta, katanya: "Aku bukan Mesias." Lalu mereka


Bil6:22-27 ; Gal4:4-7 ; Luk2:16-21

“Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya”.

Pertama-tama saya ucapkan ‘SELAMAT TAHUN BARU 2010’; marilah kita masuki Tahun Baru ini dengan semangat baru. Hari ini juga “Hari Perdamaian Sedunia”, dan bagi anggota Serikat Yesus merupakan hari “Pesta Nama”. Dalam “Hari


Dari kepenuhanNya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia

(1Yoh2:18-21 ; Yoh1:1-18)

Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya.Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah


(1Yoh2:12-17 ; Luk2:36-40)

“Lagipula di situ ada Hana, seorang nabi perempuan, anak Fanuel dari suku Asyer. Ia sudah sangat lanjut umurnya. Sesudah kawin ia hidup tujuh tahun lamanya bersama suaminya, dan sekarang ia janda dan berumur delapan puluh empat tahun


(1Yoh2:3-11 ; Luk2:22-35)

“Dan ketika genap waktu pentahiran, menurut hukum Taurat Musa, mereka membawa Dia ke Yerusalem untuk menyerahkan-Nya kepada Tuhan, seperti ada tertulis dalam hukum Tuhan: "Semua anak laki-laki sulung harus dikuduskan


(1Yoh1:5-2:2 ; Mat2:13-18)

“Setelah orang-orang majus itu berangkat, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata: "Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia."


1Sam1:20-2224-28 ; 1Yoh3:1-221-24 ; Luk2:41-52

“Yesus makin bertambah besar dan bertambah hikmat-Nya dan besar-Nya, dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia”

“Saya berjanji untuk saling mengasihi baik dalam untung maupun malang, sehat maupun sakit sampai mati’, demikian kurang lebih janji calon suami-isteri ketika saling menerimakan Sakramen Perkawinan, mengawali hidup baru, hidup berkeluarga


(Kis6:8-10 ; 7:54-59 ; Mat10:17-22)

Tetapi waspadalah terhadap semua orang; karena ada yang akan menyerahkan kamu kepada majelis agama dan mereka akan menyesah kamu di rumah ibadatnya. Dan karena Aku, kamu akan digiring ke muka penguasa-penguasa dan raja-raja sebagai suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang tidak mengenal



Sebelum 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Berikut


Copyrights 2001 Ekaristi.Org - Media Katolik Indonesia/ Catholics Online [[Kel 20:1-17]]