Renungan Harian
 
 
 
 

I. Sumarya. SJ

 

(Am7:12-15 ; Ef1:3-14 ; Mrk6:7-13)

“Pergilah mereka memberitakan bahwa orang harus bertobat”

Setiap orang atau manusia di bumi ini, entah anak-anak atau orangtua, besar atau kecil, tua atau muda dst.. hemat saya senantiasa memiliki tugas pekerjaan atau kesibukan. Setiap orang atau manusia setiap hari senantiasa bepergian, entah jarak dekat atau jarak jauh, bergerak atau berpindah-pindah tempat ke sana kemari.


(Yeh2:2-5 ; 2Kor12:7-10 ; Mrk6:1-6)

"Seorang nabi dihormati di mana-mana kecuali di tempat asalnya sendiri,”

Dalam perjalanan dari luar negeri (Paris-Perancis) secara kebetulan di pesawat saya duduk berdampingan dengan orang Indonesia. Kami saling berkenalan dan akhirnya memang sedikit curhat perihal tugas pekerjaan kami. Rekan saya tersebut adalah seorang ibu yang bergelar doktor dan berprofessi sebagai peneliti.


(Keb1:13-15 ; 2:23-24 ; 2Kor8:7913-15 ; Mrk5:21-43)

"Hai anak, Aku berkata kepadamu, bangunlah!"

Kasus dukun cilik “Ponari” beberapa waktu yang lalu pernah menyita perhatian banyak orang berkat peran aneka pemberitaan melalui mulut ke mulut, media cetak maupun elektronik. Banyak orang dari berbagai daerah datang berbondong-bondong untuk berobat ke dukun cilik ‘Ponari’.


(Ayb38:18-11 ; 2Kor5:14-17 ; Mrk4:35-41)

"Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?”

Di sebuah rumah sakit ada seorang pasien yang harus menjalani operasi berhubung dengan sakit yang dideritanya. Ketika pasien tersebut diberi tahu akan dioperasi maka nampak pucat dan ketakutan. Beberapa waktu setelah informasi tersebut seorang perawat mencek tekanan darah yang bersangkutan, dan ternyata tekanan darah pasien cukup tinggi, maka tindakan operasi ditunda.


(Kel24:3-8 ; Ibr9:11-15 ; Mrk14:12-16 ; Mrk14:22-26)

"Ambillah, inilah tubuh-Ku."

“Yang akan menerima Ekaristi mahakudus, hendaknya berpantang dari segala macam makanan dan minuman selama waktu sekurang-kurangnya satu jam sebelum komuni, terkecuali air semata-mata dan obat-obatan” (KHK kan 919.1). Maksud dari hukum atau aturan ini kiranya adalah bahwa setiap kali akan berpartisipasi di dalam Perayaan Ekaristi serta menyambut Tubuh Kristus atau menerima komuni kudus hendaknya diadakan persiapan yang memadai.


(Rm8:14-17 ; Mat28:16-20)

“Pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus”

“Misteri Tritunggal Mahakudus adalah rahasia sentral iman dan kehidupan Kristen. Hanya Allah dapat memberitahukan misteri itu kepada kita, dengan mewahyukan Diri sebagai Bapa, Putera dan Roh Kudus” (Kamus Gereja Katolik, no 261)


(Kis2:1-11 ; Gal5:16-25 ; Yoh15:26-27)

“Kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku.”

Hari ini juga diimani sebagai hari pendirian Gereja Katolik (Umum), paguyuban Umat Allah, orang-orang yang beriman kepada Yesus Kristus, yang satukan oleh Roh Kudus. Hari ini umat perdana/purba menerima anugerah Roh Kudus, yang dijanjikan oleh Yesus, “Roh Penghibur dan Kebenaran, yang bersaksi tentang Yesus Kristus”. Penghiburan yang membawa ke persaudaraan sejati atau persatuan umat Allah tersebut dikisahkan dalam Kisah Para Rasul :”Bukankah mereka semua yang berkata-kata itu orang Galilea?


Aku telah memberikan firman-Mu kepada mereka dan dunia membenci mereka, karena mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia

Kasus pembunuhan Nasrudin dengan terlibatnya Antasari, Ketua KPK (entah benar atau tidak bahwa Antasari terlibat dalam pembunuhan Nasrudin), begitu cepat tersebar dan menjadi bahan pembicaraan atau gunjingan banyak orang. Aneka sarana komunikasi yang canggih dan modern rasanya mendukung kecepatan penyebaran kasus pembunuhan tersebut,


Mereka pun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.

Seorang pemimpin yang akan bepergian cukup lama, pada umumnya sebelum pergi mengumpulkan anak buah atau para pembantunya untuk diberi tugas pekerjaan. Hal yang senada juga terjadi ketika orangtua akan dipanggil Tuhan, yang berarti akan pergi selama-lamanya,


Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain.

Saya berjanji setia kepadamu dalam untung dan malang, di waktu sehat maupun sakit. Saya mau mencintai dan menghormati engkau seumur hidup sampai maut memisahkan kita. demikian kutipan dari janji pernikahan. Janji ini pada umumnya diucapkan dengan bangga, gembira dan mungkin juga disertai lelehan air mata kebahagiaan


Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya

Dalam alam demokrasi dan penegakan hak asasi manusia serta kebebasan masa kini ada kecenderungan sementara orang untuk bertindak menurut keinginan dan kemauan sendiri, selera pribadi. Sebagai contoh konkret saya sampaikan apa yang pernah terjadi di kapel Kolese Kanisius.



Sebelum 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Berikut


Copyrights 2001 Ekaristi.Org - Media Katolik Indonesia/ Catholics Online [[Kel 20:1-17]]