Renungan Harian
 
 
 
 

I. Sumarya. SJ

 

(Kis8:28-40 ; Yoh6:44-51)

‘Tidak ada seorang pun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman. Ada tertulis dalam kitab nabi-nabi: Dan mereka semua akan diajar oleh Allah.


(Kis8:1b-8 ; Yoh6:35-40)

“Kata Yesus kepada mereka: "Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi.


(Kis7:51-8:1a ; Yoh6:30-35)

“Maka kata mereka kepada-Nya: "Tanda apakah yang Engkau perbuat, supaya dapat kami melihatnya dan percaya kepada-Mu? Pekerjaan apakah yang Engkau lakukan?


(Kis6:8-19 ; Yoh6:22-29)

“Pada keesokan harinya orang banyak, yang masih tinggal di seberang, melihat bahwa di situ tidak ada perahu selain dari pada yang satu tadi dan bahwa Yesus tidak turut naik ke perahu itu bersama-sama dengan murid-murid-Nya, dan bahwa murid-murid-Nya saja yang berangkat.


(Kis5:27b-3240b-41 ; Why5:11-14 ; Yoh21:1-14)

"Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh."

Beberapa tahun lalu pesawat ‘Adam Air’ jatuh di perairan/laut antara pulau Kalimantan dan Sulawesi, dalam rangka penerbangan dari Jakarta ke Manado.


(Kis6:1-7 ; Yoh6:16-21)

“Dan ketika hari sudah mulai malam, murid-murid Yesus pergi ke danau, lalu naik ke perahu dan menyeberang ke Kapernaum. Ketika hari sudah gelap Yesus belum juga datang mendapatkan mereka, sedang laut bergelora karena angin kencang.


(Kis5:34-42 ; Yoh6:1-15)

“Ketika Yesus memandang sekeliling-Nya dan melihat, bahwa orang banyak berbondong-bondong datang kepada-Nya, berkatalah Ia kepada Filipus: "Di manakah kita akan membeli roti, supaya mereka ini dapat makan?"


Kis10:34 ; 37-43 ; Kol3:1-4 ; Yoh20:1-9

“Masuklah juga murid yang lain, yang lebih dahulu sampai di kubur itu dan ia melihatnya dan percaya”

Ketika saya tinggal di Wisma Uskup, Keuskupan Agung Semarang, dan bertugas sebagai Ekonom Keuskupan Agung Semarang, saya sering harus bepergian ke luar kota dan pulang larut malam. Biasanya saya membawa kendaraan sendiri atau ‘nyopir sendiri’. Ada yang sungguh menarik dan mengesan bagi saya


Yeh36:16-17a18-28 ; Rm6:3-11 ; Luk24:1-12

"Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang mati?”

Bagi banyak orang kuburan atau makam pada umumnya menakutkan, apalagi ketika baru saja orang mati yang dimakamkan atau dikubur. Rekan-rekan perempuan pada umumnya juga lebih takut daripada rekan-rekan laki-laki. Berjalan sendirian di malam hari menelusuri jalan di pinggir makam atau kuburan


Yes52:13-53:12 ; Ibr4:14-16 ; 5:7-9 ; Yoh18:1-19:42

"Mereka akan memandang kepada Dia yang telah mereka tikam."

Ibadat hari Jumat Agung ini meliputi tiga bagian: (1) Liturgi Sabda dengan ‘Kisah Sengsara Tuhan’, (2) Penghormatan Salib, (3) Komuni, yang diselenggarakan pk 15.00; dan pada umumnya di pagi hari diselenggarakan Ibadat Jalan Salib. Puncak perhatian kita pada hari ini adalah “Yang Tersalib”, maka baiklah saya mengajak anda sekalian untuk merenungkan tiga sabda Yesus


Kel12:1-811-14 ; 1Kor11:23-26 ; Yoh13:1-15

“Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu”

Di dalam perjamuan-perjamuan pada umumnya tuan rumah atau yang mengundang berpakaian rapi dan menarik sambil menerima dan menyapa para undangan dengan senyuman. Selama perjamuan tuan rumah pada umumnya





Copyrights 2001 Ekaristi.Org - Media Katolik Indonesia/ Catholics Online [[Kel 20:1-17]]