Renungan Harian
 
 
 
 

I. Sumarya. SJ

 

(Yun3:1-10 ; Luk11:29-32)

“Ketika orang banyak mengerumuni-Nya, berkatalah Yesus: "Angkatan ini adalah angkatan yang jahat. Mereka menghendaki suatu tanda, tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus. Sebab seperti Yunus menjadi tanda untuk orang-orang Niniwe, demikian pulalah Anak Manusia akan menjadi tanda untuk angkatan ini. Pada waktu penghakiman


(Yes55:10-11 ; Mat6:7-15)

“Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan.Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya. Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah


(1Ptr5:1-4 ; Mat16:13-19)

Setelah Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: "Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?" Jawab mereka: "Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang


(Ul26:4-10 ; Rm10:8-13 ; Luk4:1-13)

"Di situ Ia tinggal empat puluh hari lamanya dan dicobai Iblis"

Padang gurun di daerah Timur Tengah sungguh luas: di siang hari panas terik dan di malam hari dingin, ada perbedaan suhu begitu tajam antara siang dan malam. Di padang gurun juga tidak ada pohon, tidak ada air.


(Yes58:9b-14 ; Luk5:27-32)

“Kemudian, ketika Yesus pergi ke luar, Ia melihat seorang pemungut cukai, yang bernama Lewi, sedang duduk di rumah cukai. Yesus berkata kepadanya: "Ikutlah Aku!" Maka berdirilah Lewi dan meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikut Dia.


(Yes58:1-9a ; Mat9:14-15)

“Kemudian datanglah murid-murid Yohanes kepada Yesus dan berkata: "Mengapa kami dan orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?" Jawab Yesus kepada mereka: "Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berdukacita


(Ul30:15-20 ; Luk9:22-25)

Yesus berkata: "Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga." Kata-Nya kepada mereka semua: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku. Karena barangsiapa mau menyelamatkan


Yl2:12-18 ; 2Kor5:20-6 ; 2 ; Mat6:1-6 ; 16-18

“Apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik”

“Semua orang beriman kristiani wajib menurut cara masing-masing melakukan tobat demi hukum ilahi; akan tetapi agar mereka semua bersatu dalam suatu pelaksanaan tobat bersama, ditentukan hari-hari tobat, di mana orang-orang beriman kristiani secara khusus meluangkan waktu


(Yak1:12-18 ; Mrk8:14-21)

“Kemudian ternyata murid-murid Yesus lupa membawa roti, hanya sebuah saja yang ada pada mereka dalam perahu. Lalu Yesus memperingatkan mereka, kata-Nya: "Berjaga-jagalah dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes." Maka mereka berpikir-pikir dan seorang berkata kepada yang lain: "Itu dikatakan-Nya karena kita tidak mempunyai roti." Dan ketika Yesus mengetahui apa yang mereka perbincangkan, Ia berkata: "Mengapa kamu memperbincangkan


(Yak1:1-11 ; Mrk8:11-13)

Lalu muncullah orang-orang Farisi dan bersoal jawab dengan Yesus. Untuk mencobai Dia mereka meminta dari pada-Nya suatu tanda dari sorga. Maka mengeluhlah Ia dalam hati-Nya dan berkata: "Mengapa angkatan ini meminta tanda? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kepada angkatan ini sekali-kali tidak akan


(Yer17:5-8 ; 1Kor15:12-16 ; 20 ; Luk6:17 ; 20-26)

"Berbahagialah, hai kamu yang miskin, karena kamulah yang empunya Kerajaan Allah.”

“Deso mowo coro, negoro mowo toto” (= desa memiliki adat istiadat, negara memiliki hukum), demikian kata pepatah Jawa. Pepatah tersebut menggambarkan bahwa hidup bersama dimanapun dan kapanpun terikat pada aturan, entah tertulis atau lisan.



Sebelum 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 Berikut


Copyrights 2001 Ekaristi.Org - Media Katolik Indonesia/ Catholics Online [[Kel 20:1-17]]