Renungan Harian
 
 
 
 

I. Sumarya. SJ

 

(1Raj8:22-23 ; 27-30 ; Mrk7:1-13)

Orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat itu bertanya kepada-Nya: "Mengapa murid-murid-Mu tidak hidup menurut adat istiadat nenek moyang kita, tetapi makan dengan tangan najis?" Jawab-Nya kepada mereka: "Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu


(1Raj8:1-79-13 ; Mrk6:53-56)

Setibanya di seberang Yesus dan murid-murid-Nya mendarat di Genesaret dan berlabuh di situ. Ketika mereka keluar dari perahu, orang segera mengenal Yesus. Maka berlari-larilah mereka ke seluruh daerah itu dan mulai mengusung orang-orang sakit di atas tilamnya kepada Yesus, di mana saja kabarnya Ia


Yes6:1-2 ; 3-8 ; 1Kor15:1-11 ; Luk5:1-11

"Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan."

Dalam derap langkah gerakan Reformasi yang antara lain ditandai dengan gerakan ‘desentralisasi’ dan ‘demokorasi’ yang telah berlangsung beberapa tahun belakangan ini, ada dampak atau akibat sampingan orang/kelompok/suku hidup dan bertindak mengikuti selera pribadi/kelompok alias seenaknya sendiri. Sebagai contoh daya milyardan rupiah untuk proyek pembangunan


(2Mak7:1 ; 20-23 ; 27-29 ; Luk12:4-9)

“Aku berkata kepadamu, hai sahabat-sahabat-Ku, janganlah kamu takut terhadap mereka yang dapat membunuh tubuh dan kemudian tidak dapat berbuat apa-apa lagi. Aku akan menunjukkan kepada kamu siapakah yang harus kamu takuti.


(Sir47:2-11 ; Mrk6:14-29)

“Raja Herodes juga mendengar tentang Yesus, sebab nama-Nya sudah terkenal dan orang mengatakan: "Yohanes Pembaptis sudah bangkit dari antara orang mati dan itulah sebabnya kuasa-kuasa itu bekerja di dalam Dia."


(1Raj2:1-4 ; 10-12 ; Mrk6:7-13)

“Ia memanggil kedua belas murid itu dan mengutus mereka berdua-dua. Ia memberi mereka kuasa atas roh-roh jahat, dan berpesan kepada mereka supaya jangan membawa apa-apa dalam perjalanan mereka, kecuali tongkat, roti pun jangan, bekal pun jangan, uang dalam ikat pinggang pun jangan


(2Sam24:29-17 ; Mrk6:1-6)

“Kemudian Yesus berangkat dari situ dan tiba di tempat asal-Nya, sedang murid-murid-Nya mengikuti Dia.Pada hari Sabat Ia mulai mengajar di rumah ibadat dan jemaat yang besar takjub ketika mendengar Dia dan mereka berkata: "Dari mana diperoleh-Nya semuanya itu?


(Ibr2:14-18 ; Luk2:22-32)

“Dan ketika genap waktu pentahiran, menurut hukum Taurat Musa, mereka membawa Dia ke Yerusalem untuk menyerahkan-Nya kepada Tuhan, seperti ada tertulis dalam hukum Tuhan: "Semua anak laki-laki sulung harus dikuduskan bagi Allah", dan untuk mempersembahkan korban menurut apa yang difirmankan dalam hukum Tuhan, yaitu sepasang burung tekukur atau dua ekor anak burung merpati. Adalah di Yerusalem seorang bernama Simeon. Ia seorang yang


(2Sam15:13-14 ; 16:5-13a ; Mrk5:1-20)

“Lalu sampailah mereka di seberang danau, di daerah orang Gerasa. Baru saja Yesus turun dari perahu, datanglah seorang yang kerasukan roh jahat dari pekuburan menemui Dia.


Mg Biasa IV : Yer1:4-517-19 ; 1Kor12:31-13:13 ; Luk4:21-30

"Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak ada nabi yang dihargai di tempat asalnya”

Sebut saja namanya “Yosep” dan “Maria” (nama samaran). Mereka saat ini sedang dalam masa tunangan dan beberapa bulan lagi akan saling menerimakan Sakramen Perkawinan untuk hidup bersama sebagai suami-isteri, membangun keluarga baru. Dan memang akhirnya hari “H” yang dinanti-nantikan sungguh terjadi, pada hari yang telah mereka tentukan dan pilih mereka saling menerimakan Sakramen Perkawinan dalam Perayaan Ekaristi yang dihadiri oleh


(2Sam12:1-7a11-17 ; Mrk4:35-41)

“Pada hari itu, waktu hari sudah petang, Yesus berkata kepada mereka: "Marilah kita bertolak ke seberang." Mereka meninggalkan orang banyak itu lalu bertolak dan membawa Yesus beserta dengan mereka dalam perahu di mana Yesus telah duduk dan perahu-perahu lain juga menyertai Dia. Lalu mengamuklah taufan yang sangat dahsyat dan ombak menyembur masuk ke dalam perahu



Sebelum 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikut


Copyrights 2001 Ekaristi.Org - Media Katolik Indonesia/ Catholics Online [[Kel 20:1-17]]