I. Sumarya. SJ

 

Ikuti Jalan SalibJalan Salib

“Ia mengucapkan banyak hal dalam perumpamaan kepada mereka”

(Kel 16:1-5.9-15; Mat 13:1-9)

“ Pada hari itu keluarlah Yesus dari rumah itu dan duduk di tepi danau. Maka datanglah orang banyak berbondong-bondong lalu mengerumuni Dia, sehingga Ia naik ke perahu dan duduk di situ, sedangkan orang banyak semuanya berdiri di pantai.


"Ini ibuKu dan saudara-saudaraKu!”

(Kel 14:21-15:1; Mat 12:46-50)

“ Ketika Yesus masih berbicara dengan orang banyak itu, ibu-Nya dan saudara-saudara-Nya berdiri di luar dan berusaha menemui Dia. Maka seorang berkata kepada-Nya: "Lihatlah, ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu ada di luar dan berusaha menemui Engkau." Tetapi jawab Yesus kepada orang yang menyampaikan berita itu kepada-Nya: "Siapa ibu-Ku? Dan siapa


“Sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Salomo!”

(Kel 14:5-18; Mat 12:38-42)

“ Pada waktu itu berkatalah beberapa ahli Taurat dan orang Farisi kepada Yesus: "Guru, kami ingin melihat suatu tanda dari pada-Mu." Tetapi jawab-Nya kepada mereka: "Angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda.


“Yesus mengetahui maksud mereka lalu menyingkir dari sana”

(Kel 12:37-41; Mat 12:14-21)

“ Lalu keluarlah orang-orang Farisi itu dan bersekongkol untuk membunuh Dia. Tetapi Yesus mengetahui maksud mereka lalu menyingkir dari sana. Banyak orang mengikuti Yesus dan Ia menyembuhkan mereka semuanya. Ia dengan keras melarang mereka memberitahukan siapa Dia, supaya


“Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan”

(Kel 11:10-12.14; Mat 12:1-8)

“ Pada waktu itu, pada hari Sabat, Yesus berjalan di ladang gandum. Karena lapar, murid-murid-Nya memetik bulir gandum dan memakannya. Melihat itu, berkatalah orang-orang Farisi kepada-Nya: "Lihatlah, murid-murid-Mu berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat." Tetapi jawab


“Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah padaKu”

(Kel 3:13-20; Mat 11:28-30)

“ Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan." (Mat 11:28-30), demikian kutipan Warta Gembira hari ini.