Sekilas Berita Gereja Katolik

 

Berita Katolik Tulus Tanpa Kebenaran Membawakan Kematian II, Perbedaan Agama

Kirim Ke Printer Kirim artikel ini ke teman


Tulus Tanpa Kebenaran Membawakan Kematian II Perbedaan Agama oleh Tony B

Terdapat sesuatu yang sangat mengganggu dalam benak mereka yang menjadikan pendapat bahwa Katolik/ Kristen adalah sebenarnya sekedar agama. Lebih lagi pernyataan agama yang benar, terlihat angkuh dan tidak menghargai agama dan kepercayaan lain. Andaikata dapat seperti sebuah sistim ekonomi, politik, seni atau budaya dimana semua memiliki kebenaran masing-masing dan saling menghargai. Perspektif indiferentis dan relativisme yang banyak dianut manusia mau itu umat Katolik sekalipun. Idealisme dijadikan dasar beriman yang membawakan kematian. Sejarah sudah banyak mencatat kegagalan dan dampak dari filsafat manusia idealis sehingga tidak sadar telah menempatkan dirinya sama seperti Juru Selamat. Idealisme tidak menetapkan dasar atau tolok ukur yang pasti dan menyebabkan indiferentisme yang praktis sebagai produk yang tidak disengaja karena tidak terdapat struktur yang nyata. Tidak beda dengan teori Big Bang atau Evolusi secara kebetulan dimana terdapat lebih banyak pertanyaan dari pada jawaban. Akhirnya sipenganut hanya dapat pasrah dalam keideologiannya dan menghibur diri dalam kasih manusia yang senantiasa buta dan tidak dapat melihat makna dan maksud dari kehidupannya. Berdalih kasih sosialisme dimana dia sendiri tidak lagi mengerti dimana sebenarnya letak pendirian dan jati dirinya. Kedapatan mati tenggelam dalam ludah sendiri istilah pribahasa. Sedangkan kehendaknya untuk menerapkan kebebasan berpikir sebagai kompensasi dari kegelapannya mereka mencari kawan dan lawan untuk mencari terang dan keadilan yang telah hilang dalam kelambu pertanyaan mereka sendiri. Meracuni yang naas dan semua yang berada dalam jalur perjalanan mereka untuk mendapatkan yustifikasi dan keadilan keadaan dari ciptaannya sendiri. Menemukan kawan dan lawan yang melahirkan sebuah strategi untuk menyatu dan meracuni lawan yang lebih besar, lahirlah singkretisme.

Apa perbedaan agama-agama didunia?

Setiap agama berbeda dan adalah kumpulan ajarannya masing-masing. Semua mengajarkan etika, semua menawarkan obyektif dan tunjangan dalam hidup bagi pemeluknya masing-masing. Terdapat persamaan dan kontradiksi, terdapat kesadaran dan tuntutan tersendiri, memiliki keindahan dan kenikmatannya sendiri. Manusia secara alamiah memiliki kodrat dan kesadaran akan kebaikan, mengerti adanya egoisme, kebencian, ketidak adilan, kebohongan, kelicikan, pengecut, mencuri, membunuh dan pengertian bahwa zinah adalah dosa dan terdapat antiegoisme atau penyerahan diri dalam kasih, keadilan, kebenaran keberanian, menghargai kepemilikan, kehidupan dan seks sebagai sesuatu yang baik. Masing-masing agama mengajarkan persamaan itu. Akan tetapi semua berbeda seperti perbedaan antara kucing dan anjing. Perbedaan yang nyata adalah teologinya masing-masing. Tibalah kita kepada pertanyaan yang mana yang benar?

Terdapat beberapa kategori iman dalam beragama yaitu Kristen, Yahudi dan Islam yang mengimani adanya satu mahluk sebagai Tuhan Allah sedangkan yang lain adalah ateisme (tidak percaya adanya Tuhan), atau politeisme (percaya adanya banyak dewa/ tuhan huruf "t" kecil) contoh paganisme dan mitologi, kemudian panteisme (kepercayaan bahwa tuhan adalah dalam segalanya dan bukan sebuah mahluk atau persona. Tuhan tidak menciptakan dan tidak dapat berhubungan dengan manusia, bagaikan energi dan kuasa yang terdapat dalam setiap manusia) seperti dalam agama Hindu, Budha atau Taoisme yang sedang populer dikalangan ekonomi menengah barat dan penggemar gaya hidup kebudayaan barat yang moderen yang melahirkan Christian Science (Tom Cruise, John Travolta), HariKrisna atau gereja-gereja teosofi lainnya.

Terdapat perbedaan yang nyata dan tidak dapat digugat!

Tidak Musa atau Muhamad atau Budha atau Konghucu bahkan Lao Cu dan juga Zoroaster yang mengaku dirinya adalah Tuhan Allah kecuali Yesus. Agama Kristen bukan dan tidak mengimani ajaran, hukum atau etika bahkan kitab suci atau agamanya seperti iman kepada iman atau iman kepada agama melainkan kepada Dia dan hanya Dia yang bernama Yesus. Kristen mengimani Yesus titik! Kitab Suci mengisahkan Yesus bahkan kata Kristenpun tidak terdapat dalam Kitab Suci. Tuhan Allah Kristen adalah Allah yang pribadi dan memiliki hubungan yang sangat pribadi dan intim sehingga manusia mengasihi-Nya sedalamnya dan mendapatkan rahmat kesadaran yang mulia dan suci. Mendapatkan ekstasi rohaniah dan kedalaman kasih yang tidak didapatkan dalam ajaran manapun didunia. Tuhan Allah yang turun derajat dan menjadi manusia karena kasih-Nya. Tuhan Allah yang menunggu dengan setia dan sabar jawaban dan pilihan anak-anak-Nya dengan penuh kasih sebagai kekasih yang sempurna. Yahudi dan Islam adalah teistik sama seperti Kristen (memiliki satu Tuhan Allah) dan mengimani adanya dan Tuhan Allah yang sama. Akan tetapi tidak mengenal Tuhan Allah sepenuhnya. Hanya dalam agama Kristen terdapat Yesus Tuhan Allah, hanya dalam agama Kristen terdapat Tritunggal. Tritunggal bukan tiga Tuhan dan satu Tuhan, bukan tiga alam satu Tuhan, bukan tiga pribadi dan satu pribadi. Dia adalah tiga pribadi dalam satu alam, satu dalam kasih yang sama mengasihi satu dan lain dengan kesempurnaan yang sama dan adalah satu Tuhan Allah yang sama.
Tgl 05Jan2007 oleh Tony

Register agar anda dapat ikut mengirimkan komentar anda