Bulan Katekese Liturgi
 
 
 

 

EKARISTI DAN PERSEKUTUAN PAGUYUBAN-PAGUYUBAN PENGHARAPAN

 

Renungan Bulan Maria dan Bulan Katekese Liturgi

   

Komisi Liturgi

Keuskupan Agung Semarang

  

Tim Penyusun: 

E. Martasudjita, Pr

J. Kristanto. S, Pr

F. X. Sukendar, Pr

 

 

KATA PENGANTAR

Pada setiap bulan Mei kita, umat beriman Keuskupan Agung Semarang, selain menghormati Bunda Maria secara khusus, juga mengadakan Bulan Katekese Liturgi (BKL). Tradisi Bulan Katekese Liturgi di KAS ini sudah diadakan secara teratur sejak tahun 1999. Selama dua tahun, yakni tahun 2001 dan 2002, Bulan Katekese Liturgi sempat digabung dengan Pekan Komunikasi Sosial. Namun mulai tahun 2003 yang lalu Bulan Katekese Liturgi dipisah kembali dari Pekan Komunikasi Sosial karena berbagai kesulitan praktis untuk persiapan naskahnya.

Tema Bulan Katekese Liturgi di Keuskupan Agung Semarang pada tahun 2005 ini adalah EKARISTI DAN PERSEKUTUAN PAGUYUBAN-PAGUYUBAN PENGHARAPAN. Tema ini dipilih berdasarkan fokus pastoral tahun 2005 yang dicanangkan oleh Dewan Karya Pastoral Keuskupan Agung Semarang (DKP KAS) dan sekaligus berdasarkan apa yang telah dicanangkan oleh Bapa Suci Paus Yohanes Paulus II mengenai Tahun Ekaristi. Tahun Ekaristi dirayakan mulai bulan Oktober 2004 sampai dengan Oktober 2005.

Komisi Liturgi KWI sejak tahun 2002 mulai mengadakan Pekan Liturgi Nasional. Selanjutnya mulai tahun 2003 Pekan Liturgi itu dijadikan Bulan Liturgi Nasional. Pada tahun 2005 ini Komisi Liturgi KWI mengajak kita untuk mengisi Bulan Liturgi Nasional dengan memperdalam Ekaristi sebagaimana dijabarkan dalam ensiklik Sri Paus Yohanes Paulus II yang berjudul Ecclesia de Eucharistia dan Instruksi Kongregasi Ibadat yang berjudul Redemptionis Sacramentum. Apabila ada umat atau kelompok umat di KAS ini yang akan menggarap tema dan bahan yang disampaikan oleh Komisi Liturgi KWI, kami mempersilahkan dan tetap mendukungnya.

Bulan Katekese Liturgi berlangsung dari tanggal 1 hingga 31 Mei 2005. Meskipun begitu ada banyak paroki yang menggunakan bulan Oktober untuk melanjutkan renungan sebagaimana disediakan dalam buku ini. Praktek seperti ini kami dukung dengan sepenuh hati. Bahkan bisa saja paroki-paroki mengutip renungan di sini untuk dituliskan pada lembaran teks misa mingguan. Mengenai urutan tema tim liturgi paroki dipersilahkan menentukan sendiri.

Renungan harian yang ditawarkan di sini merupakan bahan renungan yang bisa dibaca secara pribadi atau dibacakan dalam acara doa bersama, khususnya doa rosario keluarga atau lingkungan. Renungan disusun oleh Tim Liturgi KAS. Dan sebagai catatan, beberapa renungan dalam buku ini diambilkan dari tulisan kami pada buku: Sadar & Aktif dalam Ekaristi. Renungan Harian Bulan Maria,  Yogyakarta: Kanisius, 2000, yakni buku renungan BKL tahun 2000.

Beberapa catatan lain:

1.  Renungan dibuat singkat dan berlangsung sekitar 5-6 menit saja.

2.  Renungan terdiri atas sebuah kutipan teks Kitab Suci, pengalaman hidup sehari-hari, pendalaman liturgi dan sabda Allah.

3.  Renungan ini dapat dibacakan pada awal doa atau di antara peristiwa-peristiwa atau pada akhir doa rosario, atau tempat lain yang sesuai. Pemimpin bebas menentukan kapan renungan ini disampaikan.

4. Memang sangatlah baik, apabila dalam kelompok ada kemungkinan waktu untuk sharing dan berdiskusi mengenai isi buku ini.

Semoga buku renungan ini membantu kita semua untuk semakin mengenal dan menghayati Perayaan Ekaristi dalam rangka membangun persekutuan paguyuban-paguyuban pengharapan di lingkungan kita.  

 

Yogyakarta, 13 Februari 2005.

Hari Minggu Prapaskah I        

Komisi Liturgi KAS                

 

    berikut