FAQFAQ          Username: Password: Log me on automatically each visit

Sekolah Katolik = sekolah mahal ???    
Goto page: Previous Next

 
Post new topic   Reply to topic    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Keluarga Katolik yg sehat dan sejahtera
View previous topic :: View next topic  
Author Message
cyberboy



Joined: 21 Apr 2005
Posts: 54
Location: Jakarta

PostPosted: Tue, 18-04-2006 4:42 pm    Post subject: Re: Sekolah Katolik = sekolah mahal ??? Reply with quote

Anthonius_Felix wrote:
Yang jadi pertanyaanku itu apakah sekolah Katholik identik dengan sekolah mahal ? Hal ini dapat dipahami karena memang untuk masuk ke sekolah Katholik minimal persyaratan uang gedungnya 2-3 juta rupiah pada umumnya...ini menurut informasi yang aku dapat lho setelah tanya-tanya lihat uang gedung minimal persyaratannya untuk tahun ini aja ada yang sampe 9-10 juta rupiah


Mengenai "biaya" masuk sekolah di Jakarta antara sekolah KATOLIK dan KRISTEN kurang lebih sama berkisar antara 6-15 Juta. Dengan uang sekolah bulanan sebesar 450.000 - 800.000/bulan.
Keponakan saya di Jakarta, masuk SD TARAKANITA jl pemuda, rawamangun, dengan biaya masuk 6 juta dan uang sekolah Rp. 500 ribu.
Ada pula kawan saya anaknya masuk di SD FRANSISKUS III, Kampung Ambon Pulomas dengan biaya masuk 4 juta dan uang sekolahnya 400 ribu.

Ada juga saudara saya yang memasukkan anaknya di TK kristen di Cirebon. Biaya masuknya 3.5 Jt dan per bulannya 400 ribu.
Padahal saudara suaminya memasukkan anaknya di SD ST. MARIA, Cirebon, biaya masuk nya 4 jt .

Menurut saya, sekolah katolik dapat memperingan "biaya" ini asal ada surat dari paroki setempat yang menyatakan anak tersebut berasal dari keluarga tidak mampu dan anak yang mau sekolah tersebut memiliki prestasi yang "memadai"
Hal ini sudah terjadi dan saya ketahui di Santa Ursula, Jakarta dan Santa Theresia.
Juga sewaktu saya dulu sekolah di SMA MARSUDIRINI, Jakarta tahun 1989-1992. Hal ini sudah dilakukan dengan meminta rekomendasi paroki tempat anak tersebut tinggal

Anthonius_Felix wrote:
jadi tidak hanya otak saja yang diandalkan tapi juga moral dan kedisiplinan juga harus ditegakkan......coba bayangkan bolos sehari saja, besoknya kalau kesekolah harus sama ortu datangnya, dan menghadap ke BP...ketahuan merokok langsung skors 2 hari tanpa ampun...berkelahi skors 5 hari.....sering terlambat datang ke sekolah langsung ortunya dipanggil.....dll..dll
Aku tanya temenku gimana dengan yang di sekolah Protestan? Dianya jawab emang disiplin sih tapi peraturannya masih longgar tidak seketat di sekolah Katholik tempat dimana dia tidak bisa memasukkan anaknya itu.
Mungkin ada pendapat diantara moderator or member sekalian untuk masukan bagi sekolah2 Katholik?Mohon maaf juga kalau sudah diposting.....hanya sekedar share saja Ketawa Ketawa


Sekolah Katolik memang "keras". Ini sudah terjadi di SMA ST Theresia. Ada adiknya teman adik saya (laki2) . Dan mungkin di forum ini sudah ada yang mendengar. Mereka ketahuan pacaran dan ketahuan ciuman. Dan langsung kena skors, pada akhir tahun dua2 nya tidak naik kelas.
Tetapi bukan kah itu bagus ?
Orang tua jaman sekarang harus "mengirim" anak nya ke sekolah yang cukup disiplin dan ketat.
Karena masa puber antara SMP dan SMA adalah masa kritis dan bisa membawa anak ke perbuatan yang kurang baik.
17 tahun yang lalu saja di SMA saya sudah terjadi 2 kali kasus hamil .
Ada kasus merokok dan akhirnya mengisap daun ganja.
Apalagi jaman sekarang ?
Back to top
View user's profile Send private message
Agnes



Joined: 23 Mar 2006
Posts: 22
Location: didepan kompie

PostPosted: Wed, 19-04-2006 9:58 am    Post subject: Reply with quote

saya dari tk sampe smp sekolah di sekolah katolik...mahal itu relatif kali ya..
Lagipula kalo kita tidak mampu kita bisa kok mengajukan keringanan biaya, asal ada bukti2nya kalo memang kita tidak mampu..

Berdasarkan pengalaman saya dulu, pas pendaftaran kita diminta untuk melampirkan rekening listrik or telepon..mungkin ini untuk mengetahui apakah kita mampu atau bener2 tidak mampu.
Terlepas dari mahal or tidaknya, terbukti kalo sekolah2 katolik kualitas dan fasilitas yang tersedia cukup baik kok. Belum lagi kegiatan2 ekstrakurikuler yang seabreg or prestasi2 siswa di luar sekolah..

Kalo soal kepala sekolah or kepala yayasan lebih baik bruder or suster atau orang awam, itu kembali lagi ke kualitas personal kali..ga bisa dipukul rata deh.. Rolling Eyes
Back to top
View user's profile Send private message
lidwina
Aku Rajin


Joined: 08 Aug 2004
Posts: 86
Location: Surabaya

PostPosted: Wed, 19-04-2006 7:58 pm    Post subject: Reply with quote

soal sekolah Katolik mahal....
menurut saya kita mesti liat dari banyak sisi. bener kata beberapa teman, biaya mahal itu karena tarekatnya menggantungkan hidup dari pemasukan sekolah tersebut. perhitungkan juga bahwa pendidikan berkualitas memang mahal. misalkan biaya membangun laboratorium, komputer, dan lain sebagainya. satu komputer yang bagus dan cukup lengkap aja harganya 4-5 juta sendiri. belum lagi biaya listrik. ingat teman, kita nggak dapet subsidi selain dari biaya SPP murid....
aku juga mikir positifnya sih, menurutku walaupun mahal, uang sekolah itu kecil kemungkinan untuk disia-siakan, apalagi dikorup. wong kebanyakan sekolah Katolik dikelola biarawan/wati yang kaul kemiskinan. kalaupun mereka mau korup, buat apa coba? mereka kan nggak punya keluarga yang harus dihidupi.
soal sekolah Katolik kebanyakan muridnya Chinese, itu juga suatu fakta. karena setauku banyak sekolah Katolik yang dulunya memang sekolah Chinese, pas Indo merdeka baru jadi sekolah Katolik. lagian orang Chinese di Indo susah lho cari sekolah, mau masuk sekolah negeri kemungkinan diterimanya kecil. lagian bukannya mau eksklusif, tapi ada di komunitas yang homogen, yang sama dengan latar belakang budayanya itu jelas lebih mudah daripada terjun ke komunitas yang berbeda. akan butuh banyak adaptasi dan itu mungkin menyulitkan bagi anak-anak yang juga harus memikirkan mengejar ilmu dan prestasi.
ingat juga bahwa di daerah-daerah tertentu, kebanyakan orang Katolik adalah orang Chinese-nya. sedangkan kaum pribumi menganut agama lain. jadi ya wajar kan kalau sekolah Katolik di daerah itu jadi banyak Chinese-nya. Mungkin kalau di Ambon, Flores, daerah2 yang mayoritas Katolik nggak gitu, karena kan memang banyak pribuminya Katolik jadi murid sekolah Katolik juga banyak pribumi.
daripada kita mikir2 terus betapa mahalnya, yuk barengan mikirin solusinya. gimana supaya sekolah Katolik bisa menjadi alternatif untuk pendidikan berkualitas sekaligus terjangkau. mungkin bisa dengan rame2 membentuk komunitas peduli pendidikan Katolik, yang salah satu misinya mengumpulkan dana bagi pengembangan pendidikan Katolik.
terus melihat realita sekolah Katolik biayanya mahal, otomatis kebanyakan muridnya dari golongan menengah ke atas. ini juga patut diperhatikan, karena rawan kesenjangan sosial. gimana ngatasinnya? ada lho sekolah Katolik yang mengajak murid-muridnya live in ke desa. menurutku itu solusi yang lumayan bagus dan bisa diteladani sekolah-sekolah lain.
mungkin teman2 ada masukan/ide lain soal ini?
yuk mikir bareng2 guys.... kita kembalikan citra sekolah Katolik sebagai sekolah berkualitas dan terjangkau....
_________________
A Cruce Salus - From the cross comes salvation
Back to top
View user's profile Send private message
lidwina
Aku Rajin


Joined: 08 Aug 2004
Posts: 86
Location: Surabaya

PostPosted: Wed, 19-04-2006 8:03 pm    Post subject: Reply with quote

Oh ya, satu lagi, kita juga mesti mikir guys, gimana caranya numbuhin nasionalisme di dalam pendidikan Katolik. soalnya kan murid sekolah Katolik rata2 dari golongan minoritas di Indonesia (dari segi suku dan agama), nah jangan sampai karena merasa minoritas itu mereka lantas gak cinta Indonesia....
sekolahku dulu (SMP) punya cara yang bagus. tiap pagi abis doa, kita diajak ngucapin ikrar yang bunyinya :
Ikrarku... kami putra putri Indonesia, dilahirkan dibesarkan untuk Indonesia....
keren lho... setelah gede gini baru krasa betapa 'sakti'nya kata-kata wasiat itu....
mungkin emang gak cukup efektif untuk numbuhin nasionalisme di semua anak, tapi buat aku it means so much...
hehehee... maap kalo komentar saya banyak banget....
emang tertarik masalah pendidikan sih...
_________________
A Cruce Salus - From the cross comes salvation
Back to top
View user's profile Send private message
kasihlourdes



Joined: 13 Dec 2005
Posts: 27

PostPosted: Thu, 20-04-2006 3:36 pm    Post subject: Reply with quote

Ini pengalaman pribadi nich

Sekolah Katolik dengan level mutu yang sama dengan sekolah protestan harganya masih lebih murah sekolah Katolik. Dan waktu test tidak disebutkan dulu uang sumbangan, jadi keterima atau tidak semata mata karena ilmu bukan uang. setelah keterima baru nego uang sumbangan.

Memang banyak orang Katolik kalau untuk uang sekolah di Sekolah Katolik masih aja nawar nawar padahal mereka sanggup dan kalau disekolah protestan yang tidak bisa tawar eh mereka main bayar aja.

Dan anehnya di Jakarta, pendaftaran sudah dibuka jauh sebelum lulus lulusan, jadi anak kita belum lulus udah keterima di Sekolah lanjutan, menurut saya ini benar benar hanya pertimbangan bisnis biar banyak uang pangkal yang hangus.

Kita sebagai orang Katolik pasti kepengen anaknya masuk ke salah satu sekolah favorit yaitu Canicius ( CC ), tapi mereka pendaftarannya paling akhir, jadi dengan terpaksa kita daftar dulu di sekolah lain dengan resiko uang hangus kalau akhirnya keterima di sekolah CC.

Dalam hal ini CC tidak salah,yang salah adalah sekolah lain yang Desember sudah membuka pendaftaran, dan pemerintah juga salah harusnya hal ini harus diatur, sehingga penerimaan murid hanya boleh kalau sudah selesai ujian akhir.

Salam


Kasih Lourdes
Back to top
View user's profile Send private message
IPONK



Joined: 23 Jan 2006
Posts: 9

PostPosted: Thu, 20-04-2006 5:32 pm    Post subject: Reply with quote

Sekolah katolik mahal ? kok baru sekarang dipermasalahkan yah ? Bukankah memang dari dulu ? tetapi memang sebanding kok dengan harga yang dibayar. Dalam hal ini uang tidak bohong, harga mahal pasti mutunya bagus. Kalo tidak salah untuk sekolah katolik (di jabotabek )memang ada kelas-kelasnya. Ada yang kelas A,B dan C. Sebut saja kalo Sanur jl Pos dan Kanisius menteng itu kelas A dan sekolah Strada di pinggiran tangerang adalah kelas C.(mohon maaf - pls dikoreksi jika salah). Perbandingan harganya antar kelas tersebut juga jauh banget.
Sekedar sharing - tahun lalu sy memasukkan anak saya ke SDkatolik. memang mahal utk ukuran saya (standarnya 8 jt) dan sebagai orang tua tentu ingin memberikan yang terbaik untuk anak. ternyata kalo kita ngotot - Suster Kepala Sekolah bisa juga "ditawar" - minta discount dan diberikan juga tuh! Saya juga tidak mau gratis - sungguh Suster sangat bijaksana. Setelah mendapatkan discount, saya tidak harus membayar sekaligus tetapi mencicil dalam enam bulan.
Kadang ada juga orang tua yang egois, untuk bayar spp 400 rb dibilang mahal dan keberatan - tetapi rokoknya djisamsoe dan malrboro (coba itung dlm satu bulan rokok sama spp gedean mana ?)
Back to top
View user's profile Send private message
gemblung



Joined: 14 Jun 2004
Posts: 285

PostPosted: Fri, 21-04-2006 11:07 am    Post subject: Reply with quote

"Daya tampung" sekolah-sekolah katolik tentu merupakan salah satu pertimbangan. seperti kita ketahui, hasil pendidikan dan pengajaran dari sekolah katolik dinilai cukup bagus dibandingkan sekolah-sekolah lainnya. ini membuat banyak orang tua yang pasti berusaha untuk memasukkan anaknya ke sekolah katolik.

Bisa dibayangkan, terbatasnya daya tampung menerima siswa baru, animo masyarakat yang mendaftar, dan kwalitas hasil pendidikan dan pengajaran sekolah-sekolah katolik. wajar, kenapa seklah katolik jadi relatif mahal.

salam
Back to top
View user's profile Send private message
ninozz



Joined: 27 Apr 2006
Posts: 132
Location: Melbourne, Australia

PostPosted: Tue, 09-05-2006 7:34 pm    Post subject: Reply with quote

skolah katolik mahal krn tidak disubsidi dr pemerintah, gak kaya skolah negri lol
ada skolah yg uang gedung nya, 80 jt ahahah, lol
_________________
buku sejarah = fact + harga diri
Back to top
View user's profile Send private message
ezaki



Joined: 20 Jul 2006
Posts: 155
Location: Jakarta

PostPosted: Tue, 15-08-2006 2:01 pm    Post subject: Reply with quote

masa sekolah katolik mahal?
sethu ku sekolah kristen lebih mahal....
dan yang menang olimpiade fisika 2006 ini
anak SMA Kristen 1 BPK Penabur.
dan anak SMA Kristen 3 BPK Penabur.

soal kualitas sekolah Kristen BPK Penabur paling ok di jakarta dan jawa barat... memang mahal sih masuk SMAK Penabur itu sekitar 15 - 25 juta
uang sekolahnya sejutaan lebih dikit... kalo ga salah

tapi disiplinnya tinggi siapa bilang sekolah Kristen disiplinnya rendah
dan fasilitas sekolah kristen biasanya lebih bagus sih memang.

tetapi di sekolah BPK Penabur dan sekolah kristen lainnya ga BISA TAWAR MENAWAR kayak sekolah2 katolik bertemu dengan POM atau apalah namanya... disana mereka bisa bernegosiasi

kalo sekolah kristen udah ada harganya
Rank A ....
Rank B
Rank C

tinggal liat rank anda berapa trus bayar sesuai itu udah gitu deh...
soal mahal... sekolah Kristen bisa memberi keringanan kepada siapa saja yang memiliki alasan masuk akal... tidak memandang agama... org Buddha pun bisa dapet keringanan apalagi org katolik... pasti bisa.

dengan memenuhi segenap persyaratan biasanya bisa lolos... kalau tidak bisa nanti selama itu sekolah di lingkungan BPK Penabur coba bilang saya nanti siapa tau bisa saya kasih tau pada pengurus biar di rekomendasi murah.

O iya sekolah kristen juga subsidi silang BPK Penabur bersubsidi silang dengan BPK Penabur di luar kota jakarta dan membiayai banyak proyek demi mencerdaskan kehidupan berbangsa di Indonesia.
_________________
Karena kami yakin, bahwa manusia dibenarkan karena iman,

Marga kita yakin, yen manungsa iku anggone kabenerake awit saka pracaya,

Roma 3 : 28 (LAI TB/JAWA)
Back to top
View user's profile Send private message
jon_sansiro



Joined: 06 Jul 2006
Posts: 876
Location: Dark Side of The Moon

PostPosted: Wed, 04-10-2006 1:40 pm    Post subject: Reply with quote

Selama 12 tahun dari SD sampe SMK saya sekolah di Yayasan Katolik. TK saya juga di Sekolah Katolik. TK - SD - SMP saya bersekolah di Mardi Yuana Depok dari tahun 1985 - 1995.
Saat itu biaya sekolah masih "agak" terjangkau bagi orangtua saya. Tetapi, selepas saya lulus, uang SPP langsung melambung tinggi dikarenakan adanya renovasi gedung sekolah.
Selesai SMP saya masuk STM Grafika Desa Putera di bawah bendera Budi Mulia (Yayasan Katolik lengkap ada sekolah (SD, SMP, STM), bengkel, panti asuhan, puskesmas). Uang pangkalnya saat itu masih Rp. 700 ribu (taun 95 lho), dan terus meningkat tiap-tiap tahunnya. Terakhir kali saya mendengar dari junior saya di Desa Putera uang pangkalnya sudah "sekian juta" dengan uang spp sebesar Rp. 300 rebu. Alamak, untung saya sudah lulus dari situ Rolling Eyes

Kalo diperhatikan, tidak hanya di sekolah Katolik saja yang biaya pendidikannya meningkat, tetapi juga di sekolah lainnya juga. Sekolah negeri--meskipun ada yang gratis--tetap saja ada uang ini-itu.
_________________
Freely You gave it all for us. Surrendered your life upon the cross. Great is the love poured out for all--this is our God. Lifted high from death to life. Forever our God is glorified. Servant and King rescued the world--this is our God.
Back to top
View user's profile Send private message Yahoo Messenger
Display posts from previous:   
Post new topic   Reply to topic    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Keluarga Katolik yg sehat dan sejahtera All times are GMT + 6 Hours
Goto page: Previous Next
Page 3 of 6

Log in
Username: Password: Log me on automatically each visit

 
Jump to:  
You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot vote in polls in this forum


© Copyright Ekaristi Dot Org 2001 Running on phpBB really fast 2001, 2002 phpBB Group. Keluaran (Exodus) 20:1-17