FAQFAQ          Username: Password: Log me on automatically each visit

Meditasi cara Katholik    
Goto page: Next

 
Post new topic   Reply to topic    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Forum Terbuka
View previous topic :: View next topic  
Author Message
Karl



Joined: 10 Oct 2005
Posts: 54

PostPosted: Thu, 20-10-2005 1:23 pm    Post subject: Meditasi cara Katholik Reply with quote

Saya tertarik ingin belajar meditasi. Bagaimanakah cara meditasi yang benar menurut cara Katholik? Apakah sama dengan cara meditasi di Budha dan Hindu? Apakah ada perkumpulannya di kota Semarang? Terima kasih.
Back to top
View user's profile Send private message
cyberboy



Joined: 21 Apr 2005
Posts: 54
Location: Jakarta

PostPosted: Thu, 20-10-2005 1:51 pm    Post subject: Reply with quote

Kalau di Semarang, saya tidak tahu. Tetapi biasanya kalau ada di paroki diinformasikan di warta mingguan. Coba tanya tanya di sekertariat paroki tempat kamu tinggal. Biasanya kita ada pembimbingnya seperti pastor atau yang ditunjuk oleh pastor. Sewaktu kita latihan meditasi bisa sendiri sendiri atau kalau di dalam suatu kelompok kita membentuk suatu lingkaran dengan tangan kiri terbuka dan tangan kanan kita, menelungkup diatas tangan kiri sebelah kita. Jadi kita diajarkan mendoakan sesama kita seperti rekan meditasi kita, orang tua, saudara, kakak, adik dan lainnya.
Kalau sendiri tangan kita membuka diatas kaki kita yang sudah bersila. Untuk memusatkan konsentrasi, lidah kita ditempelkan ke langit langit rongga mulut kita. Memulai meditasi atau masuk ke meditasi bisa dengan doa bapa kami atau salam maria berulang kali. Sewaktu hening bisa membayangkan wajah Yesus dan merasakannya. Jika sudah sampai pada tahap ingin merasakan aura/energi diri kita, bisa dengan merenggangkan telapak tangan, dengan telapak tangan saling membuka kira2 20cm, nanti akan berkembang jika ada yang bisa memandu.
Kalau bisa sewaktu meditasi menggunakan pernapasan perut seperti yang dilakukan orang bernyanyi/seperti yang dilakukan sewaktu bayi , akan lebih membantu konsentrasi.


Last edited by cyberboy on Thu, 20-10-2005 2:01 pm; edited 1 time in total
Back to top
View user's profile Send private message
Athanasios
Penghuni Ekaristi


Joined: 12 Feb 2004
Posts: 4198

PostPosted: Thu, 20-10-2005 2:11 pm    Post subject: Reply with quote

Meditasi dalam arti Katolik adalah mengarahkan hati dan pikiran kepada Tuhan.

Kalau dalam istilah Protestant kita mengenal istilah "Saat teduh" itulah meditasi dalam arti Katolik.

Kamu bisa membaca Kitab Suci dan merenungkannya, menyanyikan lagu rohani singkat berulang-ulang (repetisi), Rosari atau apapun juga, atau bisa diam dan melakukan repetisi doa (pengulangan seperti doa Yesus, dst).

Sikap tubuh boleh duduk, tiduran (asal jangan ketiduran), bersila, apapun terserah padamu.
_________________
Sancta et catholica Ecclesia, quae est corpus Christi mysticum
- Konsili Oikumenis Vatikan II Orientalum Ecclesiorum art.2
Back to top
View user's profile Send private message
LonTonG



Joined: 25 Nov 2004
Posts: 531

PostPosted: Thu, 20-10-2005 2:35 pm    Post subject: Re: Meditasi cara Katholik Reply with quote

Karl wrote:
Saya tertarik ingin belajar meditasi. Bagaimanakah cara meditasi yang benar menurut cara Katholik? Apakah sama dengan cara meditasi di Budha dan Hindu? Apakah ada perkumpulannya di kota Semarang? Terima kasih.


Rosario adalah yang terbaik, karena didalamnya kita merenungkan peristiwa penyelamatan umat manusia (Rahasia Rosario - Saint Louis Marie de Montfort)
Back to top
View user's profile Send private message
Karl



Joined: 10 Oct 2005
Posts: 54

PostPosted: Fri, 21-10-2005 9:05 am    Post subject: Reply with quote

cyberboy wrote:

Kalau sendiri tangan kita membuka diatas kaki kita yang sudah bersila. Untuk memusatkan konsentrasi, lidah kita ditempelkan ke langit langit rongga mulut kita. Memulai meditasi atau masuk ke meditasi bisa dengan doa bapa kami atau salam maria berulang kali. Sewaktu hening bisa membayangkan wajah Yesus dan merasakannya. Jika sudah sampai pada tahap ingin merasakan aura/energi diri kita, bisa dengan merenggangkan telapak tangan, dengan telapak tangan saling membuka kira2 20cm, nanti akan berkembang jika ada yang bisa memandu.
Kalau bisa sewaktu meditasi menggunakan pernapasan perut seperti yang dilakukan orang bernyanyi/seperti yang dilakukan sewaktu bayi , akan lebih membantu konsentrasi.

Koq cara meditasinya mirip ama cara meditasinya prana dan reiki? Apakah boleh teknik meditasi ini di Katolik?
Back to top
View user's profile Send private message
cyberboy



Joined: 21 Apr 2005
Posts: 54
Location: Jakarta

PostPosted: Fri, 21-10-2005 9:22 am    Post subject: Reply with quote

Ha..ha..ha...feeling saya juga kamu sudah mencoba mengikuti latihan Reiki. Kalau tidak salah di Reiki, kamu dikasih petunjuk/mantera untuk memulai latihan. Mengenai latihan meditasi ini mirip atau tidak dengan reiki/prana, saya tidak jelas. Karena dari 20 tahun yang lalu, sejak belum dikenal Reiki/Prana meluas, saya tidak pernah tertarik belajar meditasi ataupun beladiri jika tidak diadakan oleh gereja Katolik/pastor. Jadi saya rasa yang membedakan adalah pembimbing atau semangat atau iman yang ada dalam mengarahkan meditasi atau kegiatan bela diri ini. Kalau ikut THS-THM atau Doa dan meditasi ada doa bersama secara Katolik, membahas alkitab, yang penting diarahkan untuk mempertebal iman katolik kita. Saya rasa kalau reiki atau prana berbeda.
Back to top
View user's profile Send private message
rachel



Joined: 05 Oct 2005
Posts: 10
Location: Denpasar

PostPosted: Fri, 21-10-2005 9:52 am    Post subject: Reply with quote

Teman.. ikutan sharing ya..
Homili di misa hari Jum'at minggu kemaren dari seorang pastur tamu (aku ga tau namanya Smile ), kebetulan mengenai meditasi.

Menurut beliau ada 4 langkah dalam meditasi:
1. Baca Kitab Suci.
Pilihan bacaan ini tergantung masing2 individu, bisa disesuaikan dengan renungan harian atau bacaan harian, dll
2. Pilih satu ayat yg berkesan, yang menurut kita merupakan inti dari bacaan yang kita pilih.
Setiap individu bisa memilih ayat yg berbeda meskipun bacaannya sama.
3. Ulangi ayat yg kita pilih, bisa dalam hati atau diucapkan dengan suara.. berulang2.. sampai ayat tersebut meresap dalam hati dan kita mengerti maksud dari ayat tersebut.
4. Implementasikan ayat tersebut dalam hidup keseharian.

Beliau juga mengatakan yang terpenting kita harus memusatkan perhatian pada Tuhan Yesus, selama melakukan ke 4 langkah tsb.
Karena tujuan utamanya adalah semakin mendekatkan diri pada Tuhan.

Khusus utk point 4, buat aku pribadi baru tau kalo tingkah laku kita dalam keseharian adalah bagian dari meditasi. Dalam pikiran kalo yg namanya meditasi itu ya saat hening.. memfokuskan diri.. konsentrasi..merenung (sambil atur nafas Ketawa Ngakak ), setelah itu selesai.

GBU
Back to top
View user's profile Send private message
Alfonsus



Joined: 16 Feb 2004
Posts: 383
Location: Jakarta, Indonesia

PostPosted: Fri, 21-10-2005 12:53 pm    Post subject: Reply with quote

Ada berbagai metode meditasi dalam tradisi Katolik.

Salah yg disebutkan di atas, adalah apa yang disebut sebagai Lectio Divina. Metode berdoa dengan membaca Kitab Suci.

Cara lain yang mudah sebenarnya dengan mendoakan pelan-pelan doa-doa harian yang mudah/sudah dihapal.
Didoakan dengan perlahan dan dicerna dengan penuh kesadaran setiap kata yang kita ucapkan dan doakan. Ini sederhana sekali.

Dalam tradisi Gereja Katolik Timur, doa yang populer adalah doa Yesus.
Doa ini mengucapkan berulang ulang dengan penuh kesadaran, "Tuhan Yesus Kristus Putera Allah yang hidup, kasihanilah aku".

Ada buku bagus yang berjudul "Sadhana" yang berisi banyak metode meditasi, bisa dicari di toko buku Katolik dan Gramedia.
Back to top
View user's profile Send private message Yahoo Messenger
Tony
Evangelos


Joined: 20 Jan 2004
Posts: 4581
Location: Disini, ngga kelihatan apa?

PostPosted: Sat, 22-10-2005 12:20 am    Post subject: Reply with quote

Quote:
Ada buku bagus yang berjudul "Sadhana" yang berisi banyak metode meditasi, bisa dicari di toko buku Katolik dan Gramedia.


Sadhana a way to God (Christian exercises in EASTERN form) adalah tulisan Anthony de Mello SJ ISBN o-385-19614-8,

so hati2 dengan filsafat/ teologi yg terdapat dalam buku2nya karena sering dia keluar dari jalur teologi Katolik dan menggambarkan filsafat timur yaitu India/ hindu. Jangan kira ini adalah meditasi/ kontemplatif dengan gaya timur (Gereja Timur) melainkan filsafat timur = filsafat timur = hindu.

Saya tidak menyalahkan Sahdana akan tetapi saya memberi peringatan kepada si pembaca bahwa tidak semuanya Katolik dalam buku tsb.

Saya pribadi tidak suka dengan bentuk meditasi sintesis dan hipnosis diri ... karena lebih berbentuk superficial (mengekstasikan situasi) dan justru jauh dari Roh Kudus.

Hope that helps
_________________
Salam dan doa
F A Q
It fails to show just how the world is divided. Evil stands for division against unity. In union with God and His miracles I see my self everyday in the mirror. I am a miracle that science still is at it's heels glancing up a vast yet unacceptable impossibility, a climb to faith. Science can't and will never explain God, for science is only capable in calculating the calculable. How is science to measure anything outside of time and space that started time and space, how is the created to measure the creator? Science is an apathy of one who seeks his heart and yet refuse to see it,
Tony B Mat 12:32 Jangan membohongi diri!
Indonesia Katolik -Terjemahan Baru   © Ekaristi dot Org
Matius  12:32Apabila seorang mengucapkan sesuatu menentang Anak Manusia, ia akan diampuni, tetapi jika ia menentang Roh Kudus, ia tidak akan diampuni, di dunia ini tidak, dan di dunia yang akan datangpun tidak.
Back to top
View user's profile Send private message
Alfonsus



Joined: 16 Feb 2004
Posts: 383
Location: Jakarta, Indonesia

PostPosted: Sun, 23-10-2005 8:55 pm    Post subject: Reply with quote

Benar Tony, bahwa Sadhana memang ditulis oleh Anthony de Mello. Tapi review dan pengantarnya ditulis oleh komisi spiritualitas KAJ.

Isinya, bukan paparan teologi tentang bagaimana meditasi, tapi berisi kumpulan teknik-teknik meditasi.

Jika yang dicari paparan mengenai teologi mistik dalam Gereja, buku yang berjudul Teologi Mistik, ditulis oleh Rm. William Johnston, SJ diterbikan oleh penerbit Kanisius akan lebih bermanfaat.

Karya St. Teresa Avila (Puri Batin) atau St. Yohanes dari Salib (Mendaki Gunung Karmel) juga akan sangat bermanfaat.

Untuk doa Yesus, buku "Berdoa tak Kunjung Putus - Kisah seorang Peziarah" terbitan Kanisius, terjemahan dari karya klasik tentang doa Yesus, merupakan buku yang harus dibaca.


Last edited by Alfonsus on Sun, 23-10-2005 9:03 pm; edited 1 time in total
Back to top
View user's profile Send private message Yahoo Messenger
Display posts from previous:   
Post new topic   Reply to topic    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Forum Terbuka All times are GMT + 6 Hours
Goto page: Next
Page 1 of 4

Log in
Username: Password: Log me on automatically each visit

 
Jump to:  
You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot vote in polls in this forum


© Copyright Ekaristi Dot Org 2001 Running on phpBB really fast 2001, 2002 phpBB Group. Keluaran (Exodus) 20:1-17