FAQFAQ          Username: Password: Log me on automatically each visit

Komuni di mulut    
Goto page: Previous Next

 
Post new topic   Reply to topic    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Forum Terbuka
View previous topic :: View next topic  
Author Message
Alfonsus



Joined: 16 Feb 2004
Posts: 383
Location: Jakarta, Indonesia

PostPosted: Thu, 16-02-2006 6:40 pm    Post subject: Reply with quote

Tepat sekali.

Karena itu, komuni dalam tata cara yang direstui Roma harus menerima hormat sebagaimana adanya.

Tentunya, pilihan menerima langsung di mulut atau di tangan merupakan suatu pilihan pribadi, tergantung piety dan disposisi masing-masing penerima. Juga merupakan disposisi uskup diosesan dan konferensi para uskup untuk menentukan norma untuk suatu tempat/wilayah.
_________________
Agios o Theos, agios Ischyros, agios Athanatos, eleison eimas
Back to top
View user's profile Send private message Yahoo Messenger
iusdecarlos



Joined: 27 Aug 2005
Posts: 9
Location: jakarta selatan

PostPosted: Sat, 18-02-2006 11:50 am    Post subject: komuni dilidah(dimulut) Reply with quote

hi semuanya.....salam damai......
aku pernah baca buku maria simma yg terjemahan indonesianya berjudul
"bebaskan kami dari sini"(kalo ga salah ya).
sungguh isinya klo menurut aku bagus sekali.
setelah aku baca buku itu,akhirnya aku mulai menerima komuni di lidah(dimulut).aku merasakan klo komuni dilidah itu benar2 lebih baik,lebih menghormati hosti suci.tapi aku ga tau klo teman2 yg lain mungkin berpendapat lain.tapi temenku jg ada yg bilang ,yg penting hati kita bagaimana disaat menerima komuni.aku jd bingung.tp aku sih tetap merasa lebih cocok dengan menerima komuni dilidah.bagaimana dong teman2 aku butuh penjelasan dari teman2,karena jujur aja aku bukan seorang katolik yg baik,aku masih penuh dengan dosa,kelemahn dan kekurangan2 lainnya yg harus aku benahi.aku ingin kehidupan imanku bisa berkembang lebih baik.oiya tolong juga dong klo bisa penjelasan ttg kelompok freemason dan kelompok2 lainnya yg menyerang gereja katolik.

terima kasih ya teman2,aku harap aku bisa mendapatkan bimbingan disini.terima kasih...Smile
_________________
Kiranya Tuhan senantiasa menyertai kita. Amin. Smile
Back to top
View user's profile Send private message Yahoo Messenger
Alfonsus



Joined: 16 Feb 2004
Posts: 383
Location: Jakarta, Indonesia

PostPosted: Sat, 18-02-2006 3:57 pm    Post subject: Reply with quote

Komuni boleh diterima dalam cara sebagaimana ditetapkan oleh Tahta Suci. Pilihan yang diambil adalah preferensi pribadi dan devosi.

Yang dipermasalahkan di sini adalah ketika seseorang memaksakan satu cara dengan cara mendiskreditkan cara lain yang juga sah dan direstui Gereja.

Wawancara dengan Maria Simma tentu saja mungkin menarik, tapi bukan artikel iman. Seseorang bahkan bisa menjadi Katolik yang baik dengan menolak sama sekali wahyu pribadi.
_________________
Agios o Theos, agios Ischyros, agios Athanatos, eleison eimas
Back to top
View user's profile Send private message Yahoo Messenger
Athanasios
Penghuni Ekaristi


Joined: 12 Feb 2004
Posts: 4198

PostPosted: Sat, 18-02-2006 11:40 pm    Post subject: Reply with quote

Quote:
aku pernah baca buku maria simma yg terjemahan indonesianya berjudul
"bebaskan kami dari sini"(kalo ga salah ya).
sungguh isinya klo menurut aku bagus sekali.


Memang bagus tapi itu tidak harus dipercayai oleh seorang Katolik

Quote:
setelah aku baca buku itu,akhirnya aku mulai menerima komuni di lidah(dimulut).aku merasakan klo komuni dilidah itu benar2 lebih baik,lebih menghormati hosti suci.tapi aku ga tau klo teman2 yg lain mungkin berpendapat lain.tapi temenku jg ada yg bilang ,yg penting hati kita bagaimana disaat menerima komuni.aku jd bingung.tp aku sih tetap merasa lebih cocok dengan menerima komuni dilidah.


Bagus sekali Ketawa

Paus sendiri lebih menyukai jika umat awam (termasuk para biarawan/wati dan frater yang belum Diakon) menerima Komuni langsung di lidah.
_________________
Sancta et catholica Ecclesia, quae est corpus Christi mysticum
- Konsili Oikumenis Vatikan II Orientalum Ecclesiorum art.2
Back to top
View user's profile Send private message
iusdecarlos



Joined: 27 Aug 2005
Posts: 9
Location: jakarta selatan

PostPosted: Mon, 20-02-2006 11:42 pm    Post subject: Reply with quote

wah terima kasih lho buat semuanya.ntar klo ada yg mau ditanyaain,aku pasti tanya lagi. sebenarnya ada sih yg mo ditanya,tapi aku ga tau apa pertanyaan ku masih berhubungan dengan topik atau ga?aku cm mo tanya ttg maria simma dan wahyu pribadinya.kenapa sebagian meragukan.padahal aku tau tentang komuni dilidah dari buku maria sima itu.dan tentang maria sima jika semua yg dia bilang itu memang benar dan kita mengabaikan,wah serem deh.klo menurut ku semua yg datang dari Allah pasti akan menghasilkan buah2 yang baik pula dan berlimpah2.maaf lho klo aku berpendapat begini.tapi aku percaya Tuhan selalu bekerja dgn cara yg kadang tak bisa diterima oleh manusia.maaf klo aku salah tapi memang aku masih butuh bimbingan,semoga teman2 ga akan pernah jemu dan jera utk membimbing aku.
_________________
Kiranya Tuhan senantiasa menyertai kita. Amin. Smile
Back to top
View user's profile Send private message Yahoo Messenger
Alfonsus



Joined: 16 Feb 2004
Posts: 383
Location: Jakarta, Indonesia

PostPosted: Tue, 21-02-2006 10:19 am    Post subject: Reply with quote

Bukan begitu.
Harus dibedakan antara wahyu pribadi dengan wahyu Publik.

Wahyu publik selesai setelah kematian Rasul terakhir dan terkandung dalam seluruh deposit iman Gereja Katolik dan dijaga oleh Magisterium.

Wahyu pribadi diberikan pada masing-masing pribadi bisa dalam berbagai bentuk, pengelihatan, lokusi, baik dari Allah sendiri, para kudus maupun para malaikat.

Hanya wahyu Publik yang mengikat seluruh umat beriman dan perlu untuk keselamatan.

Wahyu pribadi, sebaik apapun, tidak mengikat umat beriman. Umat beriman bebas untuk percaya atau tidak percaya. Apa yang dikandung dalam wahyu pribadi yang otentik tidak akan menambah apapun dari wahyu Publik.

Karena itu, kalau seseorang Katolik tidak percaya pada penampakan Maria di Lourdes, Fatima dan tempat2 lain. Ataupun tidak percaya pada wahyu pribadi Maria Simma, it is perfectly OK karena wahyu pribadi tidak pernah mengikat.

Atas dasar yang sama, wahyu pribadi tidak pernah dibawa ke ranah teologis sebagai dasar penetapan ajaran iman. Kalaupun ada yang tampaknya berasal dari wahyu pribadi, ajaran iman ditetapkan berdasarkan kompedium wahyu Publik. Karenanya seorang Katolik juga tidak pernah boleh memaksakan posisi wahyu pribadi, pun yang secara umum diterima Gereja kepada umat Katolik lain.

Promosi boleh-boleh saja, tapi jika mengharuskan seseorang percaya itu tidak bisa dijustifikasi. Sekali lagi karena sifatnya yang tidak mengikat.
_________________
Agios o Theos, agios Ischyros, agios Athanatos, eleison eimas
Back to top
View user's profile Send private message Yahoo Messenger
Maxine



Joined: 01 Nov 2004
Posts: 105
Location: Jakarta

PostPosted: Wed, 22-02-2006 9:32 am    Post subject: Reply with quote

shalom,

Smile senang sekali topik ini dibahas detil dan berbobot, thanks ya...
kalo boleh ikutan, aku pernah baca, tapi lupa sumbernya bahwa kalimat ambillah dan makanlah itu menurut bahasa aslinya; adalah bersifat pasif, bukan menerima dengan tangan... (atau mungkin ada yg bisa bantu).

Anyway, menurut hematku memang aturan tertulis gereja Katholik memperbolehkan Komuni dengan dua cara, di tangan atau di mulut, atau untuk ke Misa aturannya minimal setahun sekali pada hari Paskah, atau juga puasa, minimal 1 jam sebelum ikut Misa.

Selanjutnya kita mendengar/melihat teladan alm.Bapa Suci JPII mengenai Komuni juga Ibu Teresa di komunitasnya menerima Komuni di mulut....

Lalu seandainya mau puasa 12 jam sebelum Misa atau mengikuti guidance untuk Misa setiap hari bukankah lebih baik, demikian juga dengan menerima Komuni dengan cara yg sudah dicontohkan Bapa Suci,

sebab seperti seperti katamu bahwa tergantung kesalehan penerima Komuni dan disposisi Uskup setempat,

jadi jika peraturan mencantumkan aturan minimum, sedangkan pada prakteknya kesalehan lebih diperlukan....

mungkin kita sudah tahu pilihannya good Job

salam dan doa,
Max
Back to top
View user's profile Send private message Send e-mail MSN Messenger
iusdecarlos



Joined: 27 Aug 2005
Posts: 9
Location: jakarta selatan

PostPosted: Tue, 28-02-2006 10:56 pm    Post subject: komuni di lidah Reply with quote

terima kasih lho teman2 atas tanggapannya.
saya rasa sekarang saya bisa lebih mengerti dan memilih yang terbaik bagi saya.sekali lagi terima kasih banyak lho.jangan bosen2 ya teman2,utk ngajarin saya.
_________________
Kiranya Tuhan senantiasa menyertai kita. Amin. Smile
Back to top
View user's profile Send private message Yahoo Messenger
ipanka



Joined: 02 Mar 2006
Posts: 5
Location: di siniii

PostPosted: Thu, 02-03-2006 3:28 pm    Post subject: Reply with quote

tambah pengetahuan nih, thanks all Ketawa
Back to top
View user's profile Send private message Yahoo Messenger MSN Messenger
shmily
Penghuni Ekaristi


Joined: 26 Oct 2005
Posts: 3784
Location: Ekaristi.org

PostPosted: Fri, 14-04-2006 8:15 am    Post subject: Reply with quote

Dari diskusi terakhir saya merasakan bahwa baik menerima komuni di tangan maupun di mulut, harus kembali kepada esensi semula dari komuni yaitu menerima Tubuh dan Darah Kristus. Dan hal ini harus disadari sungguh oleh pemberi dan penerima hosti.

Ada pendapat menerima komuni di tangan adalah dosa sakrilegi..

Menurut saya kita harus kembali pada pengertian sakrilegi itu sendiri sebelum menentukan apakah demikian..

Mari kita lihat pengertian sakrilegi dari newadvent.org dan vatican.va

Quote:

Sacrilege is in general the violation or injurious treatment of a sacred object. In a less proper sense any transgression against the virtue of religion would be a sacrilege.


Quote:

2120 Sacrilege consists in profaning or treating unworthily the sacraments and other liturgical actions, as well as persons, things, or places consecrated to God. Sacrilege is a grave sin especially when committed against the Eucharist, for in this sacrament the true Body of Christ is made substantially present for us.52


Oleh karenanya marilah kita kembali merenungkan apakah kita telah sungguh-sungguh menghormati dan menghayati Sakramen sebagai perlambang berkat dan cinta Tuhan

"YOU SHALL LOVE THE LORD YOUR GOD WITH ALL YOUR HEART, AND WITH ALL YOUR SOUL, AND WITH ALL YOUR MIND"

Salam Damai
_________________
Salam dan doa
F A Q Belajar Bersama Kanon 7 Sakramen

Psalms 119:159 See how I love your precepts, LORD; in your kindness give me life.
Back to top
View user's profile Send private message
Display posts from previous:   
Post new topic   Reply to topic    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Forum Terbuka All times are GMT + 6 Hours
Goto page: Previous Next
Page 5 of 9

Log in
Username: Password: Log me on automatically each visit

 
Jump to:  
You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot vote in polls in this forum


© Copyright Ekaristi Dot Org 2001 Running on phpBB really fast 2001, 2002 phpBB Group. Keluaran (Exodus) 20:1-17