| View previous topic :: View next topic |
| Author |
Message |
GuardOfHeaven
Joined: 15 Nov 2005 Posts: 65
|
Posted: Sun, 11-06-2006 9:32 am Post subject: Yesus; Tuhan tapi bukan Allah? |
|
|
Sebuah topik menarik muncul dalam teks ekaristi Minggu 11 Juni 2006, Gereja Kotabaru, Yogya. Tulisan itu dibuat oleh Rm Tom Jacobs, SJ. Meski sebagian besar isi tulisannya tidak jauh berbeda dengan apa yang selama ini aku pahami, aku terkejut ketika dengan tegas Rm Tom menyatakan bahwa Yesus bukan Allah. Aku jadi bertanya-tanya kembali; 'Yesus itu siapa sih?'. Kita jangan langsung memberi cap 'Penyesatan' bagi pernyataan Rm Tom ini, namun mesti diselami dulu apa yang menjadi landasan pernyatan itu. Aku juga jadi bertanya-tanya; 'Apa artinya Konsili Nicea dengan Kredo Athanasius-nya kalau memang pernyataan Rm Tom ini benar'?Berikut ini, kuketikkan lagi apa adanya:
(Bold adalah fokus yang ingin kuberikan, italic penekanan dalam tulisan aslinya)
Iman akan Allah
"Bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa,dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus" (1Kor 8:6).Satu Allah dan satu Tuhan, dan keduanya tidak sama. Allah memang hanya satu. Tetapi Tuhan ada banyak. Sebab Tuhan adalah gelar kehormatan. "Dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan", bagi kemuliaan Allah Bapa!" (Fil 2:10-11). Yesus dihormati sebagai Tuhan demi kemuliaan Allah, Bapa. Begitu juga dengan Roh Kudus, yang disebut "Tuhan yang menghidupkan". Yesus digelar "Tuhan", khususnya sejak kebangkitan. tetapi dari semula Ia punya hubungan khusus dengan Allah, sampai berani menyebut-Nya "Bapa" (lih. Yoh 8:54). Dan karena Yesus menyebut Allah itu "Bapa", maka Yesus sendiri disebut "Anak" atau "Putera" oleh murid-murid-Nya. Tetapi bukan hanya Yesus yang adalah anak. "Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah" (Rom 8:14). Keistimewaan Yesus ialah bahwa Dia adalah "yang sulung diantara banyak saudara" (Rom 8:29). Dan itu berarti bahwa "Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan" (Kol 1:15) karena kesatuannya yang istimewa dengan Allah Yesus melebihi segala sesuatu.
Tetapi Yesus bukan hanya manusia yang paling tinggi; Ia juga penghubung kita dengan Allah. "Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus (1 Tim 2:5). Yesus sendiri berkata bahwa Dia adalah "jalan dan kebenaran dan hidup" (Yoh 14:6). "Jalan", karena melalui Dia kita sampai kepada Bapa, "kebenaran", karena melalui Dia Allah bersabda kepada kita (Ia adalah "Firman Allah", Yoh 1:1); dan Ia disebut "hidup", karena mempersatukan kita dengan Allah. Dan semua itu terjadi dalam dan oleh Roh Kudus. Roh itu berkarya dalam Kristus, yang "dikandung dari Roh Kudus" dan "oleh Roh yang kekal mempersembahkan diri kepada Allah" (Ibr 9:14). Tetapi Roh juga berkarya dalam diri kita, yang "telah menerima Roh yang membuat kita menjadi anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: "Ya Abba, Ya Bapa!" (Rom 8:15). Roh Kudus membuat kita menjadi serupa dengan Kristus. Karena Roh Kudus, kita adalah orang Kristiani.
Jadi:
* Yesus itu Allah?Tidak. Karena kalau Yesus dikatakan Allah, maka ada dua Allah. Dan itu tidak bisa. Hanya ada satu Allah, yang oleh Yesus disebut "Bapa".
* Lalu bagaimana Tomas bisa berseru "Ya Tuhanku dan Allahku!" (Yoh 20:28) Jawaban diberikan oleh Yesus sendiri, ketika pada perjamuan terakhir Ia berkata pada Filipus, "Barangsiapa melihat Aku, ia melihat Bapa" (Yoh 14:9): Di dalam Yesus yang mulia Tomas melihat Allah, Bapa.
*Karena itu dikatakan "sungguh Allah dan sungguh manusia". Sebab didalam manusia Yesus hadir dan berkaryalah Allah. Yesus sendiri bersabda, "Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri; sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu yang dikerjakan Anak" (Yoh 5:19)
*Kalau begitu salahkah MB 200, "Pujilah Tuhan, Allah Bapa, Allah Putera, Allah Roh Kudus"? Memang harus diakui bahwa rumusan itu kurang tepat. Sebab diberi kesan bahwa ada tiga Allah: Allah Bapa, Allah Putera, Allah Roh Kudus. Padahal hanya ada satu Allah saja, yang disapa dengan julukan "Bapa". Tetapi Yesus, yang disebut Anak atau Putera, juga amat penting; sampai Yesus bersabda "Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku" (Yoh 14:6) |
|
| Back to top |
|
 |
April

Joined: 25 Jan 2004 Posts: 1375
|
Posted: Sun, 11-06-2006 1:15 pm Post subject: |
|
|
Puyeng ...
Mirip Arianisme ngga?  |
|
| Back to top |
|
 |
arema jaya

Joined: 19 May 2004 Posts: 314
|
Posted: Sun, 11-06-2006 3:05 pm Post subject: |
|
|
Saya sangsi kalau itu tulisan Tom Jacobs....maka perlu dicheck kembali dari nara sumbernya atau paling kurang dari staf paroki yesuit Kotabaru. Kalau benar dari dia, maka konsekuensinya amat besar. Bisa dituduh bidaah Arian....dan tidak pantas jadi dosen di Kentungan. Ajaran yg terlalu menekankan aspek kemanusiaan Yesus dan melalaikan ke-Allah-annya bukan hanya bisa menyesatkan tapi juga bisa mengaburkan iman umat dan memancing mereka jatuh dalam anathema. Kalau teks itu hanya sebuah cuplikan dari suatu konteks ajaran, maka hrs dijelaskan konteks umumnya agar seimbang dan "tidak sak kepenake udele dhewe".
Last edited by arema jaya on Sun, 11-06-2006 3:14 pm; edited 1 time in total |
|
| Back to top |
|
 |
victoria
Joined: 17 Jul 2005 Posts: 61
|
Posted: Mon, 12-06-2006 8:43 am Post subject: |
|
|
| Kalau tidak salah, minggu kemarin topiknya adalah tentang tritunggal mahakudus. Artikel tersebut adalah untuk menjelaskan hal itu. |
|
| Back to top |
|
 |
eddy0904

Joined: 11 Apr 2006 Posts: 94 Location: Jakarta Utara
|
Posted: Mon, 12-06-2006 12:17 pm Post subject: |
|
|
| Quote: | | Satu Allah dan satu Tuhan, dan keduanya tidak sama. Allah memang hanya satu. Tetapi Tuhan ada banyak. Sebab Tuhan adalah gelar kehormatan. |
Wah....mungkin pengetahuan aku tentang arti kata Allah dan Tuhan dalam bahasa Indonesia berbeda dengan pengertian diatas. Bukan kah Allah=Tuhan.
Well,aku tidak dalam posisi untuk men-judge tulisan tersebut. Karena memang konsep Tri Tunggal Maha Kudus sulit dijelaskan, apalagi hanya dengan beberapa paragraf saja. _________________
| Indonesia Katolik -Terjemahan Baru © Ekaristi dot Org | | Matius 12:31 | Sebab itu Aku berkata kepadamu: Segala dosa dan hujat manusia akan diampuni, tetapi hujat terhadap Roh Kudus tidak akan diampuni. | | Matius 12:32 | Apabila seorang mengucapkan sesuatu menentang Anak Manusia, ia akan diampuni, tetapi jika ia menentang Roh Kudus, ia tidak akan diampuni, di dunia ini tidak, dan di dunia yang akan datangpun tidak. |
|
|
| Back to top |
|
 |
Athanasios Penghuni Ekaristi

Joined: 12 Feb 2004 Posts: 4081
|
Posted: Mon, 12-06-2006 1:08 pm Post subject: |
|
|
| Quote: | | Saya sangsi kalau itu tulisan Tom Jacobs....maka perlu dicheck kembali dari nara sumbernya atau paling kurang dari staf paroki yesuit Kotabaru. Kalau benar dari dia, maka konsekuensinya amat besar. Bisa dituduh bidaah Arian....dan tidak pantas jadi dosen di Kentungan. Ajaran yg terlalu menekankan aspek kemanusiaan Yesus dan melalaikan ke-Allah-annya bukan hanya bisa menyesatkan tapi juga bisa mengaburkan iman umat dan memancing mereka jatuh dalam anathema. Kalau teks itu hanya sebuah cuplikan dari suatu konteks ajaran, maka hrs dijelaskan konteks umumnya agar seimbang dan "tidak sak kepenake udele dhewe". |
Aku tidak bisa pastikan tapi di beberapa bukunya Tom Jacobs seperti Imanuel dan Menggugat Paham Allah, gagasan yang serupa dapat ditemukan. _________________ Sancta et catholica Ecclesia, quae est corpus Christi mysticum
- Konsili Oikumenis Vatikan II Orientalum Ecclesiorum art.2 |
|
| Back to top |
|
 |
arema jaya

Joined: 19 May 2004 Posts: 314
|
Posted: Mon, 12-06-2006 6:13 pm Post subject: |
|
|
Ada baiknya jika Tom Jacobs SJ diajak berkunjung ke forum sini utk tukar pikiran. Bisa jadi kitalah yg misunderstood tulisannya. Jika sebaliknya, kita adu argumentasi.
Last edited by arema jaya on Mon, 12-06-2006 6:14 pm; edited 1 time in total |
|
| Back to top |
|
 |
liliarosa
Joined: 26 May 2006 Posts: 4 Location: Indonesia
|
Posted: Mon, 12-06-2006 10:19 pm Post subject: |
|
|
hmm.... aku ga mau mengklaim mana yang benar dan mana yang salah!!!!
tapi masalah Allah tritunggal memang tidak bisa dipecahkan dengan akal sehat maupun berpatokan dengan teori kitab suci saja.
ingat bagaimana mungkin lubang yang kecil dapat menampung seluruh isi samudra yang luas . begitu pula otak kita sebagai manusia , bagaimana bisa pula otak kita yang kecil ini dapat mengerti Allah yang begitu besar.
Semua nya hanya perlu dilandasi iman saja, berbahagialah mereka yang tak melihat namun percaya |
|
| Back to top |
|
 |
Lawn

Joined: 26 Jun 2005 Posts: 694 Location: Planet Bumi
|
Posted: Tue, 13-06-2006 4:21 pm Post subject: |
|
|
| liliarosa wrote: | | Semua nya hanya perlu dilandasi iman saja, berbahagialah mereka yang tak melihat namun percaya |
Sebagai tambahan, rasanya tidak etis bila semuanya itu hanya perlu dilandasi iman saja, akan tetapi juga, kita harus sertai dengan perbuatan. Terus, mengesankan sekali bila kita gk melihat tp kita mempercayainya tapi bila kita disuguhkan sebuah pertanyaan yang dari luar dan iman kita goyah karna gara2 satu pertanyaan itu saja, apa kita masi percaya? maka itu, kita harus mencari solusi spy bs menjawab pertanyaan ttg yang berhubungan apa yang kita percayai yaitu, YESUS KRISTUS.
Benarkah apa yang aku ketik?Thx. _________________ Aku hanya orang biasa yang ingin mencari lebih tahu banyak lagi dan berdasarkan Yesus Kristus. |
|
| Back to top |
|
 |
|
|
You cannot post new topics in this forum You cannot reply to topics in this forum You cannot edit your posts in this forum You cannot delete your posts in this forum You cannot vote in polls in this forum
|
|
|