FAQFAQ          Username: Password: Log me on automatically each visit

Misa Arwah + Api Penyucian    
Goto page: Next

 
Post new topic   Reply to topic    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Ruang Pengetahuan Dasar Iman Katolik
View previous topic :: View next topic  
Author Message
lisamaria



Joined: 09 Oct 2006
Posts: 68
Location: Di depan monitor

PostPosted: Thu, 02-11-2006 5:04 pm    Post subject: Misa Arwah + Api Penyucian Reply with quote

Temen2, senior2, om, tante, sapa aja... Tolong bantu aku dlm mnjwab ptnyaan dari tmenku ini ya...

Sblmnya sori klo ptanyaan ini uda perna dibahas, aku uda nyari dgn keyword "arwah" n ga nmuin yang sesuai...

Dia nanya tentang apa tujuannya diadain misa arwah? Dia berpendapat, bukankah "nasib" kta setelah kematian ditentuin oleh perilaku duniawi kta? Apa tujuan kta mendoakan orang2 yang telah meninggal?

Aku sbnrnya pngen jawab dia klo arwah2 tsb ada yang masih di Api Penyucian, jadi belom ditentuin apakah arwah tsb masuk surga ato neraka. Tpi aku ga yakin sama jawabanku itu juga, jadinya aku tunda dulu buat ngjawab dia.

Trus, ini pertanyaan pribadiku ni.. Siapakah org2 yang berada di Api Penyucian? Mksdnya, org2 Katolik aja ato org2 Protestan, Islam jg ada? Trus, apakah org yang meninggal selalu "masuk" ke Api Penyucian dulu, atokah "bisa" langsung ditentuin masuk surga/neraka?

Thxx banget atas jawabannyaa...!
Back to top
View user's profile Send private message
DeusVult
Evangelos


Joined: 10 Feb 2004
Posts: 10656
Location: Orange County California

PostPosted: Thu, 02-11-2006 9:11 pm    Post subject: Reply with quote

Kamu mestinya cari dengan keyword "purgatory" atau Api Penyucian." Tapi rasanya fungsi "search" agak kurang beres.



Bagi yang di Neraka: Doa tidak berguna bagi mereka. Doa tidak akan mengurangi siksaan mereka atau membuat mereka masuk Surga


Bagi yang di Surga: Doa tidak berguna bagi mereka dalam arti mereka tidak perlu doa. Justru kitalah yang perlu doa mereka. Karena itu kita berdoa untuk para Kudus bukan agar mereka semakin kudus, tapi agar mereka mendoakan kita dan orang-orang yang ingin kita doakan.


Bagi yang di Api Penyucian: Doa sangat berguna bagi mereka karena doa bisa mengurangi masa penyucian mereka yang tidak mengenakkan (1Kor 3:15) di Api Penyucian. Beberapa pendapat mengatakan bahwa orang di Api Penyucian bisa mendoakan yang lain seperti bagaimana para Kudus mendoakan yang lain.


III. THE FINAL PURIFICATION, OR PURGATORY

1030
All who die in God's grace and friendship, but still imperfectly purified, are indeed assured of their eternal salvation; but after death they undergo purification, so as to achieve the holiness necessary to enter the joy of heaven.

1031 The Church gives the name Purgatory to this final purification of the elect, which is entirely different from the punishment of the damned.606 The Church formulated her doctrine of faith on Purgatory especially at the Councils of Florence and Trent. The tradition of the Church, by reference to certain texts of Scripture, speaks of a cleansing fire:607

    As for certain lesser faults, we must believe that, before the Final Judgment, there is a purifying fire. He who is truth says that whoever utters blasphemy against the Holy Spirit will be pardoned neither in this age nor in the age to come. From this sentence we understand that certain offenses can be forgiven in this age, but certain others in the age to come.608


1032 This teaching is also based on the practice of prayer for the dead, already mentioned in Sacred Scripture: "Therefore [Judas Maccabeus] made atonement for the dead, that they might be delivered from their sin."609 From the beginning the Church has honored the memory of the dead and offered prayers in suffrage for them, above all the Eucharistic sacrifice, so that, thus purified, they may attain the beatific vision of God.610 The Church also commends almsgiving, indulgences, and works of penance undertaken on behalf of the dead:
    Let us help and commemorate them. If Job's sons were purified by their father's sacrifice, why would we doubt that our offerings for the dead bring them some consolation? Let us not hesitate to help those who have died and to offer our prayers for them.611


Footnotes:
606 Cf. Council of Florence (1439): DS 1304; Council of Trent (1563): DS 1820; (1547):1580; see also Benedict XII, Benedictus Deus (1336): DS 1000.
607 Cf. 1 Cor 3:15; 1 Pet 1:7.
608 St. Gregory the Great, Dial. 4,39: PL 77,396; cf. Mt 12:31.
609 2 Macc 12:46.
610 Cf. Council of Lyons II (1274): DS 856.
611 St. John Chrysostom, Hom. in 1 Cor. 41,5: PG 61,361; cf. Job 1:5.




Sebelum Gereja menggunakan kuasanya untuk menyatakan bahwa si A atau si B ada di Api Penycuian, Surga atau Neraka, kita tidak tahu dimana mereka sekarang. Karena itu kita selalau berharap yang terbaik dan mendoakan mereka tidak peduli apakah mereka di Api Penyucian, Surga atau Neraka.



Btw, semua yang di Api Penyucian adalah orang yang sudah pasti masuk ke Surga. Mereka belum masuk surga karena harus melalui proses pemurnian (lihat 1030).



Lalu beberapa tambahan:

Quote:
bukankah "nasib" kta setelah kematian ditentuin oleh perilaku duniawi kta?

Perilaku duniawi kita bukan determinan utama. Itu cara pikir Islam yang seakan-akan perbuatan baik dan buruk kita ditimbang. kalau banyak yang baik masuk surga, kalau banyak yang buruk masuk neraka. No. Itu sama sekali bukan ajaran Gereja Katolik.


Apakah kita masuk surga atau neraka ditentukan oleh hubungan kita dengan Allah pada saat yang paling menentukan, yaitu pada saat kematian kita. Kalau kita memutuskan hubungan dengan Allah dengan berdosa berat, lalu mati, maka kita pergi ke Neraka. Kalau kita tidak memutuskan hubungan dengan Allah pada saat kita mati maka kita akan ke Surga (mungkin mampir di Api Penyucian kalau hubungan tersebut terganggu karena dosa kecil dan akibat-akibat dosa). Lihat topik Dosa Berat dan Dosa Ringan


Quote:
Trus, ini pertanyaan pribadiku ni.. Siapakah org2 yang berada di Api Penyucian? Mksdnya, org2 Katolik aja ato org2 Protestan, Islam jg ada?

Yang bisa selamat hanya mereka yang bersatu penuh dengan Gereja Katolik. Dan karena mereka yang ada di Api Penyucian adalah mereka yang selamat dan akan masuk surga, maka mereka yang ada di Api Penyucian adalah orang yang bersatu penuh dengan Gereja Katolik.


Tidak ada Islam, Hindu, Budha etc di Api Penyucian atau Surga. Yang ada hanya Katolik.


Quote:
Trus, apakah org yang meninggal selalu "masuk" ke Api Penyucian dulu, atokah "bisa" langsung ditentuin masuk surga/neraka?

Khronologis diatas kurang tepat. Seakan-akan orang di cucikan dulu lalu ditempatkan ke Surga atau Neraka (kalau bisa bersih ya ke Surga, kalau tidak ke Neraka).


Ketika orang meninggal akan dilihat apakah hubungan dengan Allah masih terjalin atau tidak. Kalau tidak langsung masuk Neraka. Kalau masih maka pasti masuk Surga, tapi lihat dulu apakah perlu penyucian atau tidak. Setelah selesai dicuci, maka segera amsuk Surga.


PS
Hubungan dengan Allah dalam arti adanya Rahmat Pengudusan (sanctifying grace) yang membuat seseorang dibenarkan dan membuat Roh Kudus tinggal didalamnya.

1266 The Most Holy Trinity gives the baptized sanctifying grace, the grace of justification:
- enabling them to believe in God, to hope in him, and to love him through the theological virtues;
- giving them the power to live and act under the prompting of the Holy Spirit through the gifts of the Holy Spirit;
- allowing them to grow in goodness through the moral virtues.
Thus the whole organism of the Christian's supernatural life has its roots in Baptism.

2023 Sanctifying grace is the gratuitous gift of his life that God makes to us; it is infused by the Holy Spirit into the soul to heal it of sin and to sanctify it.



Rahmat Pengudusan diberikan pada saat pembaptisan (baca topik Rahmat2 yang diperoleh saat pembaptisan.), hilang pada saat kita berdosa berat, dan kembali setelah kita mengaku dosa lewat Sakramen Tobat atau lewat sesal sempurna (sekali lagi baca topik Dosa Berat dan Dosa Ringan)
_________________
Mohon doa saudara-saudari
Back to top
View user's profile Send private message
lisamaria



Joined: 09 Oct 2006
Posts: 68
Location: Di depan monitor

PostPosted: Sat, 04-11-2006 5:47 am    Post subject: Reply with quote

Om DV, thx banget buat jwbannya. Udah mulai tercerahkan nih, tpi ada bbrp hal lagi yang aku belom jelas...


DeusVult wrote:

Sebelum Gereja menggunakan kuasanya untuk menyatakan bahwa si A atau si B ada di Api Penycuian, Surga atau Neraka, kita tidak tahu dimana mereka sekarang.
.
.
.

Ketika orang meninggal akan dilihat apakah hubungan dengan Allah masih terjalin atau tidak. Kalau tidak langsung masuk Neraka. Kalau masih maka pasti masuk Surga, tapi lihat dulu apakah perlu penyucian atau tidak. Setelah selesai dicuci, maka segera amsuk Surga.


Apa maksudnya "Gereja menyatakan seseorg ada di Surga, Neraka, Api Penyucian"?? Apakah maksudnya pas seseorg meninggal, ada "pnyelidikan" dari Gereja untuk mmutuskan org tsb "berada" di mana (Surga/Neraka/Api Pnyucian)?

DeusVult wrote:

Karena itu kita selalau berharap yang terbaik dan mendoakan mereka tidak peduli apakah mereka di Api Penyucian, Surga atau Neraka.


Bukankah sblmnya om mnulis klo bagi mereka di neraka, doa tidak berguna?

DeusVult wrote:

Bagi yang di Neraka: Doa tidak berguna bagi mereka. Doa tidak akan mengurangi siksaan mereka atau membuat mereka masuk Surga




DeusVult wrote:

Apakah kita masuk surga atau neraka ditentukan oleh hubungan kita dengan Allah pada saat yang paling menentukan, yaitu pada saat kematian kita. Kalau kita memutuskan hubungan dengan Allah dengan berdosa berat, lalu mati, maka kita pergi ke Neraka. Kalau kita tidak memutuskan hubungan dengan Allah pada saat kita mati maka kita akan ke Surga (mungkin mampir di Api Penyucian kalau hubungan tersebut terganggu karena dosa kecil dan akibat-akibat dosa).


Aku bingung di bagian ini...
Hmm... Misalkan A meninggal dan dia perna mlakukan dosa berat yang ngga perna diakuin n diketaui oleh siapapun sehingga Gereja "memutuskan" si A yang telah meninggal "sedang" berada di Api Penyucian (AP) dan keluarga/kerabatnya menganggap bisa mendoakan dia di AP, pdhl sbnrnya A "ada" di neraka karena ketika dia meninggal, dosa berat yang perna dilakukannya itu ngga perna diketahui orang laen sehingga sbnrnya doa2 yang diperuntukkan A (yang dianggap berada di AP) ngga bisa membantunya. Klo situasinya spt ini bgmn?




Bisakah kta menganggap arwah org yang telah meninggal "pergi"nya kemana itu salah 1 misteri Allah, coz ga ada seorgpun di dunia ini yang tau hati seseorang kcuali Allah sendiri???
Back to top
View user's profile Send private message
DeusVult
Evangelos


Joined: 10 Feb 2004
Posts: 10656
Location: Orange County California

PostPosted: Sat, 04-11-2006 5:08 pm    Post subject: Reply with quote

lisamaria wrote:


Apa maksudnya "Gereja menyatakan seseorg ada di Surga, Neraka, Api Penyucian"?? Apakah maksudnya pas seseorg meninggal, ada "pnyelidikan" dari Gereja untuk mmutuskan org tsb "berada" di mana (Surga/Neraka/Api Pnyucian)?

Gereja lewat proses kanonisasi santo-santa telah secara tidak dapat salah menyatakan bahwa orang-orang tersebut sudah berada di Surga.


Sebenarnya Gereja mestinya juga mampu untuk menyatakan siapa yang ada di Api Penyucian (ini pendapatku pribadi), tapi ini tidak pernah dilakukan.


Sementara untuk siapa yang ada di Neraka paling tidak ada beberapa ayat di Kitab Suci yang menyatakan bahwa ada orang yang di Neraka (Korah dan cs-nya). Liturgi Gereja dan tradisi kuno juga menganggap Yudas, Simon Magus (Kis 8:9)dan Pilatus ada di Neraka. Jimmy Akin pernah meng-post mengenai Gereja mestinya mampu menyatakan siapa yang di Neraka

Quote:
DeusVult wrote:

Karena itu kita selalau berharap yang terbaik dan mendoakan mereka tidak peduli apakah mereka di Api Penyucian, Surga atau Neraka.


Bukankah sblmnya om mnulis klo bagi mereka di neraka, doa tidak berguna?

Tapi kita kan tidak tahu apakah seseorang itu dimana. Jadi kita hope for the best.

Quote:


Aku bingung di bagian ini...
Hmm... Misalkan A meninggal dan dia perna mlakukan dosa berat yang ngga perna diakuin n diketaui oleh siapapun sehingga Gereja "memutuskan" si A yang telah meninggal "sedang" berada di Api Penyucian (AP) dan keluarga/kerabatnya menganggap bisa mendoakan dia di AP, pdhl sbnrnya A "ada" di neraka karena ketika dia meninggal, dosa berat yang perna dilakukannya itu ngga perna diketahui orang laen sehingga sbnrnya doa2 yang diperuntukkan A (yang dianggap berada di AP) ngga bisa membantunya. Klo situasinya spt ini bgmn?

Pertama, Gereja tidak pernah memutuskan secara tidak dapat salah apakah seseorang itu ada di Api Penyucian atau tidak. Gereja hanya memutuskan siapa yang sudah di surga lewat proses kanonisasi para Santo-santa.

Kedua, kalaupun Gereja memutuskan untuk menggunakan kuasa tidak dapat salahnya untuk menilai apakah satu jiwa ada di Api Penyucian atau tidak, maka keputusan Gereja itu tidak mungkin salah. Jadi melihat contoh kamu diatas, Gereja tidak mungkin memutuskan bahwa "A" ada di Api Penyucian karena dia memang tidak ada di sana.

Quote:
Bisakah kta menganggap arwah org yang telah meninggal "pergi"nya kemana itu salah 1 misteri Allah, coz ga ada seorgpun di dunia ini yang tau hati seseorang kcuali Allah sendiri???

Kita sudah pasti 100% tahu bahwa para Kudus itu sudah di Surga. Kita juga bisa tahu bahwa beberapa orang memang sudah di Neraka.


Selain itu kita tidak tahu kemana Allah menempatkan yang lain kecuali Gereja menggunakan kuasa tidak dapat salahnya untuk memberitahu kita.
_________________
Mohon doa saudara-saudari
Back to top
View user's profile Send private message
lisamaria



Joined: 09 Oct 2006
Posts: 68
Location: Di depan monitor

PostPosted: Sat, 04-11-2006 11:37 pm    Post subject: Reply with quote

OOoooOoO.... Aku kirain seseorg yang meninggal itu diputuskan oleh Gereja "posisi"nya di mana... Tnyata maksudnya itu proses kanonisasi....

Trus, gmana ya klo ada org yang meninggal ya aku ngga kenal??? Ky mslnya papa dari tmenku...? Dia baru aja meninggal dan tadi sore aku nglayat... Aku bingung mo doain apa n gimana... Jadinya aku doain tmenku itu n kluarganya doank.. Aku bingung mo doain apa coz aku ngga kenal papanya itu... Ya aku tau si sdikiiiiit doank ttg papanya itu yang perna dcritain sama tmenku. Aku mikir dia di AP, aku juga ga yakin... Aku mikir dia d neraka, koq kynya sok tau n jahat bgt, ky aku ini tau aja... Sedih
Back to top
View user's profile Send private message
DeusVult
Evangelos


Joined: 10 Feb 2004
Posts: 10656
Location: Orange County California

PostPosted: Sun, 05-11-2006 5:24 am    Post subject: Reply with quote

lisamaria wrote:
OOoooOoO.... Aku kirain seseorg yang meninggal itu diputuskan oleh Gereja "posisi"nya di mana... Tnyata maksudnya itu proses kanonisasi....

Trus, gmana ya klo ada org yang meninggal ya aku ngga kenal??? Ky mslnya papa dari tmenku...? Dia baru aja meninggal dan tadi sore aku nglayat... Aku bingung mo doain apa n gimana... Jadinya aku doain tmenku itu n kluarganya doank.. Aku bingung mo doain apa coz aku ngga kenal papanya itu... Ya aku tau si sdikiiiiit doank ttg papanya itu yang perna dcritain sama tmenku. Aku mikir dia di AP, aku juga ga yakin... Aku mikir dia d neraka, koq kynya sok tau n jahat bgt, ky aku ini tau aja... Sedih

Hope for the best dan doakan dia.


Kalaupun dia di Neraka (sehingga doamu tidak berguna untuknya) toh sikap kasihmu yang mendoakan sesama sangat berguna buat pengudusan pribadi kamu.
_________________
Mohon doa saudara-saudari
Back to top
View user's profile Send private message
chad



Joined: 27 Nov 2006
Posts: 41

PostPosted: Wed, 27-12-2006 1:47 am    Post subject: Reply with quote

Permisi... Mau tanya... Di beberapa thread saya baca ttg keselamatan mereka yg berada di luar Bunda Gereja, setelah dibaca saya menangkap bahwa keselamatan mereka tergantung invincible ignorance.

Yang mau saya tanyakan: apakah ukuran dari invincible ignorance ini?? Semoga anda ngerti apa maksud pertanyaan saya Smile
Back to top
View user's profile Send private message
DeusVult
Evangelos


Joined: 10 Feb 2004
Posts: 10656
Location: Orange County California

PostPosted: Thu, 28-12-2006 5:15 pm    Post subject: Reply with quote

chad wrote:
Permisi... Mau tanya... Di beberapa thread saya baca ttg keselamatan mereka yg berada di luar Bunda Gereja, setelah dibaca saya menangkap bahwa keselamatan mereka tergantung invincible ignorance.

Yang mau saya tanyakan: apakah ukuran dari invincible ignorance ini?? Semoga anda ngerti apa maksud pertanyaan saya Smile

Invincible ignorance tidak menyelamatkan. Tidak ada orang yang selamat semata-mata karena orang itu invincible ignorance.

Invincible ignorance yang mati dengan dosa besar dan/atau yang atheist tidak akan pernah selamat.


Coba baca topik ini.


Setelah membaca itu, aku harap kamu tidak memperluas definisi invincible ignorance sehingga semua non-Katolik adalah invincible ignorance. Dengan alasan, "toh kalau mereka tahu bahwa Gereja Katolik adalah satu-satunya jalan keselamatan mereka mestinya masuk Katolik. Kenyataan bahwa mereka tidak masuk Katolik, atau bahkan meninggalkan Gereja Katolik, menunjukkan bahwa mereka tidak tahu bahwa Gereja Katolik adalah satu-satunya jalan keselamatan. Sehingga semua non-Katolik adalah invincible ignorant."

Pada akhirnya meskipun kita, sesuai anjuran Pius IX dan Pius X, tidak tahu siapa yang invincible ignorance, termasuk si koster Gereja St. Elizabeth Ann Seton yang seorang Sikh, namun kita tidak bisa begitu naifnya berpikiran bahwa hampir semua non-Katolik atau bahkan sebagian besar non-Katolik adalah invincible ignorant. Pandangan tradisional Gereja adalah sedikit sekali yang invincible ignorance, invincible ignorance adalah kasus per acciden, bukan en masse.
_________________
Mohon doa saudara-saudari
Back to top
View user's profile Send private message
chad



Joined: 27 Nov 2006
Posts: 41

PostPosted: Sat, 27-01-2007 9:10 am    Post subject: Reply with quote

Ah, baru ketemu reply ku ternyata disini....

Masih bingung pak DV ttg keselamatn mereka yg diluar Gereja. Mohon penjelasan atau link-nya?!

Makasih....
Back to top
View user's profile Send private message
dawneys



Joined: 29 Oct 2006
Posts: 38
Location: Jakarta

PostPosted: Sun, 28-01-2007 12:05 am    Post subject: Reply with quote

bagaimana dengan orang agama budha/hindhu tapi ia mengenal Jesus dengan iman.. apakah ia dpt d selamatkan?

bagaimana dengan orang yg tidak masuk ke salah satu agama(islam,katolik,kristen,hindhu , budha) tapi ia mengenal Jesus dengan iman.. apakah ia diselamatkan?
_________________
Berbahagialah Orang Yang Percaya Namun Tidak Melihat.

Dad.. i need U.. i don't want to make U sad again.. teach me, Ur love Dad.. give me Ur light rose in my heart..
Back to top
View user's profile Send private message
Display posts from previous:   
Post new topic   Reply to topic    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Ruang Pengetahuan Dasar Iman Katolik All times are GMT + 6 Hours
Goto page: Next
Page 1 of 6

Log in
Username: Password: Log me on automatically each visit

 
Jump to:  
You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot vote in polls in this forum


© Copyright Ekaristi Dot Org 2001 Running on phpBB really fast 2001, 2002 phpBB Group. Keluaran (Exodus) 20:1-17