FAQFAQ          Username: Password: Log me on automatically each visit

Kisah2 Kontroversial dan Kasus2 Tambal Sulam dalam Alkitab..    
Goto page: Next

 
Post new topic   This topic is locked: you cannot edit posts or make replies.    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Forum Terbuka
View previous topic :: View next topic  
Author Message
Jam_r_ud



Joined: 04 Jun 2004
Posts: 71
Location: Jakarta

PostPosted: Sat, 05-06-2004 12:25 pm    Post subject: Kisah2 Kontroversial dan Kasus2 Tambal Sulam dalam Alkitab.. Reply with quote

KISAH2 KONTROVERSIAL DAN KASUS2 TAMBAL SULAM DALAM ALKITAB..


Ada banyak kisah yang kontroversial dalam Alkitab. Selain itu juga ditemukan banyak kasus tambal sulam dalam ayat2 Alkitab. Namun demikian, saya akan menyuguhkan beberapa contoh secara singkat saja, untuk menghindari posting yang sangat panjang.


A. Kisah Kontroversial dalam Alkitab.


Contoh Kontroversial 1: Perlakuan Hagar terhadap Ismail.

Menurut catatan Alkitab dalam Kitab Kejadian 21:8-13, setelah menyapih Ishak, yang berarti Ismail berusia sekitar 16 tahun, Sarah cemburu dengan Ismail ketika melihat ia bermain bersama Ishak. Kemudian, ia meminta agar Abraham membuang Hagar dan Ismail. Abraham konon merasa tertekan dengan permintaan ini, tetapi Allah meyakinkan Abraham bahwa ia harus mengikuti permintaan Sarah. Kisah Alkitab kemudian dilanjutkan dalam Kitab Kejadian berikut ini (cetak tebal ditambahkan):

"Keesokan harinya pagi-pagi Abraham mengambil roti serta sekirbat air dan memberikannya kepada Hagar. Ia meletakkan itu beserta anaknya di atas bahu Hagar, kemudian disuruhnyalah perempuan itu pergi. Maka pergilah Hagar dan mengembara di padang gurun Bersyeba. Ketika air yang dikirbat itu habis, dibuangnyalah anak itu ke bawah semak-semak, dan ia duduk agak jauh, kira-kira sepemanah jauhnya, sebab katanya: "Tidak tahan aku melihat anak itu mati." Sedang ia duduk di situ, menangislah dia dengan suara nyaring. Allah mendengar suara anak itu, lalu Malaikat Allah berseru dari langit kepada Hagar, kata-Nya kepadanya: "Apakah yang engkau susahkan, Hagar? Janganlah takut, sebab Allah telah mendengar suara anak itu dari tempat ia terbaring. Bangunlah, angkatlah anak itu, dan bimbinglah dia, sebab Aku akan membuat dia menjadi bangsa yang besar." Lalu Allah membuka mata Hagar, sehingga ia melihat sebuah sumur; ia pergi mengisi kirbatnya dengan air, kemudian diberinya anak itu minum." (Kejadian 21:14-19).

Dalam kutipan di atas, cetak tebal ditambahkan untuk frasa2 kunci yang mengilustrasikan kemustahilan catatan Kitab Kejadian mengenai Ismail yang berusia 16 tahun pada saat itu. Hagar dengan berbagai cara harus memperlakukan Ismail dengan cara:

- meletakkan Ismail, roti dan sekirbat air di atas bahunya
- membuang Ismail ke bawah semak-semak (membaringkannya)
- mengangkat Ismail dari tempat ia terbaring dan membimbingnya (dalam versi lama: memegang erat2 Ismail dengan tangannya).

Tindakan Hagar di atas, tidaklah pantas dilakukan untuk anak berusia 16 tahun. Tetapi tindakan tersebut mungkin saja dilakukan terhadap seorang balita yang belum disapih dan belum bisa berjalan. Padahal sebelumnya, Ismail sudah bisa bermain bersama dengan Ishak, yang berarti Ismail sudah gede dan sudah bisa berlari2.


Contoh Kontroversial 2: Penyebutan "Ishak" sebagai anak tunggal.

Dalam Kitab Kejadian 22:1-13, yang berkisah tentang pengurbanan anak Abraham, terdapat penyebutan kata "anak tunggal" sebanyak 2 kali. Akan tetapi, penyebutan nama "Ishak" sebagai anak tunggal Abraham merupakan hal yang kontroversial, karena Kitab Kejadian 16:15 dengan jelas menyatakan bahwa Ismail dilahirkan ketika Abraham berusia 86 tahun, dan karena Kitab Kejadian 21:5 dengan jelas menyatakan bahwa Ishak belum dilahirkan hingga Abraham berusia 100 tahun, maka sudah selayaknya bahwa Ismail adalah kakak Ishak dengan selisih 14 tahun, dan bahwa satu2nya saat Abraham hanya memiliki seorang putra adalah setelah lahirnya Ismail dan sebelum lahirnya Ishak. (Catatan: ini tidak bisa dijelaskan dengan menyatakan bahwa Ismail meninggal sebelum pengurbanan tersebut, karena Kitab Kejadian 25:7-9 dengan jelas menyatakan bahwa baik Ismail maupun Ishak bersama2 menguburkan ayahnya, Abraham).


B. Kasus tambal sulam dalam ayat2 Alkitab. (BERSAMBUNG...).


Dasar pengungkapan:

Firman Allah dalam Al-Qur'an:

Al-Baqarah:75 "Apakah kamu masih mengharapkan mereka akan percaya kepadamu, padahal segolongan dari mereka mendengar firman Allah, lalu mereka mengubahnya setelah mereka memahaminya, sedang mereka mengetahui?"

Al-Baqarah:78 "Dan di antara mereka ada yang buta huruf, tidak mengetahui Alkitab (Taurat), kecuali dongengan bohong belaka dan mereka hanya menduga-duga."

Al-Baqarah:79 "Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Alkitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: "Ini dari Allah", (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang mereka kerjakan."


Terima kasih, salam jam_r_ud.
_________________
“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu (Islam) hingga kamu mengikuti agama mereka...” (QS. 2:120)


Last edited by Jam_r_ud on Sun, 06-06-2004 8:37 pm; edited 1 time in total
Back to top
View user's profile Send private message AIM Address Yahoo Messenger MSN Messenger
April



Joined: 25 Jan 2004
Posts: 1375

PostPosted: Sat, 05-06-2004 12:49 pm    Post subject: Reply with quote

hehehe...

lucu isi tulisannya ... Laughing Laughing

kalo baca Alkitab tuh pake kacamata hitam plus di tempat gelap, biar makin jelas spt orang berjalan sambil tiduran... hahaha....

kamu lucu jam-jam ...
Back to top
View user's profile Send private message
Tony
Evangelos


Joined: 20 Jan 2004
Posts: 3705
Location: Disini, ngga kelihatan apa?

PostPosted: Sat, 05-06-2004 12:59 pm    Post subject: Reply with quote

Mana yg duluan aliktab atau quran???

Yg mana yg nyontek???

murid ingin bilang ama guru salah????

Yg nyontek mau bilang bahan contekannya salah Embarassed

Wuahahahahahaha...........

bener2 lucu nih jam...jam.....

beli dong petromaks biar terangan dikit dong! Idea
_________________
Salam dan doa
F A Q
Katekismus
Kitab Hukum Kanonika
Homili
Belajar Bersama Kanon 7 Sakramen

It fails to show just how the world is divided. Evil stands for division against unity. In union with God and His miracles I see my self everyday in the mirror. I am a miracle that science still is at it's heels glancing up a vast yet unacceptable impossibility, a climb to faith. Science can't and will never explain God, for science is only capable in calculating the calculable. How is science to measure anything outside of time and space that started time and space? Science is an apathy of one who seeks his heart and yet refuse to see it,
Tony B Matt 12:32
Back to top
View user's profile Send private message
Jam_r_ud



Joined: 04 Jun 2004
Posts: 71
Location: Jakarta

PostPosted: Sat, 05-06-2004 2:40 pm    Post subject: wah... wah... wah... sambungan neh... Reply with quote

B. Kasus Tambal Sulam dalam Ayat2 Alkitab. (SAMBUNGAN...).


Contoh Kasus Tambal Sulam 1: Kisah Penjualan Yusuf di Pasar Budak Mesir.

Mula2 ada 2 orang penulis kisah yang berbeda narasi (sebut saja PENULIS I dan II) tentang penjualan Yusuf di pasar budak Mesir. Kemudian, oleh PENULIS III, kisah yang berbeda itu digabungkan menjadi satu, sehingga berbunyi sebagai berikut (cetak tebal ditambahkan):

"Kemudian duduklah mereka untuk makan. Ketika mereka mengangkat muka, kelihatanlah kepada mereka suatu kafilah orang Ismael datang dari Gilead dengan untanya yang membawa damar, balsam dan damar ladan, dalam perjalanannya mengangkut barang-barang itu ke Mesir. Lalu kata Yehuda kepada saudara-saudaranya itu: "Apakah untungnya kalau kita membunuh adik kita itu dan menyembunyikan darahnya? Marilah kita jual dia kepada orang Ismael ini, tetapi janganlah kita apa-apakan dia, karena ia saudara kita, darah daging kita." Dan saudara-saudaranya mendengarkan perkataannya itu. Ketika ada saudagar-saudagar Midian lewat, Yusuf diangkat ke atas dari dalam sumur itu, kemudian dijual kepada orang Ismael itu dengan harga dua puluh syikal perak. Lalu Yusuf dibawa mereka ke Mesir. Ketika Ruben kembali ke sumur itu, ternyata Yusuf tidak ada lagi di dalamnya. Lalu dikoyakkannyalah bajunya, dan kembalilah ia kepada saudara-saudaranya, katanya: "Anak itu tidak ada lagi, ke manakah aku ini?".... Adapun Yusuf, ia dijual oleh orang Midian itu ke Mesir, kepada Potifar, seorang pegawai istana Firaun, kepala pengawal raja.... Adapun Yusuf telah dibawa ke Mesir; dan Potifar, seorang Mesir, pegawai istana Firaun, kepala pengawal raja, membeli dia dari tangan orang Ismael yang telah membawa dia ke situ." (Kejadian 37:25-30, 36; 39:1).


Jika kutipan Kitab Kejadian tersebut diurai, maka akan tampak sebagai berikut (anggap saja cetak tebal ditulis oleh PENULIS I):


PENULIS I:

"Kemudian duduklah mereka untuk makan. Ketika mereka mengangkat muka, kelihatanlah kepada mereka suatu kafilah orang Ismael datang dari Gilead dengan untanya yang membawa damar, balsam dan damar ladan, dalam perjalanannya mengangkut barang-barang itu ke Mesir. Lalu kata Yehuda kepada saudara-saudaranya itu: "Apakah untungnya kalau kita membunuh adik kita itu dan menyembunyikan darahnya? Marilah kita jual dia kepada orang Ismael ini, tetapi janganlah kita apa-apakan dia, karena ia saudara kita, darah daging kita." Dan saudara-saudaranya mendengarkan perkataannya itu. Kemudian (oleh mereka, Yusuf) dijual kepada orang Ismael itu dengan harga dua puluh syikal perak.... Adapun Yusuf telah dibawa ke Mesir; dan Potifar, seorang Mesir, pegawai istana Firaun, kepala pengawal raja, membeli dia dari tangan orang Ismael yang telah membawa dia ke situ."

PENULIS II:

"Ketika ada saudagar-saudagar Midian lewat, Yusuf diangkat (oleh mereka) ke atas dari dalam sumur itu, lalu Yusuf dibawa mereka ke Mesir. Ketika Ruben kembali ke sumur itu, ternyata Yusuf tidak ada lagi di dalamnya. Lalu dikoyakkannyalah bajunya, dan kembalilah ia kepada saudara-saudaranya, katanya: "Anak itu tidak ada lagi, ke manakah aku ini?".... Adapun Yusuf, ia dijual oleh orang Midian itu ke Mesir, kepada Potifar, seorang pegawai istana Firaun, kepala pengawal raja."


KESIMPULAN:

PENULIS I berpendapat bahwa demi 20 syikal perak, saudara2 Yusuf menjualnya kepada seorang kafilah bangsa Ismail, yaitu para keturunan putra Abraham, Ismail, yang kemudian menjual kembali Yusuf untuk dijadikan tawanan di Mesir. Sebaliknya, PENULIS II berpendapat bahwa saudagar2 Midian -para keturunan putra Abraham yang lain, Midian- menemukan Yusuf dalam sumur, mengangkatnya dari sumur, kemudian menjualnya di pasar budak Mesir. Perbedaan kisah ini, oleh PENULIS III, digabungkan menjadi satu sehingga tampak seolah2 menjadi kisah yang berdiri sendiri.


Contoh Kasus Tambal Sulam 2: Kisah Perampasan Sarah dari Abraham.

Di sini ada 2 penulis narasi yang berbeda dan 1 penulis penggabung.

Singkat saja, Kitab Kejadian 20:1-17 (yang menyatakan bahwa Raja Abimelekhlah yang menculik Sarah) merupakan hasil penggabungan kisah dari Kitab Kejadian 12:10-20 (yang menyatakan bahwa Fir'aun dari Mesirlah yang menculik Sarah) dengan Kitab Kejadian 26:6-11 (yang menyatakan bahwa Ishak berpura2 mengakui Ribka sebagai adiknya di depan Raja Abimelekh). Sesungguhnya, ketiga kisah ini benar2 sejenis! Mungkinkah benar2 terjadi??? Digambarkan dalam kisah2 tersebut, bahwa istri Abraham, Sarah, dan istri Ishak, Ribka, merupakan wanita2 yang sangat cantik, sehingga baik Abraham maupun Ishak berpura2 mengakui istrinya sebagai adiknya untuk menghindari pembunuhan terhadapnya.

Contoh 2 di atas sengaja diperpendek uraiannya karena membutuhkan penjelasan yang panjang.


Terima kasih, salam jam_r_ud.
_________________
“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu (Islam) hingga kamu mengikuti agama mereka...” (QS. 2:120)


Last edited by Jam_r_ud on Thu, 24-06-2004 1:07 pm; edited 3 times in total
Back to top
View user's profile Send private message AIM Address Yahoo Messenger MSN Messenger
April



Joined: 25 Jan 2004
Posts: 1375

PostPosted: Sat, 05-06-2004 3:04 pm    Post subject: Reply with quote

Intinya penyampain tetap sama, cuma keterangan bisa berbeda-beda tergantung daya nalar, budaya, bahasa penulis bersangkutan.

Kalo dijabarkan dgn matematika :

1 + 2 + 7 --> 10
2 + 2 + 2 + 2 + 2 --> 10
3 x 3 + 1 --> 10
10 + 0 + 0 + 0 --> 10
11 - 1 + 2 - 2 + 3 - 3 --> 10
dst...

Lihat kolom sebelah kiri tanda panah, lalu bandingkan dgn kolom sebelah kanan tanda panah.

Dimana yang membacanya / penulisnya (kolom kiri tanda panah) bisa mengambil inti pokoknya utk mendapat angka, 10, itu.
Back to top
View user's profile Send private message
Jam_r_ud



Joined: 04 Jun 2004
Posts: 71
Location: Jakarta

PostPosted: Sat, 05-06-2004 5:53 pm    Post subject: gua setuju tp gak setuju... Reply with quote

Intinya penyampain tetap sama, cuma keterangan bisa berbeda-beda tergantung daya nalar, budaya, bahasa penulis bersangkutan.

Kalo dijabarkan dgn matematika :

1 + 2 + 7 --> 10
2 + 2 + 2 + 2 + 2 --> 10
3 x 3 + 1 --> 10
10 + 0 + 0 + 0 --> 10
11 - 1 + 2 - 2 + 3 - 3 --> 10
dst...




Maksudnya memang baik, tapi sayang 1000 sayang, 2 kisah tersebut bertentangan, paling tidak pelakunya tidak sama, sehingga persamaan yang anda ilustrasikan salah sasaran alias tidak tepat.


Terima kasih, salam jam_r_ud
_________________
“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu (Islam) hingga kamu mengikuti agama mereka...” (QS. 2:120)
Back to top
View user's profile Send private message AIM Address Yahoo Messenger MSN Messenger
arema jaya



Joined: 19 May 2004
Posts: 314

PostPosted: Sun, 06-06-2004 3:00 am    Post subject: Reply with quote

Hi, Jam, jualan onta disini juga ya.....ehmmm
Udahlah nggak usah sewot sama Kitab Suci orang lain. Prihatinlah sama kitabmu sendiri. Mosok Tuhan kok gonta-ganti ayat. Kalau Tuhan menganggap omongannya sendiri sebagai kurang baik, berarti Tuhan itu tidak sempurna dong......gimana nih?

"Apa sahaja ayat keterangan yang Kami mansukhkan, atau yang Kami tinggalkan, Kami datangkan ganti yang lebih baik daripadanya, atau yang sebanding dengannya. Tidakkan engkau mengetahui bahawasanya Allah Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu? (Surah-surah 16:101 dan 2:106,108).

Pax hominibus
Back to top
View user's profile Send private message Send e-mail
ken



Joined: 15 Feb 2004
Posts: 260

PostPosted: Sun, 06-06-2004 5:31 am    Post subject: Reply with quote

wuihh seru !!!!

ahli kitab dari perguruan muslim datang. Jam ... saya rasa, anda tidak perlu repot2 meneliti seperti itu, karena hal2 spt itu tidak pernah luput dari ahli2 kitab kami. masak anda lbh cerdas dari ahli2 kami ? gak logika kan kalau anda lbh teliti dan lebih cerdas dibanding romo2 dan doktor2 gereja kami. Very Happy Very Happy Very Happy Very Happy Very Happy Very Happy

untuk permulaan, coba cari romo, tanya padanya, utk jadi romo itu perlu belajar berapa lama.
_________________
Pax Christi sit semper vobiscum
+++Ken+++
Back to top
View user's profile Send private message
April



Joined: 25 Jan 2004
Posts: 1375

PostPosted: Sun, 06-06-2004 2:34 pm    Post subject: Reply with quote

Heheh...

Intinya tetap sama ngga?
Yusuf dibawa ke Mesir?

Mo diliat dari sudut mana nih? Smile
Back to top
View user's profile Send private message
Display posts from previous:   
Post new topic   This topic is locked: you cannot edit posts or make replies.    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Forum Terbuka All times are GMT + 6 Hours
Goto page: Next
Page 1 of 14

Log in
Username: Password: Log me on automatically each visit

 
Jump to:  
You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot vote in polls in this forum


© Copyright Ekaristi Dot Org 2001 Running on phpBB really fast 2001, 2002 phpBB Group. Keluaran (Exodus) 20:1-17