FAQFAQ          Username: Password: Log me on automatically each visit

Dispensationalism, Israel dan Gereja    

 
Post new topic   Reply to topic    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Forum Terbuka
View previous topic :: View next topic  
Author Message
raydo12



Joined: 24 Oct 2005
Posts: 2585
Location: Jakarta

PostPosted: Mon, 21-04-2008 9:09 pm    Post subject: Dispensationalism, Israel dan Gereja Reply with quote

Terjemahan sangat-sangat bebas (jauh dari sempurna, tolong disempurnakan) dari situs fisheaters dgn beberapa pengurangan dan tambahan kalimat semoga bermanfaat :


Dispensationalism, Israel dan Gereja


Jutaan orang di Amerika melihat negara Israel sebagai sesuatu yang suci yang harus didukung dengan biaya berapapun termasuk pengorbanan jiwa, kedamaian dan keamanan negaranya sendiri. Orang-orang yang mengaku Kristen bahkan berkolaborasi dengan rencana membangun kembali "Bait Allah yg ketiga" di Yerusalem dan mengembalikan ritual pengorbanan hewan tanpa rasa sesal samasekali dengan kenyataan adanya mesjid disana dan pembunuhan manusia yang bakal terjadi. Mereka tidak menyadari samasekali apa yang mereka lakukan adalah penghinaan terhadap pengorbanan Yesus.

Gejala ini berkembang dari sebuah Teologi yang disebut "Dispensationalism" yang mengatakan bahwa Tuhan mempunyai satu rencana keselamatan untuk "etnik Yahudi" dan satu rencana lain untuk Gereja.

Latar belakang sejarah yang dipegang oleh penganut teologi ini adalah variasi dari berikut ini :

* Tuhan menjanjikan bangsa Yahudi kerajaan dunia yang diperintah oleh Mesias
* Mesias datang untuk menawarkan bangsa Yahudi kerajaan dunia yang menerapkan hukum Yahudi keseluruh negeri, tapi Yahudi menolak Dia, jadi janji tersebut ditunda.
* Tetapi Gereja berkembang, suatu konsekwensi yang tidak diharapkan dari kedatangan Mesias,dan Gereja menua atau berhenti sejenak sampai rencana Tuhan untuk Israel dimulai.
* Pada suatu waktu dari langit yang biru cerah dan tanpa tanda-tanda, Kristus akan datang membangkitkan (Rapture) Gereja
* Kedatangan Yesus ini akan diikuti dengan masa kesusahan besar (Tribulation) dan kedatangan AntiKristus
* Kemudian 144,000 orang Yahudi memberitakan Injil
* Setelah situasi memanas, pertempuran baik dan jahat (Battle of Armegeddon) dimulai
* Kristus akan datang ketigakalinya, yang akan segera merubah seluruh Israel
* Tuhan akan mendirikan Kerajaan Seribu Tahun dan mengikat setan. Untuk etnik Yahudi, kerajaan ini akan berada di bumi,dengan perintah yang seperti biasa dan dengan mengembalikan ritual pengorbanan hewan di bait Allah.
Untuk Gereja dengan anggotanya dan yang telah bangkit ke ke Yerusalem Surga, ditunda.
* Setan dikalahkan sementara waktu dan memberontak kembali
* Kristus datang kembali (ini yg ke 4 !) untuk Penghakiman Terakhir, lebih banyak yang dibangkitkan dan Surga dan Bumi Baru


Begitu banyak masalah yang terjadi dengan cara berpikir seperti ini dan sulit diketahui dimana akan dimulai.
Keterlibatan teologi dan politik dari kepercayaan bahwa etnik tertentu sudah dipilih Tuhan (bangsa terpilih), secara moral sungguh menjijikan dan membahayakan proses perdamaian. Bahwa Tuhan dalam sejarah melakukan hal itu melalui bangsa Ibrani, tetapi perjanjian ini tidak hanya suatu penghormatan tetapi suatu kewajiban moral dan salah satunya terbuka untuk semua manusia.
Perjanjian itu harus dimulai disesuatu tempat, tapi tidak dibatasi oleh asal usul hubungan keluarga. Keluarga adalah bagian pelengkap dari perjanjian sebagai anak-anak yang termasuk dalam janji-janji Perjanjian. Tetapi anak yang menjadi bagian perjanjian ini dapat menjadi dewasa dan meninggalkannya. Lihat kejadian 17:7-13 dan Kis 2:38-39, membantu menjelaskan mengapa orang Yahudi disunat dan orang Kristen di baptis.


Mari kita mulai bahas pemikiran bahwa Mesias datang, menawarkan kepada Yahudi kerajaan dunia, tetapi malahan mereka bunuh.

Bandingkan dengan yang dikatakan Yesus: "Kerajaan-Ku bukan dari dunia ini; jika Kerajaan-Ku dari dunia ini, pasti hamba-hamba-Ku telah melawan, supaya Aku jangan diserahkan kepada orang Yahudi, akan tetapi Kerajaan-Ku bukan dari sini." ( Yoh 18:36)


KerajaanNya bukan di dunia, tapi kerajaan spiritual.
Dengan mengatakan bahwa Kristus datang untuk menawarkan etnik Yahudi sebuah Kerajaan Dunia (yang pernah mereka tolak), bukan hanya racist tapi juga menyatakan Kristus telah gagal dan seorang penipu. Kristus tidak datang untuk mendirikan kerajaan dunia, Dia datang untuk menebus kita dengan Penderitaan dan DarahNya. Sebelum penyalibanNya, Dia berkata :


Yoh 12:25 Barangsiapa mencintai nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, tetapi barangsiapa tidak mencintai nyawanya di dunia ini, ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal.
Yoh 12:26 Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada, di situpun pelayan-Ku akan berada. Barangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa.
Yoh 12:27 Sekarang jiwa-Ku terharu dan apakah yang akan Kukatakan? Bapa, selamatkanlah Aku dari saat ini? Tidak, sebab untuk itulah Aku datang ke dalam saat ini.



Bebarapa orang Yahudi yang salah paham tentang sifat dasar Kerajaan yang diungkapkan para Nabi dahulu, telah dikoreksi oleh St. Paulus di dalam Kis 13:27 :

Sebab penduduk Yerusalem dan pemimpin-pemimpinnya tidak mengakui Yesus. Dengan menjatuhkan hukuman mati atas Dia, mereka menggenapi perkataan nabi-nabi yang dibacakan setiap hari Sabat.

Orang Yahudi seperti Paulus, Petrus, Matius, Stephanus dll sangat mengerti dan menerima Yesus dan tetap sebagai Israel. Yang lain menolak Dia, seperti perumpamaan yang dikisahkan di Matius 21:33-46 :

Adalah seorang tuan tanah membuka kebun anggur dan menanam pagar sekelilingnya. Ia menggali lobang tempat memeras anggur dan mendirikan menara jaga di dalam kebun itu. Kemudian ia menyewakan kebun itu kepada penggarap-penggarap lalu berangkat ke negeri lain.
Ketika hampir tiba musim petik, ia menyuruh hamba-hambanya kepada penggarap-penggarap itu untuk menerima hasil yang menjadi bagiannya.
Tetapi penggarap-penggarap itu menangkap hamba-hambanya itu: mereka memukul yang seorang, membunuh yang lain dan melempari yang lain pula dengan batu.
Kemudian tuan itu menyuruh pula hamba-hamba yang lain, lebih banyak dari pada yang semula, tetapi merekapun diperlakukan sama seperti kawan-kawan mereka.
Akhirnya ia menyuruh anaknya kepada mereka, katanya: Anakku akan mereka segani.
Tetapi ketika penggarap-penggarap itu melihat anaknya itu, mereka berkata seorang kepada yang lain: Ia adalah ahli waris, mari kita bunuh dia, supaya warisannya menjadi milik kita.
Mereka menangkapnya dan melemparkannya ke luar kebun anggur itu, lalu membunuhnya.
Maka apabila tuan kebun anggur itu datang, apakah yang akan dilakukannya dengan penggarap-penggarap itu?"
Kata mereka kepada-Nya: "Ia akan membinasakan orang-orang jahat itu dan kebun anggurnya akan disewakannya kepada penggarap-penggarap lain, yang akan menyerahkan hasilnya kepadanya pada waktunya."
Kata Yesus kepada mereka: "Belum pernahkah kamu baca dalam Kitab Suci: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita.
Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu.
Ketika imam-imam kepala dan orang-orang Farisi mendengar perumpamaan-perumpamaan Yesus, mereka mengerti, bahwa merekalah yang dimaksudkan-Nya.
Dan mereka berusaha untuk menangkap Dia, tetapi mereka takut kepada orang banyak, karena orang banyak itu menganggap Dia nabi.


Sungguh mengherankan ada sebagian orang Kristen yang tidak dapat mengerti Firman Tuhan yang sederhana ini.
Tanpa menyelidiki asal-usul dari paham ini mereka langsung mengambil kesimpulan dan ikut-ikutan memuja Israel dengan slogan "I Love Israel", Bintang David, Tabut Perjanjian, merasa afdol dengan bahasa Ibrani dll. Bahkan ada yang berusaha mencari-cari hubungan darah nenek moyangnya dengan bangsa Yahudi. Sungguh menyedihkan melihat domba-domba yang tidak mempunyai gembala ini, menjadi liar dan tersesat karena termakan propaganda "Made in USA is the Best"


Gereja adalah Israel

Apalagi yang dikatakan St.Paulus bahwa Gereja adalah Israel, sebagai benih Abraham juga ?


Galatia 3:7-29:
Jadi kamu lihat, bahwa mereka yang hidup dari iman, mereka itulah anak-anak Abraham. Dan Kitab Suci, yang sebelumnya mengetahui, bahwa Allah membenarkan orang-orang bukan Yahudi oleh karena iman, telah terlebih dahulu memberitakan Injil kepada Abraham: "Olehmu segala bangsa akan diberkati.Jadi mereka yang hidup dari iman, merekalah yang diberkati bersama-sama dengan Abraham yang beriman itu.

Karena semua orang, yang hidup dari pekerjaan hukum Taurat, berada di bawah kutuk. Sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang tidak setia melakukan segala sesuatu yang tertulis dalam kitab hukum Taurat." Dan bahwa tidak ada orang yang dibenarkan di hadapan Allah karena melakukan hukum Taurat adalah jelas, karena: "Orang yang benar akan hidup oleh iman." Tetapi dasar hukum Taurat bukanlah iman, melainkan siapa yang melakukannya, akan hidup karenanya. Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!". Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu.

Saudara-saudara, baiklah kupergunakan suatu contoh dari hidup sehari-hari. Suatu wasiat yang telah disahkan, sekalipun ia dari manusia, tidak dapat dibatalkan atau ditambahi oleh seorangpun. Adapun kepada Abraham diucapkan segala janji itu dan kepada keturunannya. Tidak dikatakan "kepada keturunan-keturunannya" seolah-olah dimaksud banyak orang, tetapi hanya satu orang: "dan kepada keturunanmu", yaitu Kristus.

Maksudku ialah: Janji yang sebelumnya telah disahkan Allah, tidak dapat dibatalkan oleh hukum Taurat, yang baru terbit empat ratus tiga puluh tahun kemudian, sehingga janji itu hilang kekuatannya.Sebab, jikalau apa yang ditentukan Allah berasal dari hukum Taurat, ia tidak berasal dari janji; tetapi justru oleh janjilah Allah telah menganugerahkan kasih karunia-Nya kepada Abraham. Kalau demikian, apakah maksudnya hukum Taurat? Ia ditambahkan oleh karena pelanggaran-pelanggaran--sampai datang keturunan yang dimaksud oleh janji itu--dan ia disampaikan dengan perantaraan malaikat-malaikat ke dalam tangan seorang pengantara.

Seorang pengantara bukan hanya mewakili satu orang saja, sedangkan Allah adalah satu. Kalau demikian, bertentangankah hukum Taurat dengan janji-janji Allah? Sekali-kali tidak. Sebab andaikata hukum Taurat diberikan sebagai sesuatu yang dapat menghidupkan, maka memang kebenaran berasal dari hukum Taurat. Tetapi Kitab Suci telah mengurung segala sesuatu di bawah kekuasaan dosa, supaya oleh karena iman dalam Yesus Kristus janji itu diberikan kepada mereka yang percaya. Sebelum iman itu datang kita berada di bawah pengawalan hukum Taurat, dan dikurung sampai iman itu telah dinyatakan.Jadi hukum Taurat adalah penuntun bagi kita sampai Kristus datang, supaya kita dibenarkan karena iman.

Sekarang iman itu telah datang, karena itu kita tidak berada lagi di bawah pengawasan penuntun. Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus.Karena kamu semua, yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenakan Kristus.
Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada laki-laki atau perempuan, karena kamu semua adalah satu di dalam Kristus Yesus.
Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah.


Perjanjian Tuhan tidak pernah dan tidak berdasarkan ras. Mereka yang bukan keturunan biologis Abraham juga diikutsertakan dalam perjanjian tsb. Kita baca dalam Alkitab perjanjian lama ketika Tuhan membuat perjanjian dengan Abraham, orang-orang bukan keturunan Abraham juga diikutsertakan :

Kel 12:48 Tetapi apabila seorang asing telah menetap padamu dan mau merayakan Paskah bagi TUHAN, maka setiap laki-laki yang bersama-sama dengan dia, wajiblah disunat; barulah ia boleh mendekat untuk merayakannya; ia akan dianggap sebagai orang asli. Tetapi tidak seorangpun yang tidak bersunat boleh memakannya.

Walaupun mengajak bangsa bangsa lain bukan tujuan dari Perjanjian Lama Israel, tapi semua dipersilahkan untuk ikut serta didalam Perjanjian tsb seperti sekarang semua dipersilahkan ikut dalam Perjanjian Baru dengan Kristus.

Setelah Kristus datang, Dia banyak berbicara tentang Yahudi, mereka yang mengaku Yahudi tapi bukan :

Why 2:9 Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmu--namun engkau kaya--dan fitnah mereka, yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian: sebaliknya mereka adalah jemaah Iblis.
Why 3:9 Lihatlah, beberapa orang dari jemaah Iblis, yaitu mereka yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian, melainkan berdusta, akan Kuserahkan kepadamu. Sesungguhnya Aku akan menyuruh mereka datang dan tersungkur di depan kakimu dan mengaku, bahwa Aku mengasihi engkau.

Yohanes Pembaptis juga memberikan tanda tentang Perjanjian Baru, dia mengatakan bahwa anak-anak Abraham tidak perlu dari keturunan genetik :

Mat 3:7-9 :
Tetapi waktu ia melihat banyak orang Farisi dan orang Saduki datang untuk dibaptis, berkatalah ia kepada mereka: "Hai kamu keturunan ular beludak. Siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan datang?
Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan. Dan janganlah mengira, bahwa kamu dapat mengatakan dalam hatimu : Abraham adalah bapa kami! Karena aku berkata kepadamu : Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini!

Apa yang dikatakan St. Paulus tentang perbandingan antara "anak darah-daging Abraham" dengan "anak Abraham yang dijanjikan" ?

Gal 4:21-31
Katakanlah kepadaku, hai kamu yang mau hidup di bawah hukum Taurat, tidakkah kamu mendengarkan hukum Taurat? Bukankah ada tertulis, bahwa Abraham mempunyai dua anak, seorang dari perempuan yang menjadi hambanya dan seorang dari perempuan yang merdeka? Tetapi anak dari perempuan yang menjadi hambanya itu diperanakkan menurut daging dan anak dari perempuan yang merdeka itu oleh karena janji.Ini adalah suatu kiasan. Sebab kedua perempuan itu adalah dua ketentuan Allah: yang satu berasal dari gunung Sinai dan melahirkan anak-anak perhambaan, itulah Hagar-- Hagar ialah gunung Sinai di tanah Arab--dan ia sama dengan Yerusalem yang sekarang, karena ia hidup dalam perhambaan dengan anak-anaknya.Tetapi Yerusalem sorgawi adalah perempuan yang merdeka, dan ialah ibu kita.Karena ada tertulis: "Bersukacitalah, hai si mandul yang tidak pernah melahirkan! Bergembira dan bersorak-sorailah, hai engkau yang tidak pernah menderita sakit bersalin! Sebab yang ditinggalkan suaminya akan mempunyai lebih banyak anak dari pada yang bersuami." Dan kamu, saudara-saudara, kamu sama seperti Ishak adalah anak-anak janji. Tetapi seperti dahulu, dia, yang diperanakkan menurut daging, menganiaya yang diperanakkan menurut Roh, demikian juga sekarang ini. Tetapi apa kata nas Kitab Suci? "Usirlah hamba perempuan itu beserta anaknya, sebab anak hamba perempuan itu tidak akan menjadi ahli waris bersama-sama dengan anak perempuan merdeka itu." Karena itu, saudara-saudara, kita bukanlah anak-anak hamba perempuan, melainkan anak-anak perempuan merdeka.


Mereka yang mengaku diri "anak darah daging Abraham" adalah mereka yang Kuilnya dihancurkan oleh pengadilanNya tahun 70 AD.

Kebenaran itu tetap sama seperti sekarang : Yesus Kristus, digambarkan sebelumnya di Perjanjian Lama dan diramalkan oleh para Nabi, Dia lah Tuhan, Jalan, Kebenaran dan Hidup

Roma 11:16-21
jikalau roti sulung adalah kudus, maka seluruh adonan juga kudus, dan jikalau akar adalah kudus, maka cabang-cabang juga kudus. Karena itu apabila beberapa cabang telah dipatahkan dan kamu sebagai tunas liar telah dicangkokkan di antaranya dan turut mendapat bagian dalam akar pohon zaitun yang penuh getah,janganlah kamu bermegah terhadap cabang-cabang itu! Jikalau kamu bermegah, ingatlah, bahwa bukan kamu yang menopang akar itu, melainkan akar itu yang menopang kamu. Mungkin kamu akan berkata: ada cabang-cabang yang dipatahkan, supaya aku dicangkokkan di antaranya sebagai tunas.Baiklah! Mereka dipatahkan karena ketidakpercayaan mereka, dan kamu tegak tercacak karena iman. Janganlah kamu sombong, tetapi takutlah! Sebab kalau Allah tidak menyayangkan cabang-cabang asli, Ia juga tidak akan menyayangkan kamu.


Cabang-cabang telah dicangkokkan dan cabang-cabang dipatahkan tetapi pohon tetap pohoh yang sama dan akarnya adalah Kristus !


Yesaya 11:1, 10-12
Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah.
Maka pada waktu itu taruk dari pangkal Isai akan berdiri sebagai panji-panji bagi bangsa-bangsa; dia akan dicari oleh suku-suku bangsa dan tempat kediamannya akan menjadi mulia.
Pada waktu itu Tuhan akan mengangkat pula tangan-Nya untuk menebus sisa-sisa umat-Nya yang tertinggal di Asyur dan di Mesir, di Patros, di Etiopia dan di Elam, di Sinear, di Hamat dan di pulau-pulau di laut.
Ia akan menaikkan suatu panji-panji bagi bangsa-bangsa, akan mengumpulkan orang-orang Israel yang terbuang, dan akan menghimpunkan orang-orang Yehuda yang terserak dari keempat penjuru bumi.



Bagaimana cabang-cabang yang dipatahkan itu dicangkokkan kembali ?

Rm 11:23 Tetapi merekapun akan dicangkokkan kembali, jika mereka tidak tetap dalam ketidakpercayaan mereka, sebab Allah berkuasa untuk mencangkokkan mereka kembali.

Cara yang sama seperti yang lain.

Meskipun demikian, ada lumayan banyak kelompok Protestan yang mempercayai bahwa Tuhan mempunyai satu rencana untuk etnik Yahudi dan satu rencana lain untuk orang Kristen. Mereka ini justru menyangkal salah satu ajaran dasar iman Kristen, kegagalan korban perjanjian lama dan perlunya pengorbanan Kristus untuk keselamatan.

Lebih jelas lagi dari apa yang dikatakan Nabi Yeremia :

Yeremia 31:31-34
Sesungguhnya, akan datang waktunya, demikianlah firman TUHAN, Aku akan mengadakan perjanjian baru dengan kaum Israel dan kaum Yehuda, bukan seperti perjanjian yang telah Kuadakan dengan nenek moyang mereka pada waktu Aku memegang tangan mereka untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir; perjanjian-Ku itu telah mereka ingkari, meskipun Aku menjadi tuan yang berkuasa atas mereka, demikianlah firman TUHAN.
Tetapi beginilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, demikianlah firman TUHAN: Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku. Dan tidak usah lagi orang mengajar sesamanya atau mengajar saudaranya dengan mengatakan: Kenallah TUHAN! Sebab mereka semua, besar kecil, akan mengenal Aku, demikianlah firman TUHAN, sebab Aku akan mengampuni kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa mereka."



....sekali lagi : Dengan siapa Perjanjian Baru ini dibuat ? ISRAEL
"Israel menurut daging" (Yahudi modern sekarang) dapat dicangkokkan kembali dengan cara yang sama seperti bangsa-bangsa lain, dicangkokkan kepada pohon spritual Israel melalui pertobatan, iman dan pembaptisan.


Politik dari kesesatan Teologi Dispensationalism

Gershon Salomon pendiri "Temple Mount Faithful" yang mempunyai misi mendirikan "Kuil Ketiga" di Yerusalem dalam rekamannya memohon dan meratap meminta bantuan orang-orang Kristen untuk membangun kembali "Kuil Ketiga" tsb. Berikut ini permintaannya :

"Tolong, bersama Israel dalam waktu yang menegangkan ini. Ini adalah saat kita diuji, bukan hanya untuk Israel. tapi untuk seluruh dunia. Jika kamu sekarang bersama gerakan "Temple Mount Faithful", ikut dalam perjuangan dan kampanye kami untuk membangun kembali rumah Tuhan, kalian akan bersama Tuhan, kalian akan ditebus bersama-sama Israel".


Gershon Salomon (kiri) dan Ron Graff kolaborator Kristen nya (kanan).


Orang Kristen adalah Israel Spriritual, tidak bisa ditebus bersama-sama Israel, orang Kristen ditebus oleh darah Kristus !
Kurban binatang yang diadakan kembali tidak membawa kebaikan bagi orang Kristen malahan akan menampar muka Yesus Kristus Tuhan kita. Tuhan sendiri telah meruntuhkan Kuil Yerusalem melalui orang Romawi tahun 70 AD, mengapa dengan alasan nama yang suci orang Kristen ingin membantu mendirikan kuil itu lagi ?
Apa yang akan dikatakan Yesus kepada murid-muridnya seandainya dia sekarang ada di dunia ? Apakah Dia akan mengatakan : "Ya, teruskan dan bantailah para muslim disana, mari mulailah perang dunia, bangun kembali Kuil yang aku peringatkan akan dihancurkan dan yang kenyataannya telah Aku hancurkan. Adakan kembali pengurbanan hewan sebagai penebus dosa. Aku berbohong waktu dulu Aku datang pertama kali, kerajaanKu memang di dunia ini ?"

Apakah kalian percaya Tuhan mengharapkan orang Kristen bekerjasama dengan kejahatan untuk memberikan jalan KedatanganNya ?
Mengapa orang Kristen harus melakukan kejahatan supaya kebaikan datang ? Ini suatu kegilaan yang sangat bodoh dan kacau.
Sementara para Zionist Protestan yang dipimpin oleh Gershon Salomon ini menyembah ISRAEL, keamanan negara Amerika dan dunia terancam oleh pendekatan politik "ISRAEL yang tidak dapat salah".
Kegilaan dispensationalism ini harus dihentikan !


Apa yang dikatakan Taurat ?

Kita simak apa yang dikatakan Rabbi Orthodox Yahudi tentang mereka sendiri.

Neturei Karta :
Sekarang ini, sangat disayangkan banyak orang Yahudi, bukan karena salah mereka, mengabaikan, dan gagal, mempraktekkan ajaran dasar iman mereka. Ini suatu bencana besar. Yang sangat menyolok adalah penyalahgunaan Judaisme yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak mengerti ini ketika berbicara dihadapan publik.

... kami menolak ideologi Zionisme, sebuah inovasi baru, yang mencoba memaksakan akhir pembuangan. Pembuangan kami dari Tanah Suci akan berakhir dengan mujizat pada waktu semua manusia bersatu dalam persaudaraan pelayanan kepada Pencipta.

Sebagai tambahan mengutuk kesesatan dari Zionisme, kami juga menolak politik agresi terhadap semua orang. Sekarang ini kekejaman tsb dilakukan dengan perlakuan yang sewenang-wenang terhadap bangsa Palestina. Kami menyatakan bahwa kebijaksanaan yang tidak manusiawi ini telah melanggar Taurat.

Silahkan kunjungi websites mereka: Jews Against Zionism, Jews Not Zionists, Neturei Karta, Not In My Name: Taking Action for a Just Peace in Israel and Palestine.
Note : walaupun Rabbi Yahudi ini menolak Zionisme, mereka menerima Talmud yang anti-Kristus


Tetapi, bukankah Tuhan sudah MENJANJIKAN sebuah Negeri untuk orang-orang Israel ?

Dan Dia menjanjikan itu sepeti tertulis di dalam Alkitab :

Yos 21:43-45
Jadi seluruh negeri itu diberikan TUHAN kepada orang Israel, yakni negeri yang dijanjikan-Nya dengan bersumpah untuk diberikan kepada nenek moyang mereka. Mereka menduduki negeri itu dan menetap di sana.
Dan TUHAN mengaruniakan kepada mereka keamanan ke segala penjuru, tepat seperti yang dijanjikan-Nya dengan bersumpah kepada nenek moyang mereka. Tidak ada seorangpun dari semua musuhnya yang tahan berdiri menghadapi mereka; semua musuhnya diserahkan TUHAN kepada mereka. Dari segala yang baik yang dijanjikan TUHAN kepada kaum Israel, tidak ada yang tidak dipenuhi; semuanya terpenuhi.

1Raj 8:56
"Terpujilah TUHAN yang memberikan tempat perhentian kepada umat-Nya Israel tepat seperti yang difirmankan-Nya; dari segala yang baik, yang telah dijanjikan-Nya dengan perantaraan Musa, hamba-Nya, tidak ada satupun yang tidak dipenuhi.

Neh 9:7-8
Engkaulah TUHAN, Allah yang telah memilih Abram dan membawanya keluar dari Ur-Kasdim dan memberikan kepadanya nama Abraham.
Engkau dapati bahwa hatinya setia terhadap-Mu dan Engkau mengikat perjanjian dengan dia untuk memberikan tanah orang Kanaan, tanah orang Het, tanah orang Amori, tanah orang Feris, tanah orang Yebus dan tanah orang Girgasi kepada keturunannya. Dan Engkau telah menepati janji-Mu, karena Engkau benar.



Tuhan sudah memenuhi janjiNya dengan memberikan negeri untuk orang Israel; tapi ketidak-taatan mereka yang akan mengakibatkan hilangnya negeri terjanji tersebut :

Ul 28:58....64
Jika engkau tidak melakukan dengan setia segala perkataan hukum Taurat yang tertulis dalam kitab ini,.....TUHAN akan menyerakkan engkau ke antara segala bangsa dari ujung bumi ke ujung bumi; di sanalah engkau akan beribadah kepada allah lain yang tidak dikenal olehmu ataupun oleh nenek moyangmu, yakni kepada kayu dan batu.


Mereka telah gagal, dan perjanjian yang tidak dapat dihapuskan yang membawa berkat melalui ketaatan, membawa kutukan melalui ketidak-taatan.
Seperti sebuah perkawinan, yang bagi Gereja adalah perjanjian yang permanen, tidak dapat dihapuskan. Seorang istri/suami yang melakukan pengkhianatan tidak dapat mengakhiri janji perkawinan tsb, dia dengan sengaja menempatkan dirinya dalam perpecahan dan menderita karena kutukan yang terjadi bersamaan dengan pelanggaran perjanjian. Perkawinan tetap ada walaupun dia tidak akan mendapat berkat lagi. Situasi inilah yang terjadi dengan Yudaisme modern : orang Yahudi telah dan dipanggil untuk taat dengan perjanjian yang telah digenapi oleh Yesus Kristus. Menolak Kristus berarti menolak perjanjian yang tidak dapat dihapuskan tersebut.


Kerajaan Tuhan, seperti yang telah ditunjukkan, adalah Kerajaan Surgawi, Tanah Terjanji di dalam Perjanjian Lama, yang telah hilang karena ketidaktaatan Israel, adalah bayangan dari suatu yang lebih besar yaitu Yerusalem Surgawi, Kerajaan Allah yang kita perlihatkan di dunia ini dalam masyarakat sosial dengan mengakui Kristus sebagai Raja.


Tapi, bukankah kembalinya orang Yahudi ke Palestina itu merupakan mujizat ?

Tidak ada mujizat Tuhan, tapi hasil dari rencana Lionel Rothschild dengan Lord Balfour dari Inggris. Negara Israel ini didirikan oleh orang-orang agnostik dan atheis.

Mungkinkah kembalinya Palestina ke tangan Yahudi merupakan tanda ? Bisa saja, tapi pembersihan etnik Palestina adalah kejahatan dan orang Kristen tidak dapat membayangkan untuk membantu hal itu. Tuhan dapat merubah kejahatan menjadi kebaikan, dan apa yang akan dilakukanNya dimasa yang akan datang, jika sisa Israel diselamatkan seperti yang diramalkan Bapa Gereja dan St. Paul, terserah Tuhan dan Tuhan sendiri yang akan menentukan. Sementara itu, kita tetap melaksana tugas dan panggilan kita sebagai seorang Kristen, menolak kejahatan dan memberitakan Injil kepada semua orang.


Bukankah pernyataan ini Anti-Yahudi ?


Jika pernyataan ini "Anti-Yahudi" dengan mengatakan Tuhan pencipta Langit dan Bumi dan segala yang kelihatan dan tak kelihatan prihatin dengan pembunuhan etnik Palestina, pencurian tanah mereka yang tidak bersalah, pengembalian ritual pembakaran hewan setelah PutraNya memberikan Pengorbanan terakhir, silahkan berkata demikian.


"No, no I say to you, it is impossible for a Christian to take part in anti-Semitism. It is inadmissible! Through Christ and in Christ we are spiritual progeny of Abraham. Spiritually, we are all Semites." (Pius XI speaking to a group of German pilgrims, September 20, 1938, quoted in Robert Martin "Spiritual Semites: Catholics and Jews during World War II", p. 18.)


Semua diundang kepada Bapa melalui Putra, yang hitam dan putih, merah dan kuning, Yahudi dan Itali, Arab dan Asia dan Afrika.

Tuhan mencintai kita semua. Amin




Catatan kaki :
1. Bangsa Arab juga orang Semit
2. Yesus juga mempunyai darah orang asing dari nenek moyangnya Tamar, Rahab, Ruth, Batsheba dll.
_________________
ora pro nobis. Sancta Dei Genitrix


Last edited by raydo12 on Mon, 21-04-2008 9:13 pm; edited 1 time in total
Back to top
View user's profile Send private message
staquinas



Joined: 14 Apr 2008
Posts: 1450
Location: Jakarta

PostPosted: Wed, 21-05-2008 9:46 am    Post subject: Reply with quote

Temanku mengatakan, dalam budaya Yahudi, ada banyak tradisi2 dan kepercayaan2 yang dilandaskan pada ajaran2 dan tradisi2 agama Yahudi. Ajaran Zionisme adalah murni ajaran Politik, kurang lebih dapat dikatakan sebagai "Nasionalisme Yahudi". Memiliki dasar2 ideologi berdasarkan kepercayaan umum dari Bangsa Yahudi, bahwa tanah air mereka adalah Eretz Yisrael. Walaupun dasar2 kepemilikan mereka atas Eretz Yisrael ini adalah berdasarkan pada kepercayaan agama Yahudi mengenai Tanah Terjanji, namun, dalam Zionisme, hal ini lebih berkaitan dengan budaya Yahudi yang memang sangat dipengaruhi oleh agama Yahudi daripada berkaitan dengan iman Agama Yahudi. Inilah sebabnya, walaupun ia seorang Katolik, ia juga mendukung kemerdekaan Israel, karena darah biru dan nasionalisme Yahudinya menuntut demikian.

Sehingga, kenapa Zionisme harus dikaitkan dengan Agama Yahudi??
Lagipula, kemerdekaan Israel akan tetap terjamin dengan atau tanpa dukungan dari para Dispensasionalis. Juga pernyataan Rabi Yahudi tersebut menunjukan bahwa ia adalah seorang Yahudi secara agama namun tidak memiliki nasionalisme Yahudi itu. Serta, Isreal tidak pernah melakukan "pembersihan" etnik Palestina. Justru bangsa Roma dan bangsa Arablah yang melakukan pembersihan etnik terhadap bangsa Yahudi dan penyiksaan serta pembantaian kepada umat Kristen di Eretz Yisrael.
Back to top
View user's profile Send private message
Tony
Evangelos


Joined: 20 Jan 2004
Posts: 4642
Location: Disini, ngga kelihatan apa?

PostPosted: Wed, 21-05-2008 12:56 pm    Post subject: Reply with quote

staquinas wrote:
Temanku mengatakan, dalam budaya Yahudi, ada banyak tradisi2 dan kepercayaan2 yang dilandaskan pada ajaran2 dan tradisi2 agama Yahudi. Ajaran Zionisme adalah murni ajaran Politik, kurang lebih dapat dikatakan sebagai "Nasionalisme Yahudi". Memiliki dasar2 ideologi berdasarkan kepercayaan umum dari Bangsa Yahudi, bahwa tanah air mereka adalah Eretz Yisrael. Walaupun dasar2 kepemilikan mereka atas Eretz Yisrael ini adalah berdasarkan pada kepercayaan agama Yahudi mengenai Tanah Terjanji, namun, dalam Zionisme, hal ini lebih berkaitan dengan budaya Yahudi yang memang sangat dipengaruhi oleh agama Yahudi daripada berkaitan dengan iman Agama Yahudi. Inilah sebabnya, walaupun ia seorang Katolik, ia juga mendukung kemerdekaan Israel, karena darah biru dan nasionalisme Yahudinya menuntut demikian.

Sehingga, kenapa Zionisme harus dikaitkan dengan Agama Yahudi??
Lagipula, kemerdekaan Israel akan tetap terjamin dengan atau tanpa dukungan dari para Dispensasionalis. Juga pernyataan Rabi Yahudi tersebut menunjukan bahwa ia adalah seorang Yahudi secara agama namun tidak memiliki nasionalisme Yahudi itu. Serta, Isreal tidak pernah melakukan "pembersihan" etnik Palestina. Justru bangsa Roma dan bangsa Arablah yang melakukan pembersihan etnik terhadap bangsa Yahudi dan penyiksaan serta pembantaian kepada umat Kristen di Eretz Yisrael.


Good job, dan kamu sangat kontekstual walaupun singkat.

Dunia kadang lupa di AS terdapat 65 jt Katolik yg tidak perduli dengan mellinialsm dan teologi protestan yg ingin mendukung Israel kemudian pemisahan antara Gereja dan Pemerintahan (separation of church and state). Sangat konyol bila ada yg ingin menghubungkan AS pro Israel karena teologi protestan. Konstitusi AS justru melarang dan UU AS tidak mudah dilecehkan. Sekali lagi mitos mengenai AS dan Israel telah menipu yg kurang faham dalam hukum AS ataupun geopolitik AS dan juga jumlah umat Katolik yg hanya 65 jt dari 290 jt.

Apakah tidak terpikirkan oleh yg begitu suka dengan mitos teologi pro Israel dan memiliki pandang anti israel, bahwa diseluruh dunia terdapat banyak sekali pendukung Israel dalam hal materi karena statistik juga membuktikan bahwa memang orang Yahudi pandai bisnis dan rata2 mereka berada diatas middle class dimana mereka TENTU akan mendukung Israel dan menyumbangkan dana. Lagipula Israel juga peng ekspor dan produksi ternak, sayur, buah, turisme, transportasi, industri, senjata, teknologi, pendidikan, kesehatan, keamanan dan jasa.
_________________
Salam dan doa
F A Q
It fails to show just how the world is divided. Evil stands for division against unity. In union with God and His miracles I see my self everyday in the mirror. I am a miracle that science still is at it's heels glancing up a vast yet unacceptable impossibility, a climb to faith. Science can't and will never explain God, for science is only capable in calculating the calculable. How is science to measure anything outside of time and space that started time and space, how is the created to measure the creator? Science is an apathy of one who seeks his heart and yet refuse to see it,
Tony B Mat 12:32 Jangan membohongi diri!
Indonesia Katolik -Terjemahan Baru   © Ekaristi dot Org
Matius  12:32Apabila seorang mengucapkan sesuatu menentang Anak Manusia, ia akan diampuni, tetapi jika ia menentang Roh Kudus, ia tidak akan diampuni, di dunia ini tidak, dan di dunia yang akan datangpun tidak.
Back to top
View user's profile Send private message
raydo12



Joined: 24 Oct 2005
Posts: 2585
Location: Jakarta

PostPosted: Wed, 21-05-2008 6:02 pm    Post subject: Reply with quote

staquinas wrote:

Serta, Isreal tidak pernah melakukan "pembersihan" etnik Palestina. Justru bangsa Roma dan bangsa Arablah yang melakukan pembersihan etnik terhadap bangsa Yahudi dan penyiksaan serta pembantaian kepada umat Kristen di Eretz Yisrael.


pembersihan oleh Israel :
Yos 11:22 Tidak ada lagi orang Enak ditinggalkan hidup di negeri orang Israel; hanya di Gaza, di Gat dan di Asdod masih ada yang tertinggal.

3,000 - 2,000
Early Bronze Age.Arrival and settlement of the Canaanites (3,000 - 2,500 BC)

ca. 1,250
Israelite conquest of Canaan.

http://www.palestine-net.com/history/bhist.html

pemilik asli nya adalah canaanite Shocked
_________________
ora pro nobis. Sancta Dei Genitrix
Back to top
View user's profile Send private message
staquinas



Joined: 14 Apr 2008
Posts: 1450
Location: Jakarta

PostPosted: Fri, 23-05-2008 2:53 pm    Post subject: Reply with quote

raydo12 wrote:
staquinas wrote:

Serta, Isreal tidak pernah melakukan "pembersihan" etnik Palestina. Justru bangsa Roma dan bangsa Arablah yang melakukan pembersihan etnik terhadap bangsa Yahudi dan penyiksaan serta pembantaian kepada umat Kristen di Eretz Yisrael.


pembersihan oleh Israel :
Yos 11:22 Tidak ada lagi orang Enak ditinggalkan hidup di negeri orang Israel; hanya di Gaza, di Gat dan di Asdod masih ada yang tertinggal.

3,000 - 2,000
Early Bronze Age.Arrival and settlement of the Canaanites (3,000 - 2,500 BC)

ca. 1,250
Israelite conquest of Canaan.

http://www.palestine-net.com/history/bhist.html

pemilik asli nya adalah canaanite Shocked


La, jadi kamu mau menggugat Allah?? Wong Allah yang menyuruh bangsa Yahudi menduduki Eretz Yisrael. Aku jadi bingung kamu ini Katolik atau Islam??

Kalo kamu ngotot mengatakan Israel merampas Eretz Yisrael dari orang Palestina, apa kamu tidak berpikir bahwa orang2 Palestina (Arab) pun merampas Eretz Yisrael dari orang Yahudi setelah mereka melemah akibat serangan bangsa Roma?? Kalo memang Palestina sah merampas Eretz Yisrael dari tangan orang Yahudi setelah mereka melemah, bukankah sah pula bila orang Yahudi mengambil kembali apa yang memang milik mereka ketika orang Palestina sudah melemah?? Kalo sekarang Israel tetap berdiri walau sudah dikeroyok oleh berbagai serangan negara Arab, kamu menuduh Amerika mendukung Israel secara buta, dengan bawa2 teori Dispen-dispun. Lantas, apa kamu tidak berpikir bahwa saat inipun Indonesia mendukung Palestina secara buta, tanpa mau melihat kenyataan sebenarnya di Eretz Yisrael. Wong Presiden kita aja belum pernah tinggal disana, atas dasar apa pemerintah bisa menuduh Israel dulu yang "menzolimi" Palestina?? Dukungan buta demi persaudaraan Islam...
Back to top
View user's profile Send private message
templar



Joined: 12 Jun 2009
Posts: 13

PostPosted: Mon, 15-06-2009 10:20 am    Post subject: Reply with quote

BANGSA YAHUDI ATAU BANGSA KHAZAR?

New York Times Menyatakan bahwa Yahudi Keturunan-Eropa adalah Palsu dan tidak memiliki hubungan darah kepada Ibrahim (Semit).

Fakta bahwa kebanyakan mereka yang menyebut dirinya Yahudi adalah bukan Yahudi (Rev. 2:9) dan tidak berhak mengakui wilayah Palestina dan tidak boleh menindas orang Palestina karena mereka tidak mempunyai hubungan genetik kepada Ibrahim, Ishaq dan Yakub. N.Y. Times dalam edisi tanggal 29 Oktober, 1996, memuat tulisan berjudul, "Scholars Debate Origins of Yiddish and the Migrations of Jews," menyatakan sbb:

"Membuka permasalahan ini yang merupakan pusat misteri mengenai asal-usul orang Yahudi Eropa Timur. Banyak sejarawan percaya bahwa hampir tidak cukup jumlah orang Yahudi di Eropa Barat yang bertanggungjawab atas jumlah penduduk yang kemudian tumbuh dengan pesat di Polandia, Lithuania, Ukraine dan wilayah yang berdekatan lainnya".

"Dengan merekonstruksi bahasa ibu Yiddish, ahli bahasa mengharapkan dapat menggambarkan alur migrasi Yahudi dan bahasanya dengan tepat yang tidak mungkin dilakukan sebelumnya".

Hal ini bahkan pernah disarankan berdasarkan bukti ilmu bahasa, bahwa Yahudi Eropa Timur sebagian besar bukan bagian diaspora dari Timur Tengah, akan tetapi berasal dari kelompok etnis lain yang memeluk agama Yahudi.

"...Seorang ahli bahasa baru-baru ini membuktikan bahwa bahasa Yiddish awalnya sebagai sebuah bahasa Slav yang 'lentur-relexified,' yang kosa katanya kebanyakan diganti dengan kata-kata bahasa Jerman.

"...Terlebih lagi kemelutnya adalah studi pembahasan demografis yang mengindikasikan bahwa selama masa Abad Pertengahan, orang Yahudi di Eropa Barat jumlahnya tidak lebih dari 25,000 sampai 35,000. Jumlah ini sulit untuk dicocokan dengan studi lain yang menunjukkan bahwa pada abad ke-17 di Eropa Timur terdapat ratusan ribu orang Yahudi.

"...Beberapa orang sarjana meyakini akar kata bahasa Yiddish, dan bahkan orang Yahudi Ashkenazi sendiri mempercayai bahwa akar bahasanya berasal dari timur. Dalam bukunya yang diterbitkan pada tahun 1976, The Thirteenth Tribe, Arthur Koestler memberikan usul yang mengejutkan, usul yang tidak pernah dianggap serius oleh para ahli bahasa, bahwa orang Yahudi Eropa Timur bukanlah keturunan Semit yang sebenarnya bahwa sebagian besar mereka merupakan keturunan bangsa Turki Khazars, yang pada abad pertengahan pindah ke dalam agama Yahudi secara massal (en masse).

"Baru-baru ini, disertasi kontroversial Koestler telah dihidupkan kembali dan diperluas kajiannya dalam sebuah buku berjudul, Yahudi Ashkenazi: seorang Turki-Slavia dalam Pencarian Identitas Yahudi (The Ashkenazic 'Jews': A Slavo-Turkic People in Search of a Jewish Identity ) (Slavica Publishers), pada tahun 1993 oleh Dr. Paul Wexler, seorang ahli bahasa pada Universitas Tel Aviv.

"Wexler mempergunakan satu rekonstruksi Bahasa Orang Yahudi untuk membuktikan bahwa awalnya sebagai sebuah bahasa Slavic yang sebahagian besar kosa katanya diganti dengan kata-kata bahasa Jerman. Bahkan selanjutnya dia berpendapat bahwa sebahagian besar Yahudi Ashkenazi adalah bangsa Slav dan Turki yang memeluk agama Yahudi yang kemudian bergabung dengan penduduk Yahudi Palestina yang sedikit jumlahnya yang berasal dari Diaspora."
_________________
Novus Ordo Seclorum


Last edited by templar on Mon, 15-06-2009 10:23 am; edited 1 time in total
Back to top
View user's profile Send private message
templar



Joined: 12 Jun 2009
Posts: 13

PostPosted: Mon, 15-06-2009 10:36 am    Post subject: Reply with quote

LANJUTAN...

Di samping ada Yahudi Khazar, ada pula kelompok Yahudi kulit hitam di Afrika - terutama di Ethiopia - yang disebut sebagai Falasha. Salah seorang tetua Yahudi Falasha bernama Baruch Tanga, yang dieksoduskan oleh pemerintah Israel lewat operasi Moses.

Jadi Yahudi Khazar (Ashkenazi) dan Yahudi Falasha ini tidak ada keterkaitan genetik sama sekali dengan ras Semit.

Tambahan informasi :
Pada tanggal 19 Agustus 1979 , Rabbi Joel Teitelbaum mati di New York . Dia mati pada pagi hari dan dikuburkan sore hari pada hari yang sama. Pemberitahuan yang sangat mendadak, namun 100,000 orang pria Yahudi datang pada saat penguburan. Sulit untuk dibayangkan, karena pemberitahuan yang mendadak itu lebih dari seratus ribuan orang lagi yang tidak dapat datang.
Satu bulan kemudian, pada tanggal 18 September, pengikutnya menaburkan bunga di tugu peringatan, dan dengan jalan memasang iklan dalam surat kabar "New York Times," yang jelas persannya di katakan untuk orang Yahudi. Iklan itu memuat pernyataan yang diantaranya dikutip, mengatakan:
"Dia adalah seorang pemimpin semua orang Yahudi dimana saja yang tidak perlu dipersoalkan lagi, yang tidak terjangkiti faham Zionis;"
Dan juga, dikutip: "Dengan keberaniannya yang sangat jarang pada masa kini, dia menyebut negara Zionist 'sebuah karya Setan ' , sebuah penghujatan dan penghinaan kepada Tuhan.' Menurutnya, menumpahkan darah untuk kepentingan negara Zionis adalah menjijikan."
_________________
Novus Ordo Seclorum
Back to top
View user's profile Send private message
Display posts from previous:   
Post new topic   Reply to topic    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Forum Terbuka All times are GMT + 6 Hours
Page 1 of 1

Log in
Username: Password: Log me on automatically each visit

 
Jump to:  
You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot vote in polls in this forum


© Copyright Ekaristi Dot Org 2001 Running on phpBB really fast 2001, 2002 phpBB Group. Keluaran (Exodus) 20:1-17