FAQFAQ          Username: Password: Log me on automatically each visit

Where i can find the Luther's thesis?    
Goto page: Previous

 
Post new topic   Reply to topic    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Forum Terbuka
View previous topic :: View next topic  
Author Message
- O -
Penghuni Ekaristi


Joined: 21 Jan 2004
Posts: 1876

PostPosted: Wed, 29-09-2004 12:18 pm    Post subject: Reply with quote

I'll read them Ketawa.

Meanwhile ini terjemahan 95 thesis-nya Luther.
Aku rasa point nomor 91 memperkuat argument Victor.

Disputation of Doctor Martin Luther on the Power and Efficacy of Indulgences by Dr. Martin Luther (1517)
Debat Doktor Martin Luther terhadap Kekuatan dan Keberhasilan Indulgensi Oleh Dr. Martin Luther (1517)
In the Name our Lord Jesus Christ. Amen.
1. Our Lord and Master Jesus Christ, when He said Poenitentiam agite, willed that the whole life of believers should be repentance.
Dalam Nama Tuhan Kita Yesus Kristus. Amin.
1. Tuhan dan Guru kita Yesus Kristus, ketika Ia berkata Poenitentiam agite, menginginkan agar seluruh hidup orang-orang yang percaya berubah / bertobat.
2. This word cannot be understood to mean sacramental penance, i.e., confession and satisfaction, which is administered by the priests.
2. Kata ini tidak boleh dimengerti mengacu kepada sakramen pengampunan dosa, atau, proses pengakuan dan pelepasan (dosa), yang diberikan oleh imam-imam.
3. Yet it means not inward repentance only; nay, there is no inward repentance which does not outwardly work divers mortifications of the flesh.
3. Dan tidak hanya mengacu pada pertobatan ke dalam saja; tidak, tidak ada pertobatan ke dalam yang ke arah luar tidak membuat daging merasa malu..
4. The penalty [of sin], therefore, continues so long as hatred of self continues; for this is the true inward repentance, and continues until our entrance into the kingdom of heaven.
4. Hukuman [dosa], karena itu, terus ada selama kebencian terhadap diri sendiri tetap ada; karena inilah pertobatan ke dalam yang sejati, dan terus berlanjut sampai kita masuk ke dalam kerajaan surga.
5. The pope does not intend to remit, and cannot remit any penalties other than those which he has imposed either by his own authority or by that of the Canons.
5. Paus tidak pernah bermaksud menghapuskan, dan tidak bisa menghapuskan hukuman apapun selain dari apa yang telah dijatuhkannya apakah dengan autoritas Paus sendiri atau dengan autoritas Kanon.
6. The pope cannot remit any guilt, except by declaring that it has been remitted by God and by assenting to God's remission; though, to be sure, he may grant remission in cases reserved to his judgment. If his right to grant remission in such cases were despised, the guilt would remain entirely unforgiven.
6. Paus tidak bisa menghapus kesalahan apapun, kecuali mengumumkan bahwa (semua dosa) sudah diampuni oleh Tuhan dan dengan meminta pengampunan Tuhan; terlebih dahulu (agar pasti), baru kemudian ia boleh memberikan pengampunan dalam kasus-kasus yang boleh diputuskannya. Bila hak Paus untuk memberikan pengampunan dalam hal-hal tertentu dipandang tidak layak, seluruh dosanya tetap tidak diampuni.
7. God remits guilt to no one whom He does not, at the same time, humble in all things and bring into subjection to His vicar, the priest.
7. Tuhan tidak memberikan pengampunan dosa kepada mereka yang, pada saat yang sama, tidak bersikap rendah hati dalam segala hal dan termasuk didalamnya para pengawal-Nya, yakni para imam.
8. The penitential canons are imposed only on the living, and, according to them, nothing should be imposed on the dying.
8. Kanon-kanon penitensi diberikan hanya kepada manusia yang masih hidup, dan, menurut kanon-kanon tersebut, tidak boleh diberikan kepada yang sudah meninggal.
9. Therefore the Holy Spirit in the pope is kind to us, because in his decrees he always makes exception of the article of death and of necessity.
9. Karenanya Roh Kudus yang tinggal di dalam paus sangatlah baik terhadap kita, karena dalam surat keputusannya ia (paus) selalu membuat pengecualian pada tulisan yang menyangkut kematian dan jika diperlukan.
10. Ignorant and wicked are the doings of those priests who, in the case of the dying, reserve canonical penances for purgatory.
10. Orang-orang menjadi jahat dan jauh dari Tuhan dikarenakan oleh perbuatan para imam yang, karena orang yang sudah meninggal, bisa menerima pengampunan dosa yang kanonik di api pencucian.
11. This changing of the canonical penalty to the penalty of purgatory is quite evidently one of the tares that were sown while the bishops slept.
11. Perubahan dari hukuman kanonik menjadi hukuman di api pencucian adalah satu bukti yang jelas dari kesalahan yang diajarkan ketika para uskup sedang tidur.
12. In former times the canonical penalties were imposed not after, but before absolution, as tests of true contrition.
12. Di waktu yang lampau hukuman kanonik tidak dilakukan setelah, tapi sebelum pengampunan dosa, untuk menguji kesungguhan penyesalan.
13. The dying are freed by death from all penalties; they are already dead to canonical rules, and have a right to be released from them.
13. Orang-orang yang telah meninggal telah dibebaskan oleh kematian dari semua hukuman; mereka telah mati bagi aturan-aturan kanonik, dan memiliki hak untuk dilepaskan dari aturan-aturan tersebut.
14. The imperfect health [of soul], that is to say, the imperfect love, of the dying brings with it, of necessity, great fear; and the smaller the love, the greater is the fear.
14. Kesehatan (jiwa) yang tidak sempurna, atau bisa dikatakan juga, cinta kasih yang tidak sempurna, yang dibawa oleh orang yang meninggal, akan berubah, menjadi ketakutan yang hebat; dan semakin sedikit cinta kasih yang dimilikinya, semakin besar ketakutannya.
15. This fear and horror is sufficient of itself alone (to say nothing of other things) to constitute the penalty of purgatory, since it is very near to the horror of despair.
15. Ketakutan dan kengerian ini sudah cukup dan hanya ini yang diperlukan (dan tidak perlu lagi yang lainnya) sehingga dapat dianggap sebagai hukuman di api pencucian, karena kedekatannya pada kengerian akan kebinasaan.
16. Hell, purgatory, and heaven seem to differ as do despair, almost-despair, and the assurance of safety.
16. Perbedaan antara Neraka, api pencucian, dan surga mirip seperti binasa, hampir-binasa dan pasti selamat.
17. With souls in purgatory it seems necessary that horror should grow less and love increase.
17. Jiwa-jiwa yang berada di dalam api pencucian seharusnya mengalami kengerian yang semakin berkurang dan kasih yang semakin bertambah..
18. It seems unproved, either by reason or Scripture, that they are outside the state of merit, that is to say, of increasing love.
18. Masih belum bisa dibuktikan, entah dengan penjelasan maupun dengan Alkitab, bahwa mereka (orang-orang di api pencucian) berada dalam kondisi diluar merit, yaitu dengan kasih yang terus menerus bertambah.
19. Again, it seems unproved that they, or at least that all of them, are certain or assured of their own blessedness, though we may be quite certain of it.
19. Sekali lagi, belum bisa dibuktikan bahwa mereka, atau setidaknya mereka semua, bisa merasa pasti atau yakin bahwa mereka selalu berada dalam kondisi terberkati, meskipun kita bisa sangat yakin akan hal ini.
20. Therefore by "full remission of all penalties" the pope means not actually "of all," but only of those imposed by himself.
20. Karenanya dengan menyatakan “pengampunan penuh terhadap semua hukuman” paus tidak bermaksud menyatakan “semuanya” tapi hanya yang dilakukan oleh orang tersebut.
21. Therefore those preachers of indulgences are in error, who say that by the pope's indulgences a man is freed from every penalty, and saved;
21. Karenanya mereka yang mengajarkan indulgensi telah melakukan kesalahan, ketika mengatakan bahwa dengan indulgensi dari paus, seorang manusia bisa dibebaskan dan semua hukuman, dan akan selamat;
22. Whereas he remits to souls in purgatory no penalty which, according to the canons, they would have had to pay in this life.
22. Mengingat bahwa ia memberikan pengampunan kepada jiwa-jiwa di api pencucian dengan tanpa memberikan hukuman padahal, menurut kanon, mereka seharusnya membayar (dosa-dosanya) selama mereka masih hidup.
23. If it is at all possible to grant to any one the remission of all penalties whatsoever, it is certain that this remission can be granted only to the most perfect, that is, to the very fewest.
23. Jadi kalau penghapusan semua hukuman bisa diberikan kepada semua orang, pastilah bahwa penghapusan hukuman ini hanya bisa diberikan kepada golongan yang paling sempurna, dan jumlahnya sangat sedikit.
24. It must needs be, therefore, that the greater part of the people are deceived by that indiscriminate and highsounding promise of release from penalty.
24. Karenanya, mayoritas manusia telah ditipu dengan diskriminasi dan janji-janji yang muluk terhadap pembebasan dari hukuman.
25. The power which the pope has, in a general way, over purgatory, is just like the power which any bishop or curate has, in a special way, within his own diocese or parish.
25. Kuasa yang dimiliki oleh paus, terhadap api pencucian, dalam hal yang general, adalah kuasa yang juga dimiliki oleh semua uskup, dalam bentuk yang khusus, di tiap-tiap keuskupan atau parokinya sendiri.
26. The pope does well when he grants remission to souls [in purgatory], not by the power of the keys (which he does not possess), but by way of intercession.
26. Paus sudah melakukan hal yang benar ketika ia memberikan pengampunan bagi jiwa-jiwa [di api pencucian], dengan tidak menggunakan kuasa dari ‘kunci-kunci’ (yang sebenarnya tidak dimilikinya), melainkan dengan cara perantaraan.
27. They preach man who say that so soon as the penny jingles into the money-box, the soul flies out [of purgatory].
27. Mereka mengajar orang dengan berkata bahwa ketika uang penny berdenting dalam kotak uang, seketika itu juga jiwanya dibebaskan [dari api pencucian].
28. It is certain that when the penny jingles into the money-box, gain and avarice can be increased, but the result of the intercession of the Church is in the power of God alone.
28. Yang pasti adalah ketika uang penny berdenting di dalam kotak uang, keuntungan dan ketamakan bisa semakin meningkat, tapi sebenarnya keberhasilan perantaraan oleh Gereja terletak hanya dalam kuasa Tuhan saja.
29. Who knows whether all the souls in purgatory wish to be bought out of it, as in the legend of Sts. Severinus and Paschal.
29. Siapa yang tahu dengan pasti bahwa semua jiwa yang berada di api pencucian ingin ditebus keluar dengan uang, seperti dalam legenda Sts. Severinus dan Paschal.
30. No one is sure that his own contrition is sincere; much less that he has attained full remission.
30. Tidak satu orangpun bisa yakin bahwa penyesalan dirinya benar-benar tulus; sama tidak yakinnya bahwa ia sudah mendapatkan pengampunan penuh.
31. Rare as is the man that is truly penitent, so rare is also the man who truly buys indulgences, i.e., such men are most rare.
31. Orang yang benar-benar bertobat sangat jarang ditemui, sama jarangnya juga orang yang benar-benar hanya membeli indulgensi, i.e., orang-orang seperti ini paling jarang ditemukan.
32. They will be condemned eternally, together with their teachers, who believe themselves sure of their salvation because they have letters of pardon.
32. Mereka akan dibuang untuk selamanya, beserta dengan guru-guru yang mengajar mereka, yang percaya bahwa mereka pasti menerima keselamatan karena mereka mempunyai surat pengampunan (dosa).
33. Men must be on their guard against those who say that the pope's pardons are that inestimable gift of God by which man is reconciled to Him;
33. Setiap orang harus waspada terhadap mereka yang mengatakan bahwa pengampunan paus adalah berkah yang tidak ternilai yang berasal dari Tuhan yang dengannya manusia bisa kembali bergabung dengan Dia;
34. For these "graces of pardon" concern only the penalties of sacramental satisfaction, and these are appointed by man.
34. Karena “rahmat pengampunan” seperti ini hanya berlaku pada hukuman dari kepuasan sacramental saja, dan semuanya diadakan oleh manusia.
35. They preach no Christian doctrine who teach that contrition is not necessary in those who intend to buy souls out of purgatory or to buy confessionalia.
35. Mereka tidak mengajarkan satupun doktrin Kristen dengan mengajarkan bahwa orang-orang yang ingin membeli jiwa-jiwa keluar dari api pencucian atau membeli pengakuan tidak perlu melakukan penyesalan.
36. Every truly repentant Christian has a right to full remission of penalty and guilt, even without letters of pardon.
36. Semua orang Kristen yang benar-benar menyesal (atas dosa-dosanya) memiliki hak untuk mendapatkan pengampunan penuh terhadap hukuman dan kesalahannya, meskipun tanpa surat pengampunan.
37. Every true Christian, whether living or dead, has part in all the blessings of Christ and the Church; and this is granted him by God, even without letters of pardon.
37. Semua orang Kristen sejati, hidup atau mati, berbagian di dalam rahmat Kristus dan Gereja; dan ini diberikan kepadanya oleh Tuhan, meskipun tanpa surat pengampunan.
38. Nevertheless, the remission and participation [in the blessings of the Church] which are granted by the pope are in no way to be despised, for they are, as I have said, the declaration of divine remission.
38. Meskipun demikian, pengampunan dan partisipasi [di dalam rahmat Gereja] yang diberikan oleh paus sama sekali tidak boleh dipandang rendah, karena, seperti yang telah saya katakan, adalah deklarasi dari pengampunan surgawi.
39. It is most difficult, even for the very keenest theologians, at one and the same time to commend to the people the abundance of pardons and [the need of] true contrition.
39. Yang paling sulit adalah, bagi theolog yang paling hebat sekalipun, ketika pada saat yang bersamaan memberikan kepada seseorang pengampunan yang melimpah ruah dan [perlunya] penyesalan sejati.
40. True contrition seeks and loves penalties, but liberal pardons only relax penalties and cause them to be hated, or at least, furnish an occasion [for hating them].
40. Penyesalan sejati mencari dan suka akan hukuman, namun pengampunan yang didapatkan dengan mudah hanya akan memperingan hukuman dan membuat mereka dibenci, atau paling sedikit,memberikan peluang [untuk membenci mereka].
41. Apostolic pardons are to be preached with caution, lest the people may falsely think them preferable to other good works of love.
41. Pemberian pengampunan apostolic harus dijelaskan dengan hati-hati, jika tidak, orang orang bisa dengan salah berpikir bahwa mereka telah melakukan model karya cinta kasih yang lain.
42. Christians are to be taught that the pope does not intend the buying of pardons to be compared in any way to works of mercy.
42. Orang-orang Kristen harus diajarkan bahwa paus tidak ingin pembelian pengampunan dengan cara apapun dibandingkan dengan perbuatan cinta kasih.
43. Christians are to be taught that he who gives to the poor or lends to the needy does a better work than buying pardons;
43. Orang-orang Kristen harus diajarkan bahwa mereka yang memberi sedekah kepada orang miskin atau meminjamkan pada orang yang membutuhkan telah melakukan hal yang lebih baik daripada membeli pengampunan;
44. Because love grows by works of love, and man becomes better; but by pardons man does not grow better, only more free from penalty.
44. Karena cinta kasih bertumbuh lewat perbuatan, sehingga seorang manusia bisa menjadi lebih baik lagi, tapi dengan pengampunan seseorang tidak bisa bertumbuh, hanya lebih terbebas dari hukuman.
45. Christians are to be taught that he who sees a man in need, and passes him by, and gives [his money] for pardons, purchases not the indulgences of the pope, but the indignation of God.
45. Orang-orang Kristen harus diajarkan bahwa mereka yang melihat orang yang membutuhkan, ketika mereka melewatinya, dan kemudian memberi [uangnya kepada mereka] untuk mendapatkan pengampunan, telah membeli bukan hanya indulgensi dari paus, tapi juga telah meredakan amarah Tuhan.
46. Christians are to be taught that unless they have more than they need, they are bound to keep back what is necessary for their own families, and by no means to squander it on pardons.
46. Orang-orang Kristen harus diajarkan bahwa kecuali mereka telah memiliki lebih daripada yang mereka butuhkan, mereka berkewajiban untuk menyimpan apa-apa yang perlu bagi keluarga mereka sendiri, dan tidak menyia-nyiakannya untuk mendapatkan pengampunan.
47. Christians are to be taught that the buying of pardons is a matter of free will, and not of commandment.
47. Orang-orang Kristen harus diajarkan bahwa membeli pengampunan adalah suatu kebebasan dan bukanlah perintah/keharusan.
48. Christians are to be taught that the pope, in granting pardons, needs, and therefore desires, their devout prayer for him more than the money they bring.
48. Orang-orang Kristen harus diajarkan bahwa paus, ketika memberikan pengampunan, membutuhkan dan juga menginginkan, doa tulus mereka bagi dirinya lebih daripada uang yang mereka bawa.
49. Christians are to be taught that the pope's pardons are useful, if they do not put their trust in them; but altogether harmful, if through them they lose their fear of God.
49. Orang-orang Kristen harus diajarkan bahwa pengampunan paus hanya berguna, bila mereka tidak meletakkan kepercayaan mereka padanya (paus);dan juga berbahaya, kalau melalui mereka (para paus) mereka kehilangan ketakutannya kepada Tuhan.
50. Christians are to be taught that if the pope knew the exactions of the pardon-preachers, he would rather that St. Peter's church should go to ashes, than that it should be built up with the skin, flesh and bones of his sheep.
50. Orang-orang Kristen harus diajarkan bahwa kalau paus sudah mengerti dengan tepat ajaran tentang pengampunan, ia harus merasa lebih baik gereja St. Petrus menjadi abu, daripada harus dibangun dari kulit, daging dan tulang domba-dombanya (paus).
51. Christians are to be taught that it would be the pope's wish, as it is his duty, to give of his own money to very many of those from whom certain hawkers of pardons cajole money, even though the church of St. Peter might have to be sold.
51. Orang-orang Kristen harus diajarkan bahwa adalah keinginan dari paus, dan juga adalah kewajibanya, untuk memberikan uang miliknya sendiri bagi mereka-mereka yang justru dimintai uang oleh beberapa penjual pengampunan, meskipun untuk itu gereja St. Petrus harus dijual.
52. The assurance of salvation by letters of pardon is vain, even though the commissary, nay, even though the pope himself, were to stake his soul upon it.
52. Kepastian keselamatan melalui surat pengampunan adalah kesia-siaan, meskipun para pejabat gereja, tidak, meskipun sang paus sendiri, mempertaruhkan nyawanya diatasnya.
53. They are enemies of Christ and of the pope, who bid the Word of God be altogether silent in some Churches, in order that pardons may be preached in others.
53. Ada banyak musuh Kristus dan juga paus, yang bertaruh bahwa Firman Tuhan harus berhenti dikabarkan di beberapa Gereja, supaya pengampunan bisa diajarkan di gereja-gereja lainnya.
54. Injury is done the Word of God when, in the same sermon, an equal or a longer time is spent on pardons than on this Word.
54. Firman Tuhan telah dilukai ketika, dalam satu khotbah, diberikan porsi waktu yang sama atau lebih panjang untuk membicarakan pengampunan daripada Firman Tuhan itu sendiri.
55. It must be the intention of the pope that if pardons, which are a very small thing, are celebrated with one bell, with single processions and ceremonies, then the Gospel, which is the very greatest thing, should be preached with a hundred bells, a hundred processions, a hundred ceremonies.
55. Paus pasti punya maksud tertentu kalau pengampunan, yang adalah hal yang remeh, dirayakan dengan satu bunyi bel, dengan satu arak-arakan dan satu upacara, sedangkan pewartaan Injil, yang adalah hal yang paling penting,seharusnya dibacakan dengan seratus bunyi bel, seratus arak-arakan dan seratus upacara.
56. The "treasures of the Church," out of which the pope. grants indulgences, are not sufficiently named or known among the people of Christ.
56. “Harta milik Gereja,” yang daripadanya paus memberikan indulgensi-indulgensi, adalah suatu istilah yang tidak layak dan juga tidak dikenal diantara para pengikut Kristus.
57. That they are not temporal treasures is certainly evident, for many of the vendors do not pour out such treasures so easily, but only gather them.
57. Sudah terbukti bahwa indulgensi-indulgensi tersebut bukanlah harta yang bersifat sementara, namun demikian banyak penjual tidak membagikan hartanya tersebut dengan gampang, mereka malahan hanya mengumpulkannya saja.
58. Nor are they the merits of Christ and the Saints, for even without the pope, these always work grace for the inner man, and the cross, death, and hell for the outward man.
58. Indulgensi juga bukan hadiah dari Kristus dan para Kudus, karena tanpa paus pun, indulgensi-indulgensi selalu merupakan rahmat karena usaha bagi manusia batiniah, dan salib, kematian dan neraka bagi manusia lahiriah.
59. St. Lawrence said that the treasures of the Church were the Church's poor, but he spoke according to the usage of the word in his own time.
59. St. Lawrence mengatakan bahwa harta dari Gereja adalah kemiskinan Gereja, tapi ia berbicara sesuai dengan keperluan dan kondisinya saat itu.
60. Without rashness we say that the keys of the Church, given by Christ's merit, are that treasure;
60. Tanpa takabur kita bisa berkata bahwa kunci-kunci Gereja, yang diberikan oleh Kristus, adalah harta yang telah disebutkan tadi;
61. For it is clear that for the remission of penalties and of reserved cases, the power of the pope is of itself sufficient.
61. Karena jelas bahwa untuk penghapusan hukuman dan beberapa kasus lain, kuasa yang dimiliki paus sudah cukup.
62. The true treasure of the Church is the Most Holy Gospel of the glory and the grace of God.
62. Harta sesungguhnya dari Gereja adalah Kabar kemenangan (Kristus) yang Paling Suci dan rahmat dari Tuhan.
63. But this treasure is naturally most odious, for it makes the first to be last.
63. Tapi harta ini secara natural paling menjijikkan, karena membuat yang pertama menjadi yang terakhir.
64. On the other hand, the treasure of indulgences is naturally most acceptable, for it makes the last to be first.
64. Di sisi lain, harta indulgensi secara natural paling bisa diterima, karena membuat yang terakhir menjadi yang pertama.
65. Therefore the treasures of the Gospel are nets with which they formerly were wont to fish for men of riches.
65. Karenanya harta Pewartaan Injil adalah jala yang dulu biasanya digunakan untuk menjaring orang-orang kaya (rohani).
66. The treasures of the indulgences are nets with which they now fish for the riches of men.
66. Harta indulgensi adalah jala yang sekarang digunakan untuk menjala kekayaan manusia.
67. The indulgences which the preachers cry as the "greatest graces" are known to be truly such, in so far as they promote gain.
67. Indulgensi yang ditangiskan oleh para pengkhotbah sebagai “rahmat yang terbesar” benar-benar dikenal seperti demikian, tapi sejauh mereka menghasilkan keuntungan.
68. Yet they are in truth the very smallest graces compared with the grace of God and the piety of the Cross.
68. Meskipun sebenarnya indulgensi adalah karunia yang sangat kecil bila dibandingkan dengan karunia Tuhan dan keteladanan Salib.
69. Bishops and curates are bound to admit the commissaries of apostolic pardons, with all reverence.
69. Para Uskup dan para pemimpin terikat untuk mengakui kepemimpinan dari pengampunan apostolic, dengan penuh hormat.
70. But still more are they bound to strain all their eyes and attend with all their ears, lest these men preach their own dreams instead of the commission of the pope.
70. Tapi mereka lebih tertarik untuk membelalakkan mata mereka dan memperhatikan dengan telinga mereka, biarlah orang-orang ini mengajarkan mimpi-mimpi mereka sendiri dan bukan perintah dari paus.
71. He who speaks against the truth of apostolic pardons, let him be anathema and accursed!
71. Mereka yang berkata-kata melawan pengampunan apostolic yang sejati, biarlah ia di-anathema-kan dan dikutuk!
72. But he who guards against the lust and license of the pardon-preachers, let him be blessed!
72. Tapi mereka yang menjaga nafsunya serta para pengajar pengampunan yang resmi, biarlah mereka diberkati!
73. The pope justly thunders against those who, by any art, contrive the injury of the traffic in pardons.
73. Paus dengan adil bersuara dengan keras melawan mereka yang, dengan cara bagaimanapun, berencana untuk menghalangi orang yang ingin mendapatkan pengampunan.
74. But much more does he intend to thunder against those who use the pretext of pardons to contrive the injury of holy love and truth.
74. Tapi ia tidak berniat untuk bersuara keras melawan mereka yang berencana untuk melukai cinta yang suci dan kebenaran dengan memakai pengampunan sebagai kedok.
75. To think the papal pardons so great that they could absolve a man even if he had committed an impossible sin and violated the Mother of God -- this is madness.
75. Berpikir bahwa pengampunan-pengampunan paus adalah demikian hebatnya sehingga mereka dapat membebaskan seseorang meskipun ia telah melakukan dosa yang tidak terpikirkan dan menghina Ibu Tuhan – adalah suatu kegilaan.
76. We say, on the contrary, that the papal pardons are not able to remove the very least of venial sins, so far as its guilt is concerned.
76. Kami berkata, sebaliknya, bahwa pengampunan paus tidak bisa menghilangkan sedikitpun dosa-dosa yang ringan, sejauh kita berbicara tentang kesalahan itu sendiri.
77. It is said that even St. Peter, if he were now Pope, could not bestow greater graces; this is blasphemy against St. Peter and against the pope.
77. Dikatakan bahwa bahkan St. Petrus sekalipun, kalaupun ia menjadi Paus sekarang, tidak bisa memberikan karunia (lain) yang lebih besar; ini adalah penghujatan melawan St. Petrus dan melawan paus.
78. We say, on the contrary, that even the present pope, and any pope at all, has greater graces at his disposal; to wit, the Gospel, powers, gifts of healing, etc., as it is written in I. Corinthians xii.
78. Kami berkata, sebaliknya, bahwa paus sekarang pun, dan paus-paus yang mana pun, mampu memberikan karunia yang lebih besar, (dengan bergurau) yaitu, Injil, kuasa-kuasa, karunia untuk menyembuhkan, dll., seperti yang ditulis di 1 Korintus xii.
79. To say that the cross, emblazoned with the papal arms, which is set up [by the preachers of indulgences], is of equal worth with the Cross of Christ, is blasphemy.
79. Dengan berkata bahwa salib, yang dihiasi dengan tangan paus, yang dipakukan disana (dengan ajaran-ajaran tentang indulgensi), adalah sama berharganya dengan Salib Kristus, adalah penghujatan.
80. The bishops, curates and theologians who allow such talk to be spread among the people, will have an account to render.
80. Para uskup, pemimpin dan theolog yang mengijinkan ajaran seperti ini disebarkan kepada orang-orang, sebenarnya telah ikut ambil bagian didalamnya.
81. This unbridled preaching of pardons makes it no easy matter, even for learned men, to rescue the reverence due to the pope from slander, or even from the shrewd questionings of the laity.
81. Ajaran tentang pengampunan yang tidak terkendali seperti ini bukanlah hal yang gampang untuk dijelaskan, bahkan bagi orang yang sudah pernah belajar, untuk menyelamatkan kehormatan paus dari hinaan, bahkan menjawab pertanyaan yang tajam dari orang-orang awam.
82. To wit: -- "Why does not the pope empty purgatory, for the sake of holy love and of the dire need of the souls that are there, if he redeems an infinite number of souls for the sake of miserable money with which to build a Church? The former reasons would be most just; the latter is most trivial."
82. Dengan bergurau: --“Mengapa paus tidak mengosongkan api pencucian, dengan menggunakan cinta yang tulus sebagai alasan dan karena jiwa-jiwa yang ada disana mengalami kengerian yang amat besar, ataukah ia menyelamatkan jiwa-jiwa dalam jumlah yang tidak terhitung hanya untuk mendapatkan uang untuk membangun sebuah Gereja ? Alasan yang pertama lebih adil; yang kedua paling remeh.
83. Again: -- "Why are mortuary and anniversary masses for the dead continued, and why does he not return or permit the withdrawal of the endowments founded on their behalf, since it is wrong to pray for the redeemed?"
83. Lagi: -- “Mengapa tetap ada kunjungan ke makam dan upacara peringatan terhadap orang mati, dan mengapa ia tidak mengembalikan atau mengijinkan sumbangan ditarik kembali, karena dilarang untuk berdoa bagi orang yang sudah diampuni dosanya ?”
84. Again: -- "What is this new piety of God and the pope, that for money they allow a man who is impious and their enemy to buy out of purgatory the pious soul of a friend of God, and do not rather, because of that pious and beloved soul's own need, free it for pure love's sake?"
84. Lagi: -- “Apakah yang dimaksud dengan kerahiman baru dari Tuhan dan paus ini, sehingga untuk uang mereka mengijinkan seseorang yang tidak mengenal Tuhan dan para musuh mereka untuk membeli jiwa orang-orang yang saleh yang berkenan pada Tuhan dari api pencucian, dan bukan karena, keinginan dan kelayakan dari jiwa-jiwa yang saleh itu sendiri, mengapa tidak membebaskan jiwa-jiwa tersebut demi cinta kasih yang tulus ?”
85. Again: -- "Why are the penitential canons long since in actual fact and through disuse abrogated and dead, now satisfied by the granting of indulgences, as though they were still alive and in force?"
85. Lagi: -- “Mengapa kanon-kanon tentang penitensi sejak lama tidak dipakai dan karenanya dicabut dan mati, sekarang kembali diyakini dengan pemberian indulgensi, seolah olah (kanon-kanon) itu tetap hidup dan berlaku ?”
86. Again: -- "Why does not the pope, whose wealth is to-day greater than the riches of the richest, build just this one church of St. Peter with his own money, rather than with the money of poor believers?"
86. Lagi: -- “Mengapa paus, yang kehidupannya lebih makmur daripada orang-orang yang paling kaya, hanya membangun satu gereja dengan uangnya sendiri yaitu Gereja St. Petrus, dibandingkan dengan (jumlah gereja) yang dibangun dengan uang orang-orang miskin yang percaya ?”
87. Again: -- "What is it that the pope remits, and what participation does he grant to those who, by perfect contrition, have a right to full remission and participation?"
87. Lagi: -- “Apakah sebenarnya yang dihapuskan oleh paus, dan bagaimana ia berperan (dengan memberikan karunia) terhadap mereka yang, dengan penyesalan yang sempurna, sebenarnya sudah berhak untuk menerima pengampunan penuh dan kembali berpartisipasi (dalam gereja) ?”
88. Again: -- "What greater blessing could come to the Church than if the pope were to do a hundred times a day what he now does once, and bestow on every believer these remissions and participations?"
88. Lagi: -- “Berkat apakah yang dimiliki Gereja yang lebih besar daripada jika paus melakukan seratus kali sehari apa yang sekarang hanya ia lakukan sekali (sehari), dan mengaruniakan kepada setiap orang yang percaya, pengampunan-pengampunan dan kesempatan untuk kembali berpartisipasi (dalam gereja) ?”
89. "Since the pope, by his pardons, seeks the salvation of souls rather than money, why does he suspend the indulgences and pardons granted heretofore, since these have equal efficacy?"
89. “Karena paus, melalui pengampunan-pengampunan yang diberikannya, ingin mengusahakan keselamatan jiwa-jiwa dan bukan karena uang, lalu mengapa ia menangguhkan (pemberian) indulgensi dan pengampunan sampai sekarang, padahal semuanya (pengampunan-pengampunan tersebut) memiliki manfaat yang sama ?”
90. To repress these arguments and scruples of the laity by force alone, and not to resolve them by giving reasons, is to expose the Church and the pope to the ridicule of their enemies, and to make Christians unhappy.
90. Untuk menekan pertanyaan-pertanyaan dan keberatan-keberatan kaum awam seperti ini hanya dengan mengandalkan kekuatan (Gereja) saja, dan tidak berusaha memecahkannya dengan memberikan alas an (yang masuk akal), sama saja dengan membuat Gereja dan paus sebagai bahan ejekan, dan membuat orang-orang Kristen merasa tidak senang.
91. If, therefore, pardons were preached according to the spirit and mind of the pope, all these doubts would be readily resolved; nay, they would not exist.
91. Dan, jika saja, semua pengampunan diajarkan sesuai dengan semangat dan pikiran dari paus, maka semua keraguan ini akan terselesaikan; tidak, semuanya tidak akan pernah ada.
92. Away, then, with all those prophets who say to the people of Christ, "Peace, peace," and there is no peace!
92. Malah sebaliknya, kemudian, meskipun semua rasul itu berkata kepada pengikut Kristus, “Damai, damai,” dan ternyata tidak ada kedamaian!
93. Blessed be all those prophets who say to the people of Christ, "Cross, cross," and there is no cross!
93. Terberkatilah semua rasul itu yang berkata kepada pengikut Kristus, “Salib, salib,” dan ternyata tidak ada salib!
94. Christians are to be exhorted that they be diligent in following Christ, their Head, through penalties, deaths, and hell;
94. Orang-orang Kristen harus didesak supaya mereka mengikuti Kristus, sang Kepala, dengan tekun, melalui hukuman-hukuman, kematian, dan neraka;
95. And thus be confident of entering into heaven rather through many tribulations, than through the assurance of peace.
95. Sehingga mereka bisa yakin akan masuk ke dalam surga melalui banyak pencobaan, daripada melalui kedamaian.
Back to top
View user's profile Send private message Yahoo Messenger
Display posts from previous:   
Post new topic   Reply to topic    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Forum Terbuka All times are GMT + 6 Hours
Goto page: Previous
Page 2 of 2

Log in
Username: Password: Log me on automatically each visit

 
Jump to:  
You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot vote in polls in this forum


© Copyright Ekaristi Dot Org 2001 Running on phpBB really fast 2001, 2002 phpBB Group. Keluaran (Exodus) 20:1-17