FAQFAQ          Username: Password: Log me on automatically each visit

Suami Selingkuh    
Goto page: Next

 
Post new topic   Reply to topic    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Keluarga Katolik yg sehat dan sejahtera
View previous topic :: View next topic  
Author Message
Imabe



Joined: 30 Sep 2010
Posts: 1

PostPosted: Thu, 30-09-2010 11:07 am    Post subject: Suami Selingkuh Reply with quote

Dear all,

Saya join di ekaristi, karena saya ada masalah keluarga, dan ingin minta advice dari rekan-rekan seiman.
Karena saya tidak mau sembarangan minta advice, karena saya sadar saran yg tidak pas atau tidak baik, malah dapat menambah / memperkeruh masalah.

Saya baru menikah sekitar 2 tahun lalu, dan dikaruniai putra 1. Sekitar pertengahan tahun yang lalu suami saya diharuskan dari kerjaannya utk training & research di luar kota. Menurut ceritanya dia mendapat partner seorang perempuan (A) dari luar kota.

Singkat cerita, beberapa waktu lalu, tanpa sengaja saya mendapatkan akses ke email suami saya. Karena didorong rasa penasaran saya buka email suami saya, dan mendapati:

Akhir tahun lalu dia mengirimkan email ke seorang perempuan (B), yang isinya pujian atas penampilannya hari itu.

Kuartal pertama tahun ini dia mengirimkan email ke perempuan A yang isinya foto-foto suami saya yg telah dia edit, dalam berbagai pose. Foto-foto tsb diambil dalam kurun waktu yang berbeda. Di foto yang satu, dia tulis "beberapa bulan sebelum kita bertemu", di foto yang lain "beberapa hari sebelum kita berangkat", dsb (tidak wajar kan seorang pria menikah mengirimkan email yg isinya foto-foto dia saja, ke perempuan lain. Bahkan foto-foto yang diambil sebelum bertemu perempuan tsb).

Dan baru beberapa hari yang lalu, dia mendapat email dari perempuan A, menanyakan kabarnya. Saat itu saya masih berusaha positif thinking.

2 Hari setelahnya, si perempuan mengirimkan email lagi, yang berisikan kata-kata sayang dan cinta, yang menanyakan kabarnya (hari itu juga, facebook nya dia ubah settingnya, tampilan status married nya dia hide, wall nya dia protect, sehingga orang tidak bisa tulis).

Dear all,
Sebelum email-email perempuan A, saya masih berusaha tegar dan menyakinkan diri, bahwa foto yang dikirim suami saya mungkin hanya untuk menunjukkan kemampuannya dalam me-design foto.
Dan sejak itu saya berusaha introspeksi diri, dan memperbaiki hubungan. Dengan menambah intensitas komunikasi, meski sedang sibuk-sibuknya bekerja. Kembali mengucapkan kata-kata mesra, dsb.

Namun setelah membaca email dari perempuan A tsb, rasanya dunia mau runtuh. Sakit dan sedih sekali rasanya.

Tapi saya tidak ingin membalas perbuatannya, saya tidak ingin mencaci makinya. Karena jika saya lakukan hal-hal tersebut, saya tidak akan ada bedanya dengannya, dan yang terutama, sama saja dengan sadar saya menyakiti anak saya sendiri.

Dear all,

Saya juga ingin apa yang sedang saya alami ini membuat saya berkembang secara mental dan rohani.

Namun setiap saya mengingat semuanya, saya tidak sanggup menahan air mata. Saya tidak bisa konsen kerja. Jika melihat anak yang masih kecil, rasanya sedih tak tertahankan.

Dear all,

Desember tahun ini perempuan A akan datang ke Jakarta dan tinggal selama sebulan.
Please advice...

Thanks a lot for your support.
Back to top
View user's profile Send private message
perdhana_soekarta



Joined: 15 Feb 2007
Posts: 130

PostPosted: Thu, 30-09-2010 3:58 pm    Post subject: Reply with quote

mencintai bukan berarti diam, mencintai bukan berarti menipu diri sendiri.

jangan terjebak dengan sikap suka menyakiti diri sendiri, tapi persatukan semua penderitaan , suka dan duka dalam Misa Kudus, kalo bisa malah ikut misa harian juga.

jika kamu bersabar, maka kiranya kamu bersabar dalam Kristus dan untuk Kristus. jika kamu menegur orang , tegurlah dalam kasih dan demi kasih.

berdoalah selalu, dan ketika prasangaka buruk yg masih belom jelas kebenaran nya itu datang ... berdoalah Bapa Kami, Salam Maria, dan doakanlah suami mu, juga si A. (untuk memupuk sikap hati yg benar, kalo sampe harus ketemu dengan si A.... muka mu bisa memancarkan kasih bukan kebencian ...)

membuka apa yg bukan menjadi hak kamu juga bukan sebuah pembenaran, kamu toh juga gak suka kalo ada yg buka-2 email kamu.... keterbukaan di dalam hubungan sangat penting ... jangan akhirnya jadi kucing-2an.

saya juga kiranya akan berdoa buat kehidupan rumah tangga kalian .... semoga tali kasih perkawinan di perkuat, janji-2 perkawinan terus di perbaharui dalam kasih.
_________________
“Without love, deeds, even the most brilliant, count as nothing.” St. Therese of Lisieux
Back to top
View user's profile Send private message Send e-mail
shmily
Penghuni Ekaristi


Joined: 26 Oct 2005
Posts: 3664
Location: Ekaristi.org

PostPosted: Fri, 01-10-2010 7:37 am    Post subject: Reply with quote

Saya pikir apa yang anda lakukan tidak akan menolong untuk memperbaiki situasi. Perlu ada cara yang bijaksana untuk memberitahukan atau memberi sinyal kepadanya bahwa anda mengetahui sesuatu.

Seandainya kecurigaanmu benar, apa yang anda lakukan bisa jadi justru membuat dia besar kepala dan merasa masih bebas melakukan apa yang ia lakukan saat ini dengan teman perempuannya.

cara memberitahu tidak perlu membuka diri bahwa anda membaca E-mailnya, tetapi dengan pertanyaan2 sederhana, seperti : "Apakah menurutmu kamu bisa jatuh cinta lagi dan melupakan aku dan anak kita ?", atau "aku mencintaimu dan anak kita, kuharap, dalam nama Tuhan, tidak ada apa pun yang mencuri kebahagiaan dalam keluarga kecil kita ini. bukankah kamu setuju ?".. itu contoh kecil mungkin anda bisa lebih kreatif, sehingga terbuka suatu komunikasi positif. Lihat bagaimana sikapnya, dan jangan memaksakan dialog ke arah suatu tudingan terbuka.

ada hal lain yang perlu anda pertimbangkan :

1. memberi perhatian yang berlebihan dan tidak wajar, bisa menimbulkan perasaan tidak nyaman dan justru bisa menciptakan atmosfir yang kurang baik untuk membuka komunikasi. Jadi lakukan secara wajar tetapi bermakna. misal: sesekali mengajak makan siang bersama, sesekali mengajak makan malam bersama, ajak nonton bareng sehabis pulang kerja atau weekend bila memang ada kesempatan itu. Anda tidak perlu setiap saat menelpon seperti radar yang memastikan target tetap dalam jangkauan. Lakukan secara wajar..
beri pelukan dan ciuman setiap kali anda mengantarnya pergi ke kantor, dan lakukan hal yang sama bila bertemunya setelah pulang kantor. akan sangat baik bila kelekatan anda dengan suami anda diketahui oleh rekan-rekan kerjanya. bila ada kesempatan mengundang rekan-rekan kerjanya makan bersama di rumah anda, khususnya bila ada event tertentu yang perlu dirayakan. jalinlah pertemanan dengan teman-teman kantornya, dan juga atasannya (mungkin saja kelak who knows mereka juga bisa membantu anda secara langsung atau tidak langsung)

2. Perhatian dan kasih sayang terhadap anak jangan sampai lalai karena perhatian anda tercurah untuk kecurigaan anda akan perbuatan suami anda. Tunjukkan kedekatan anda dan anak dihadapan suami. Ajak suami terlibat dalam kegembiraan bersama anak. Sesekali bertamasya bersama, atau pergi bersama ke tempat kakek nenek sambil membawa anak kalian. Biarkan ia merasakan kenyamanan berkesinambungan di tengah keluarga. Ajak berdoa bersama di malam hari sebelum kalian tidur.. dan ucapkan doamu dengan suara lirih tetapi jelas terdengar. khususnya untuk keutuhan dan kesejahteraan keluarga.

3. Bila anda menemukan semakin banyak ketidakwajaran sebuah hubungan pertemanan kantor antara suami anda dengan seorang wanita teman kerjanya dan semakin agresif dan intens. Maka mungkin sinyal yang anda berikan kurang kuat, bukan karena anda kurang berusaha tetapi karena kebebalan hatinya.. maka bila ini terjadi, cari waktu yang tepat untuk menyampaikan kekhawatiran dan kegaulan perasaan anda kepada suami anda. Mungkin sekali ia menolak berbicara mengenai hal itu atau malah marah. Lain waktu, cobalah untuk ke-2 kalinya..dan jika suami anda kembali marah atau tidak tertarik membahas topik itu, itu artinya ia telah menutup diri, anda membutuhkan pihak ke-3 untuk membantu anda, sehingga pesan anda sungguh-sungguh di dengar dan di tanggapi. Orang ke-3 itu adalah seorang konselor atau seorang yang anda berdua khususnya suami anda segani dan hormati, bisa dari pihak keluarganya atau dari seseorang yang kalian berdua kenal sebagai panutan, atau mungkin juga romo paroki yang dulu memberi kalian sakramen pernikahan (saya berasumsi anda berdua Katolik).

Lalu lihat perkembangan, apakah ada tanda-tanda ia menjauhi anda atau justru berusaha mengungkapkan penyesalannya dan berniat untuk memperbaiki hubungan. semakin ia menjauh itu artinya ia semakin mengeraskan hatinya.. anda tidak perlu terlalu nafsu mendesaknya, karena sesuatu yang dipaksakan hasilnya pun tidak akan sesuai dengan harapan. Jangan berbalik memusuhi dia, tetapi memang anda perlu bersabar melayani dia dalam kesesakan anda. ada beberapa cerita yang pernah saya temui, dimana seorang isteri berhasil meluluhkan hati suaminya dan meninggalkan selingkuhannya karena tergerak melihat ketulusan cinta sang isteri yang tidak ia temui dalam pribadi selingkuhannya.

Ada cara lain yang sulit dan mengandung resiko yang bisa juga dilakukan [walaupun ini bukan favorit saya dalam memberi saran], yaitu mencari tahu siapa perempuan yang berperan membuat isu dalam rumah tangga anda dan menemuinya. cara ini kadang berhasil tetapi kadang juga membuat masalah semakin runyam terutama apabila suami anda ternyata benar-benar menyukai wanita itu. Dan Jika anda termasuk orang yang emosional maka sebaiknya saran ini tidak dilakukan. Karena akan menambah beban anda.
Kunjungi wanita itu, dan mintalah baik-baik untuk tidak berhubungan dengan suami anda lagi, katakan "jika anda seorang wanita dengan seorang bayi berumur 2 tahun, anda akan memahami tindakan saya ini dan mengharapkan hal yang sama." Jika wanita itu tahu, bahwa anda cukup dekat atau mengenal teman-teman kantor suaminya dan atasannya, mungkin ia juga akan mempertimbangkan hal ini bila ia tetap ingin berhubungan lebih dari seorang teman kerja dengan suami anda.

Jika sudah mulai ada perbaikan dalam komunikasi atau hubungan paska kejadian tersebut, anda dan suami anda perlu berkonsultasi dengan seorang konselor pernikahan atau mungkin romo atau mungkin bisa ikut semacam retret seperti Marriage Encounter, karena sisa-sisa permasalahan itu masih ada dan perlu benar2 dibersihkan hingga ke akar2nya.

Jika anda masih ragu tentang apa yang akan lakukan, sebaiknya anda segera mencari pertolongan seorang konselor atau seorang romo paroki atau seorang panutan yang anda dan ia segani.

untuk sementara itu dulu

May God bless your steps and protect your children..
_________________
Salam dan doa
F A Q Belajar Bersama Kanon 7 Sakramen

Psalms 119:159 See how I love your precepts, LORD; in your kindness give me life.
Back to top
View user's profile Send private message
Yolie



Joined: 10 Mar 2007
Posts: 1931

PostPosted: Sat, 02-10-2010 2:09 pm    Post subject: Reply with quote

Cari tahu hobby suamimu dan arahkan pada kegiatan tsb dan temani dia.

Jaga penampilanmu, bukan bersolek apalagi berlebihan, tapi jaga kesehatan sehingga kamu tetap segar dan menarik.

Tenangkan dirimu dan jangan takut kalau kamu akan kehilangan suamimu, karena dia bukan "milikmu".

Carilah kelebihan2mu, bukan fisik tapi hal2 yang unik dalam dirimu dan kembangkan menjadi citramu / pribadimu.

Kemungkinan suamimu, sebetulnya hanya membutuhkan seorang teman/sahabat yang tidak ada dalam dirimu, atau sudah luntur karena kesibukanmu dengan si kecil.

Dari tulisan2mu: suamimu membutuhkan orang yang memuji dirinya dan mengaguminya. Wanita itu kebetulan punya interest yang sama dengan suamimu (partner kerja).

Berbahagialah, kalau kamu bukan wanita itu. Amien.

Doa Damai St. Franciscus Assisi mungkin akan menolongmu. Amien.

Yolie
_________________
Don't you know, that I love you so much.
Back to top
View user's profile Send private message
Assisi



Joined: 17 Jul 2010
Posts: 1600
Location: Dioecesis Surabayanus

PostPosted: Sat, 02-10-2010 10:15 pm    Post subject: Re: Suami Selingkuh Reply with quote

Imabe wrote:


Namun setelah membaca email dari perempuan A tsb, rasanya dunia mau runtuh. Sakit dan sedih sekali rasanya.

Tapi saya tidak ingin membalas perbuatannya, saya tidak ingin mencaci makinya. Karena jika saya lakukan hal-hal tersebut, saya tidak akan ada bedanya dengannya, dan yang terutama, sama saja dengan sadar saya menyakiti anak saya sendiri.

Dear all,

Saya juga ingin apa yang sedang saya alami ini membuat saya berkembang secara mental dan rohani.

Namun setiap saya mengingat semuanya, saya tidak sanggup menahan air mata. Saya tidak bisa konsen kerja. Jika melihat anak yang masih kecil, rasanya sedih tak tertahankan.



Sy masih kuliah jd tidak brani kasi saran banyak2 utk masalah rmh tangga


Saran sy cuma :

Jalan Kristus adalah jalan salib

Kristus ingin menunjukkan bahwa Ia mencintai anda

Jika engkau mencintai Kristus menderitalah bersama Kristus

Suami bs meninggalkan, tetapi Kristus tidak pernah..

Sering2 mengaku dosa terutama sebelum Misa kudus..

Banyak berdoa lebih2 adorasi di depan Maha Kudus

Katakan :

Yesus Tuhanku, aku mencintaimu, aku merindukan saat2 pribadi bersama Engkau

beri aku kekuatan pada salibMu, biarlah aku memikul salib bersama Engkau

jamahlah suamiku dengan kekuatan kasihMu jika itu memang kehendakMu

biarlah kehendakMu yg terjadi

Seorang Katolik adalah Laskar Salib Kristus, tak akan menyerah dan siap memikul salib bersamaNya
Back to top
View user's profile Send private message Send e-mail
hwijaya



Joined: 05 Feb 2008
Posts: 1409
Location: USA

PostPosted: Tue, 05-10-2010 5:03 am    Post subject: Reply with quote

Saran shmily diatas sangat baik, sedikit tambahan:

Cari akar masalah suami ada perhatian ke wanita lain. Saya tidak membaca (mungkin kelewat) ada selingkuhan fisik suami anda dgn wanita itu.. jadi mungkin tidak terlalu parah & moga-moga tidak terjadi...

Hadirkan suasana waktu anda dulu pacaran - maksudnya kalau ada tempat-tempat nostalgia dulu, mungkin dapat dikunjungi. Tujuannya supaya membangkitkan cinta anda berdua (terutama suami) seperti waktu pacaran dulu.

Selain usaha, juga banyak berdoa - ora et labora. Nanti saya doakan juga utk keutuhan keluargamu.
Back to top
View user's profile Send private message
Reksa



Joined: 18 Nov 2010
Posts: 3

PostPosted: Thu, 18-11-2010 9:18 pm    Post subject: Reply with quote

Dear All,

Mbak.. saya bisa merasakan apa yang anda rasakan... tetapi semuanya itu jangan mbak terus pikirkan... mungkin solusi yang terbaik adalah menanyakan langsung dengan suami anda, bisa jadi apa yang mbak pikirkan itu benar selingkuh atau ternyata... hanya prasangka. Jangan kecewa melihat suami anda seperti itu...

Sedikit sharing: (Anda tidak sendiri)
Saya (suami) pun pernah mengalami istri saya digoda sama pastor, malah pastornya ngomong sayang2an lewat sms sama istri saya dan suatu saat datang kerumah lalu cium kening istri saya dan bilang kangen (pas saya lagi kerja). memang pada awalnya istri saya tidak cerita, tapi saya tau ada yang tidak beres. Kalo model kayak saya mbak, saya mau labrak itu pastor... tapi saya taunya terlambat.. Smile istri saya sudah cerita sama saya duluan, saya jadi kasihan ama istri saya. Terus saya paksa deh dia cerita kenapa semua bisa begini. Ternyata awalnya istri saya duluan yang mulai sms-an ama tu pastor, eh mungkin pastor itu kesepian lama2 ditanggapin serius deh. Awalnya saya sudah bilang ke istri saya jgn2 coba2 sms yang nda perlu.... akhirnya yah gitu dech... untungnya belum lari ke hal yang lebih dalam Smile.

Sebenarnya salah satu faktor orang mau selingkuh mbak adalah kesepian, itu yang dialami istri saya, karena saya sering pulang malem. Akhirnya saya usahain punya waktu ama istri saya, yah mau nda mau saya yang harus mengusahakan... Smile Tapi kalo ketemu tu pastor mau gw jotossss... toss.. toss... Ketawa

Saran saya mbak tanyain suami mbak, tanyain baek2... mulai khabarnya hari ini sampai email yang ada di komputernya. Jangan sekali2 singgung tentang perempuan itu / perselingkuhan. Lihat dan dengarkan apa yang dikatakan suami anda... yah siapa tahu bisa membuat lebih baek...

Gitu aja dech... GBU.
Back to top
View user's profile Send private message
Assisi



Joined: 17 Jul 2010
Posts: 1600
Location: Dioecesis Surabayanus

PostPosted: Fri, 19-11-2010 1:29 am    Post subject: Reply with quote

Reksa wrote:


Sedikit sharing: (Anda tidak sendiri)
Saya (suami) pun pernah mengalami istri saya digoda sama pastor, malah pastornya ngomong sayang2an lewat sms sama istri saya dan suatu saat datang kerumah lalu cium kening istri saya dan bilang kangen (pas saya lagi kerja). memang pada awalnya istri saya tidak cerita, tapi saya tau ada yang tidak beres. Kalo model kayak saya mbak, saya mau labrak itu pastor... tapi saya taunya terlambat.. Smile istri saya sudah cerita sama saya duluan, saya jadi kasihan ama istri saya. Terus saya paksa deh dia cerita kenapa semua bisa begini. Ternyata awalnya istri saya duluan yang mulai sms-an ama tu pastor, eh mungkin pastor itu kesepian lama2 ditanggapin serius deh. Awalnya saya sudah bilang ke istri saya jgn2 coba2 sms yang nda perlu.... akhirnya yah gitu dech... untungnya belum lari ke hal yang lebih dalam Smile.



Pastor kesepian?? Pastor macam apa yg tidak punya hubungan erat dgn Kristus??

Ini jelas salah dan sudah kelewat batas.

Saran sy pastor itu segera dilaporkan ke Uskup Diosesan setempat.

Biar Uskup segera menyelidiki dan bertindak.
_________________
"Semoga engkau mencari Kristus. Semoga engkau menemukan Kristus. Semoga engkau mencintai Kristus. Ini adalah tiga tahap yang sangat jelas. Apakah engkau telah mencoba paling tidak mulai dengan tahap yang pertama?"
------St.Josemaria Escriva------


Last edited by Assisi on Fri, 19-11-2010 1:30 am; edited 1 time in total
Back to top
View user's profile Send private message Send e-mail
shmily
Penghuni Ekaristi


Joined: 26 Oct 2005
Posts: 3664
Location: Ekaristi.org

PostPosted: Sat, 20-11-2010 10:36 am    Post subject: Reply with quote

Menyedihkan ya membaca cerita Reksa bila itu memang benar..

bisa dilaporkan ke Keuskupan atau bisa dilaporkan ke Tarekat, ordo atau kongregasi-nya, supaya bisa dikenakan sanksi..
_________________
Salam dan doa
F A Q Belajar Bersama Kanon 7 Sakramen

Psalms 119:159 See how I love your precepts, LORD; in your kindness give me life.
Back to top
View user's profile Send private message
Reksa



Joined: 18 Nov 2010
Posts: 3

PostPosted: Wed, 01-12-2010 12:07 am    Post subject: Reply with quote

Dear all,

saya tidak mengada-ada cerita saya... memang saya sendiri pun tidak menyangka bahwa akan jadi hal demikian. Tapi untuk sekarang ini saya dengan istri saya sepakat untuk tidak terlalu menggembor2kan masalah tersebut. Yang membuat saya gelo adalah pastor tersebut juga saya pernah sukai, orangnya tegas dan berwibawa, tapi ya.. sapa sangka ternyata bisa juga kena dengan hal demikian.

Tetapi sebelum semua masalah ini terungkap, pastor tersebut sudah dipindah tugaskan. Saya juga pertama tidak mengerti kenapa pastor tersebut kok dipindahkan ke kota lain, padahal saya suka. Tapi mungkin Tuhan punya maksud sendiri akan rencana tersebut, yah tanpa saya sadari setelah kepindahan pastor tersebut ternyata jadi berkat buat saya dan istri saya Ketawa.

Saya memang sering mendoakan istri saya, apalagi kalo tiap malam, saya sering terbangun terus perasaan saya hanya ingin berdoa dan membaca alkitab, meskipun saya ngantuk, tapi saya paksa. Yah puji Tuhan saya sungguh bersyukur bahwa Tuhan punya rencana yang indah. Dari semua hikmah ini, hanya 1 senjata yang paling ampuh untuk mengatasi masalah keluarga, yaitu hanya pasrah dengan doa dan mengasihi pasangan kita walaupun kita nda suka. Tuhan pasti denger kok dan salah salah pasangan pasti berubah untuk lebih baek, contohnya saya sendiri Smile. Jika pasangan sudah terlanjur selingkuh atau lagi proses selingkuh, anda sebagai orang katolik baiknya instropeksi diri dan minta ampun sama Tuhan Yesus, jangan mengotot anda paling benar... kadang kesalahan terbesar terdapat dalam diri anda sendiri. Amin.

Maaf kepanjangan sharingnya Smile
Mungkin itu saja, terima kasih. GBU.
Back to top
View user's profile Send private message
Display posts from previous:   
Post new topic   Reply to topic    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Keluarga Katolik yg sehat dan sejahtera All times are GMT + 6 Hours
Goto page: Next
Page 1 of 2

Log in
Username: Password: Log me on automatically each visit

 
Jump to:  
You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot vote in polls in this forum


© Copyright Ekaristi Dot Org 2001 Running on phpBB really fast 2001, 2002 phpBB Group. Keluaran (Exodus) 20:1-17