FAQFAQ          Username: Password: Log me on automatically each visit

Kolekte: wajib?    
Goto page: Next

 
Post new topic   Reply to topic    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Ruang Pengetahuan Dasar Iman Katolik
View previous topic :: View next topic  
Author Message
staquinas



Joined: 14 Apr 2008
Posts: 1450
Location: Jakarta

PostPosted: Sun, 03-06-2012 12:17 pm    Post subject: Kolekte: wajib? Reply with quote

Apakah kolekte pada saat misa itu wajib bagi semua orang?

Kalo wajib, apa patokan dari banyaknya jumlah yang diberikan? Atau ada patokan yang berbeda2 buat anak kecil, anak muda dan orang tua?

Apakah berdosa kalau tidak memberi?
_________________
Q. Why then would the Protestants have the church to be invisible?
A. Because we have convinced them, that there were no Protestants to be seen or heard of in the world before Martin Luther.
Back to top
View user's profile Send private message
DeusVult
Evangelos


Joined: 10 Feb 2004
Posts: 9923
Location: Orange County California

PostPosted: Sun, 03-06-2012 1:29 pm    Post subject: Reply with quote

Menurut Catholic Encyclopedia: Tithe

    In the Christian Church, as those who serve the altar should live by the altar (1 Corinthians 9:13), provision of some kind had necessarily to be made for the sacred ministers. ... The Church looked on this payment as "of divine law, since tithes were instituted not by man but by the Lord Himself" (C. 14, X de decim. III, 30).


    Di Gereja Kristen, karena mereka yang melayani altar harus hidup oleh altar tersebut (1 Korintus 9:13), suatu provisi harus dibuat bagi para pelayan kudus. ... Gereja melihat pembayaran ini sebagai "hukum ilahi, karena perpuluhan di-institusikan bukan oleh manusia, tapi oleh Tuhan sendiri" (C. 14, X de decim. III, 30).

Meskipun sekarang umat tidak diwajibkan untuk menyumbang sepersepuluh dari pendapatan (kalau mau, ya itu bagus sekali), namun berdasarkan yang diatas kita bisa meyimpulkan bahwa kolekte itu wajib.

Sementara itu Perintah Gereja ke lima, sebagaimana tertulis di Katekismus, adalah demikian:


    2043 The fourth precept ("You shall observe the days of fasting and abstinence established by the Church") ensures the times of ascesis and penance which prepare us for the liturgical feasts and help us acquire mastery over our instincts and freedom of heart.85

    The fifth precept ("You shall help to provide for the needs of the Church") means that the faithful are obliged to assist with the material needs of the Church, each according to his own ability.86

    The faithful also have the duty of providing for the material needs of the Church, each according to his own abilities.


    (paragraph dari Katekismus yang bahasa Indonesia aku hapus karena berbeda dari Katekismus yang bahasa Inggris)

Sekali lagi, kita punya kewajiban untuk menyumbang Gereja.


Apakah anak wajib menyumbang (ie. dari uang jajannya)? I don't know. Sepertinya tidak.


Patokan berapa besar yang harus disumbang juga tidak ada. Dulu ada, yaitu 10% dari penghasilan kotor.

Nasehat dari beberapa orang, dan aku setuju dengan nasehat ini, adalah berapapun jumlah kolekte yang kita sumbangkan HARUS ADA NILAI PENGORBANANNYA. Jadi kalau kamu adalah Bill Gates dan meyumbang 10%, mungkin itu tidak terasa nilai korbannya. Jadi sumbanglah 15% or 20%. Tapi bagi janda miskin, 5% saja mungkin sudah sangat berat.


PS

Apakah "sumbangan" harus berupa "uang," aku belum dapat informasinya (ie. bisa saja dalam rupa barang-barang bagi keperluan Gereja).
_________________
Mohon doa Smile
Back to top
View user's profile Send private message
staquinas



Joined: 14 Apr 2008
Posts: 1450
Location: Jakarta

PostPosted: Sun, 03-06-2012 7:05 pm    Post subject: Reply with quote

DeusVult wrote:

Apakah anak wajib menyumbang (ie. dari uang jajannya)? I don't know. Sepertinya tidak.


Berarti kewajiban kolekte itu hanya untuk orang yang udah berpenghasilan?


Quote:
Nasehat dari beberapa orang, dan aku setuju dengan nasehat ini, adalah berapapun jumlah kolekte yang kita sumbangkan HARUS ADA NILAI PENGORBANANNYA. Jadi kalau kamu adalah Bill Gates dan meyumbang 10%, mungkin itu tidak terasa nilai korbannya. Jadi sumbanglah 15% or 20%. Tapi bagi janda miskin, 5% saja mungkin sudah sangat berat.


Tapi kalo orang kaya menyumbang 'hanya' 5% penghasilannya, dia tetap gak berdosa dan sudah melaksanakan kewajibannya kan?
_________________
Q. Why then would the Protestants have the church to be invisible?
A. Because we have convinced them, that there were no Protestants to be seen or heard of in the world before Martin Luther.


Last edited by staquinas on Sun, 03-06-2012 7:07 pm; edited 1 time in total
Back to top
View user's profile Send private message
Stanley



Joined: 29 Sep 2008
Posts: 3404

PostPosted: Mon, 04-06-2012 9:37 am    Post subject: Reply with quote

staquinas wrote:
DeusVult wrote:

Apakah anak wajib menyumbang (ie. dari uang jajannya)? I don't know. Sepertinya tidak.


Berarti kewajiban kolekte itu hanya untuk orang yang udah berpenghasilan?



Sepertinya bila anak2 tidak dibiasakan memberi kolekte, kelak wkt dewasa mrk jg tidak memberi kolekte. Lagipula, anak-anak perlu belajar untuk berkorban (sejalan dgn pendapat DV di bawah).

Quote:

Quote:
Nasehat dari beberapa orang, dan aku setuju dengan nasehat ini, adalah berapapun jumlah kolekte yang kita sumbangkan HARUS ADA NILAI PENGORBANANNYA. Jadi kalau kamu adalah Bill Gates dan meyumbang 10%, mungkin itu tidak terasa nilai korbannya. Jadi sumbanglah 15% or 20%. Tapi bagi janda miskin, 5% saja mungkin sudah sangat berat.


Tapi kalo orang kaya menyumbang 'hanya' 5% penghasilannya, dia tetap gak berdosa dan sudah melaksanakan kewajibannya kan?


Saya dari dulu berpikir kolekte itu cuma sejalan dgn ayat St. Yakobus bahwa iman tanpa perbuatan adalah mati. Tapi kalau kolekte sbg 5 perintah Gereja, well... brarti melanggarnya dengan sengaja dan sukarela = dosa.
_________________
This is Spartaaa!
Back to top
View user's profile Send private message
DeusVult
Evangelos


Joined: 10 Feb 2004
Posts: 9923
Location: Orange County California

PostPosted: Mon, 04-06-2012 6:51 pm    Post subject: Reply with quote

staquinas wrote:
DeusVult wrote:

Apakah anak wajib menyumbang (ie. dari uang jajannya)? I don't know. Sepertinya tidak.


Berarti kewajiban kolekte itu hanya untuk orang yang udah berpenghasilan?


I would say, seorang mahasiswa full time yang mendapat dana dari orang tuanya bisa berkorban dengan ber-kolekte. Atau apakah dana orang tua itu lebih baik digunakan untuk beli pop corn, soda dan pretzel di concession stand di Bioskop (yang harganya lebih mahal dari harga normal)?


Quote:
Tapi kalo orang kaya menyumbang 'hanya' 5% penghasilannya, dia tetap gak berdosa dan sudah melaksanakan kewajibannya kan?


Tidak ada kewajiban untuk menyumbang jumlah tertentu. Yang wajib adalah menyumbangnya, bukan jumlahnya.
_________________
Mohon doa Smile
Back to top
View user's profile Send private message
immortale_eterno



Joined: 17 May 2010
Posts: 29
Location: diantara partitur

PostPosted: Tue, 05-06-2012 7:43 am    Post subject: Reply with quote

ini pernah menjadi perdebatan saya dengan teman mudika yang hampir masuk protestan mengenai perpuluhan. Dia memang aktivis gilbert ministry, sehingga mungkin sedikit banyak konsep mengenai perpuluhan yang dia terima merupakan kewajiban dengan perhitungan matematis sesuai penghasilan yang kita terima per bulan.
Lantas saya tanyakan, bagaimana dengan seorang nenek (warga lingkungan kami) sebatang kara yang hidupnya sangat kekurangan, bahkan ke gereja pun dia berjalan kaki dengan jarak 5Km setiap minggu pagi. Saya tidak tahu apakah dia kolekte atau tidak, yang saya tahu bahwa nenek ini seorang legioner Maria yang selalu menjalankan kewajiban Rosario-nya setiap hari.
Kitab Suci memberikan perumpamaan mengenai janda miskin yang memberi dari kekurangan, tapi konsep 'memberi' apakah melulu mengenai harta/uang? Apakah pemberian diri seseorang melalui waktu dan tenaga untuk melayani sesama tidak termasuk 'memberi' dari kekurangan?
_________________
in God we trust
Back to top
View user's profile Send private message Yahoo Messenger
sakerah



Joined: 27 Sep 2008
Posts: 362
Location: Indonesia

PostPosted: Thu, 07-06-2012 10:00 pm    Post subject: Reply with quote

kalau tidak kolekte di gereja.

tetapi kolekte di lingkungan

apa sama

boleh tidak ?

sebab kolekte di gereja sangat besar dan kelebihan.

sedang di lingkungan kurang besar
_________________
Perbuatan terkecil yang dilakukan dengan kasih yang murni lebih bernilai daripada semua perbuatan- perbuatan yang besar.
Biarpun engkau memberikan semua hartamu kepada Tuhan , tetapi tidak disertai dengan Kasih, semua itu sia-sia.
Back to top
View user's profile Send private message
DeusVult
Evangelos


Joined: 10 Feb 2004
Posts: 9923
Location: Orange County California

PostPosted: Fri, 08-06-2012 8:23 am    Post subject: Reply with quote

Aku tidak tahu ada yang namanya kolekte lingkungan.

Sejak dari dulu meng-gereja aku tidak pernah ditarik kolekte lingkungan.


But anyway, kolekte Gereja adalah yang utama (perintah Gereja yang aku kutip dari Katekismus menyuruh kita untuk mendanai Gereja). Toh kolekte Gereja itu nanti juga tersalurkan kelingkungan.
_________________
Mohon doa Smile
Back to top
View user's profile Send private message
sakerah



Joined: 27 Sep 2008
Posts: 362
Location: Indonesia

PostPosted: Sat, 09-06-2012 12:20 pm    Post subject: Reply with quote

DeusVult wrote:
Aku tidak tahu ada yang namanya kolekte lingkungan.

Sejak dari dulu meng-gereja aku tidak pernah ditarik kolekte lingkungan.

But anyway, kolekte Gereja adalah yang utama (perintah Gereja yang aku kutip dari Katekismus menyuruh kita untuk mendanai Gereja). Toh kolekte Gereja itu nanti juga tersalurkan kelingkungan.


memang setiap paroki berbeda , karena paroki ku ada 5 stasi yang jauh dan lumayan banyak umatnya maka kolekte dibagi-bagi . Setiap stasi dan lingkungan saat doa lingkungan / stasi ada kolekte lagi.

Jadi kalau 1 bulan kita ke gereja dan doa lingkungan maka total 8 x kolekte.

Dan lagi yang aku heran adalah, masalah keuangan amat sangat rahasia di Paroki ku, yg tahu jumlah dan keluar masuk uang hanya Romo, Bendahara Paroki dan Ketua Dewan Paroki.

10 tahun ini yang aku tahu tidak ada warta jemaat atau apapun informasi jumlah serta arus uang yang ada di Paroki.
Transparansi dan akuntable tidak terjadi di Parokiku. Tetapi Parokiku adalah Paroki dengan tanah terbesar se keuskupan Malang.

Membangun apa saja tidak ada perincian tidak ada info RAB dan sebagainya , tidak ada info apapun juga , blank total.

Memang Romo sangat berkuasa, jika saya pribadi bertanya tidak diperkenankan sama sekali dan harus taat.

Maka ketua lingkugan harus mencari dana sendiri untuk kegiatan lingkungan sebab jika mengajukan proposal pada Dewan Paroki akan dijawab kekurangan dan dana cari sendiri.

Sound system gereja rusak saja (mic rusak) dengan dana yang tidak begitu besar , dikatakan tidak ada dana , usahakan sendiri cari sumbangan. Dan saya adalah seksi perlengkapan, mundur dari Paroki saja sudah gak mampu lagi membiayai dengan uang pribadi.

Umat sangat kesulitan untuk mengadakan kegiatan., efeknya adalah terbentuk gereja kecil yaitu gereja lingkungan. Tidak guyub sama sekali di parokiku. Cuma guyub / damai di lingkungan saja.

Apakah demikian untuk Katolik bahwa keuangan harus sangat Rahasia dan jika di selewengkan kita hanya tersenyum saja. Tunduk saja.

Sebab dengan kredo ' aku percaya " harus menerima semua yang terjadi. Apakah terhadap Romo dan Pengurus dewan demikian juga ?

Pemilihan Ketua Dewan pun sudah 3 periode dipilih oleh hanya oleh orang-orang tertentu , bukan semua umat yg memlilih . Kalau 12 tahun lalu , semua umat memilih Ketua Dewan saat sesudah misa berlangsung.
_________________
Perbuatan terkecil yang dilakukan dengan kasih yang murni lebih bernilai daripada semua perbuatan- perbuatan yang besar.
Biarpun engkau memberikan semua hartamu kepada Tuhan , tetapi tidak disertai dengan Kasih, semua itu sia-sia.
Back to top
View user's profile Send private message
sam



Joined: 23 Jul 2007
Posts: 219

PostPosted: Fri, 15-06-2012 9:54 pm    Post subject: Reply with quote

Quote:
Tidak ada kewajiban untuk menyumbang jumlah tertentu. Yang wajib adalah menyumbangnya, bukan jumlahnya.

tp gw punya pertanyaan, klo menyumbang itu wajib, apa itu namanya sumbangan?
_________________
"For while comets move in very eccentric orbs in all manner of positions, blind fate could never make all the planets move one and the same way in orbs concentric..."
[Sir Isaac Newton]

my FB
Back to top
View user's profile Send private message
Display posts from previous:   
Post new topic   Reply to topic    printer-friendly view    Akademi Kontra Indiferentisme Forum Index -> Ruang Pengetahuan Dasar Iman Katolik All times are GMT + 6 Hours
Goto page: Next
Page 1 of 2

Log in
Username: Password: Log me on automatically each visit

 
Jump to:  
You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot vote in polls in this forum


© Copyright Ekaristi Dot Org 2001 Running on phpBB really fast 2001, 2002 phpBB Group. Keluaran (Exodus) 20:1-17