Moral Katolik

 

Kesaksian Kebenaran yang Pasti

Kirim Ke Printer Kirim artikel ini ke teman


Semua orang atau manusia memiliki pertanyaan yg sama, siapa saya ini? Apa maksud dari keberadaan saya? Apa arti hidup? Kemana perginya orang yg mati dst.

Pertanyaan yg sederhana dan tertanam dalam setiap hati manusia. Dari jaman purba hingga hari ini pertanyaan itu tetap menjadi sepertinya sebuah tanggungan bagi setiap orang. Manusia purba menatap matahari dan bertanya siapa saya, siapa kamu? Manusia jaman sekarang bertanya hal yg sama? Siapa saya, apakah benar Tuhan ada? Apa arti hidup dan apa yg perlu saya lakukan dalam hidup? Mengapa adanya baik dan jahat?

Tuhan adalah sempurna, dari awal, saat ini dan dimasa yg akan datang, kenapa? Karena Tuhan Allah berada diluar kuasa ruang dan waktu, kenapa? Karena Dia yg mengadakan ruang dan waktu bagi makhluk ciptaanNya. Ruang dan waktu mulai ada karena kehendakNya. Kita dapat mengukur itu mulai dari hari pertama segalanya diciptakan secara fisik. Bila keadaan materi tidak ada tentu segalanya tidak tunduk kepada kuasa hukum ruang dan waktu. Kenapa Tuhan selalu sama dan tidak pernah berubah? Karena Dia adalah sempurna, sesuatu yg sempurna tidak bisa berubah karena akan kontradiktif dengan sifat dan alam kata tsb. Contoh bila Tuhan berubah, tentu Tuhan harus menjadi lebih sempurna atau kurang sempurna dan itu akan membuktikan bahwa Tuhan tidak sempurna pada mulanya. Karena itu manusia tidak memerlukan Tuhan Allah sebab untuk apa tunduk kepada kuasa yg tidak sempurna. Tetapi fakta yg ada mengatakan sebaliknya, bahwa Tuhan Allah ada dan dengan itu Dia adalah kuasa ketergantungan dari segala keberadaan.

Ingat Kel3:12-14 Musa bertanya siapa namaMu? Apa jawab Tuhan Allah, Dia tidak menjawab dengan nama arif, tono, tini atau nama apapun juga, melankan I AM WHO AM (Aku Adalah Aku)! Apa maksudnya Aku Adalah AKU?


Baca <rhe>Ex3:12-14 ; Kel3:12-14

Keluaran 3:14 Firman Allah kepada Musa: "AKU ADALAH AKU." Lagi firman-Nya: "Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu."

Sederhana sekali jawaban dari Tuhan Allah kepada Musa. Berartikan Aku Adalah Aku, karena nama, dan segalanya yg memiliki sifat fisik/ materi tentu satu saat akan punah dan hangus oleh hukum yg berkuasa atas materi yaitu ruang dan waktu, sedangkan Aku Adalah Aku tidak menunjukan tunduk kepada kuasa tsb melainkan adalah diatas dan pemilik segala kuasa. Kenapa kok bisa?

1. Aku Adalah Aku yg menciptakan segalanya
2. Aku Adalah Aku yg mencintaimu
3. Aku Adalah Aku yg membebaskanmu
4. Aku Adalah Aku yg menuntut ketaatanmu
5. Aku Adalah Aku yg menjadi ketergantungan dari keberadaan
6. Aku Adalah Aku yg menginginkan aku selamat
7. Aku Adalah Aku yg sumber segala kebenaran dan kebenaran sepenuhnya
8. Aku Adalah Aku Tuhan Allahmu
9. .................................................... silahkan isi selanjutnya.

Sebagai contoh saya telah memberikan beberapa penempatan yg dapat kita artikan dari jawaban yg diberikan kepada Musa. Mengapa Tuhan Allah menjawab dengan itu? Menunjukan ketidak terbatasan kuasaNya, karena terlihat sifat yg tidak terbatas dan segala yg berada diluar pikiran manusia. Hingga kiamatpun Aku Adalah Aku masih dapat ditambahkan dengan apapun yg ada, Aku Adalah Aku yg menarik nyawa, Aku Adalah Aku yg menuntut segala ketaatanmu, Aku Adalah Aku yg membinasakan musuhmu, Aku Adalah Aku ................................................... ABADI, tanpa habisnya ...

Bandingkan dengan nama dewa2 atau dengan nama dan julukan allah dalam quran, Allah yg menciptakan misalnya, menciptakan apa? Tentu sangat kerdil bila dibandingkan dengan Aku Adalah Aku. Terlihat ilustrasi dan daya pikir manusia dalam penamaan dewa2 dan allah dalam quran atau dalam penulisannya, mengapa? Keterbatasan manusia yg ada dibanding dengan Aku Adalah Aku. Tidak mungkin manusia dapat memberikan jawaban yg serupa "Aku Adalah Aku" karena manusia tunduk kepada hukum ruang dan waktu tentu jawabannya akan merupakan jawaban yg tunduk kepada hukum dan kuasa ruang dan waktu. Karena itu Musa bertanya siapa nama Tuhan. Karena itu dewa2 hindu, mitologi, allah di quran, allah dikitab mormon semuanya memiliki nama yg terbatas oleh hukum ruang dan waktu. Indikasi bahwa terdapat unsur dari penulis dan buah inspirasi dari makhluk yg berada dibawah kuasa hukum fisik tsb. Mengartikan dan membuktikan buah dari sebuah karya dari daya pikiran yg terbatas, apakah inilah Tuhan Allah kuasa dari segalanya? Tentu tidak karena itu terdapatlah karma dan keterkutukan hukum fisika dalam tulisan2 tsb. Karena itu teologi dan imannya hanya dapat mengurung pemeluknya dalam konsep yg materialis yg akhirnya membawakan kehampaan dari keadilan dan kebenaran yg sepenuhnya. Akhirnya terdapat hukum dauri di India menuntut orang yg melahirkan bayi perempuan untuk membunuhnya karena akan luput dari dauri yg harus dibayarnya saat putrinya kawin. Islam yg tidak dapat mengerti keadilan kepada wanita, contoh surganya yg memberikan upah2 yg materialistik, yaitu lelaki akan mendapatkan istri (perawan) yg banyak dst. Tidak terlihat adanya keadilan, bagaimana dengan wanitanya islam? Apakah mereka akan diperbudak untuk kedua kalinya dan untuk selamanya disurga, apakah ini surga untuk mereka? Hukum ruang dan waktu akan tetap menghantui segala ajaran ciptaan manusia sebab manusia tunduk kepada hukum tsb dan karena itu segala karya manusia akan tunduk kepada hukum itu.
Baca Gal1:6-8


Saya ingin saudara/i disini untuk ikut merenungkan hal ini dan saya bertanya adakah yg mengerti apa arti KEBENARAN? Sebab menurut saya bila seorang yg telah mengerti hukum ini selanjutnya akan menjadi mudah untuk menyerahkan dirinya

Nasa mengumpulkan ribuan tenaga ahli, perusahaan berteknolgi tinggi dan peralatan yg serba mahal dan moderen untuk membuat sebuah roket yg akan dikirm kebulan. Segalanya berjalan lancar, roket tampak indah dan megah sewaktu siap di landasan luncur.

5,4,3,2,1... luncur! Seluruh dunia menyaksikannya dalam tabung TV mereka. Akan tetapi terdapat kesalahan kecil sangat kecil bahkan bisa dikatakan tidak berarti, dalam programing alat navigasi terdapat kesalahan 1 (satu) angka, satu angka yg salah dari sejuta reputasi, peralatan, kebenaran dan kerja keras NASA, satu angka salah roketpun tidak sampai pada obyektifnya yaitu bulan. Akhirnya roket meluncur melewati bulan dan hilang dalam ruang angkasa tidak tau kemana dan dimana sekarang.

99,99% kebenaran tetap obyektifnya tidak tercapai, begitu pula dengan iman dan Kebenaran yg pasti = The Absolute Truth, Yesus berkata,

<rhe>Jn14:6 ; Yoh14:6 Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Akulah jalan dan kebenaran, apa artinya? Tentu kita dapat membayangkan roket dengan nilai 99,99% kebenaran yg sedang melayang dalam kehampaan ruang angkasa tidak pasti arahnya dan sudah pasti tidak mencapai tujuannya yg sebenarnya. Apakah kita ingin mempertaruhkan keselamatan kita seperti nasib roket? Sedangkan roket adalah karya dan kerja keras Nasa yg bereputasi paling tinggi dalam peroketan dan tidak tersaingkan dan tak terhingga oleh kita semua.

Apa itu kebenaran?

Iblis dan kebohongannya tidak lagi merupakan dosa bagi banyak orang karena kesalahan pengajar yg beraninya mengatakan bahwa iblis dan neraka adalah sekedar metafor atau ilusi dari kebenaran. Apakah ini benar? Apakah benar neraka tidak ada? Apakah benar iblis tidak nyata?

Seorang ibu tua mendengarkan seorang romo liberal mengatakan dalam homilinya bahwa keduanya adalah metafor hanya untuk mengilustrasikan kejelekan dan dosa. Tidak lama setelah misa selesai umat bersama romo mengadakan kumpul bersama makan pagi dimana ibu tadi menghampiri romo dan bertanya "Romo betulkah neraka itu tidak nyata? Apakah benar romo tidak percaya neraka itu ada?" dengan yakin dia menjawab "O Betul! Neraka dan Iblis adalah tidak nyata! Saya tidak percaya adanya neraka!" Kemudian siibu menjawab dengan berkata "Tidak apalah, pasti romo akan percaya bila nanti romo berada disana." Inilah yg banyak terjadi yg telah mempersulit pengertian umat karena telah terbawa oleh ajaran2 yg sesat dari banyak pengajar dan juga hirarki buah generasi baby boomers yg telah banyak melahirkan kaum liberalis seperti contoh romo tsb.

Pernyataan romo adalah sesat dan perlu kena disiplin keras bahkan ekskomunikasi bila perlu karena romo telah mengajarkan yg tidak dia katakan. Seperti dogma dan doktrin apa saja yg berubah karena ajarannya sewaktu homili. Tanpa berkata demikian tetapi kenyataan adalah romo telah mengajarkan bahwa:

1. Alkitab berdusta mengatakan mengenai neraka dan iblis, jatuhnya malaikat dan manusia kedalam dosa.
2. Tidak adanya dosa asal tanpa adanya iblis.
3. Yesus menderita dan mati untuk apa?
4. Yesus tidak perlu datang untuk menebus dosa asal dan menyelamatkan manusia karena tidak perlu adanya juru selamat tanpa adanya kematian roh, iblis dan neraka.
5. Semua sakramen adalah sandiwara.
6. Gereja adalah sekedar sandiwara manusia didunia.
7. Tahbisan romo adalah sekedar formalitas.
8. Alkitab, Tradisi dan Magisterium semuanya adalah dusta.
9. Dan seluruh ajaran dan kebenaran yg terdapat didunia telah musnah dan tidak berarti.

Apa yg diajarkan romo adalah 100% ateisme yg berkedok dan menjadi parasit didalam gereja.
Suatu keputusan untuk menjadi sedikit liberal saja akhirnya membawakan kehancuran total. Tanpa sadar dengan pandangannya yg liberal dia telah memisahkan diri dari seluruh kebenaran yg ada. Itulah 0,01% yg menjadi kehancuran karena merubah kenyataan dari kebenaran. Ingat roket yg tidak sampai pada obyektifnya dan hilang diruang angkasa luar?

Kebohongan tidak dapat menjadi atau berada tanpa adanya sumber kehidupan atau bahan bakar. Sumber adanya kebohongan adalah kebenaran. Ini menunjukan dengan pasti bahwa tanpa Tuhan segalanya tidak ada, dosa sekalipun tidak ada. Romo telah melupakan hukum yg sangat mendasar yaitu segalanya menggantungkan dirinya kepada Tuhan bahkan iblis kebohongan dan neraka huniannya. Tidak berarti Tuhan yg menciptakan melainkan tanpa adanya kebenaran kebohongan tidak dapat hidup. Apakah kebohongan adalah suatu yg bertolak belakang dengan kebenaran? Itulah yg banyak disalah artikan dan banyak yg tidak mengerti. Kebohongan adalah perubahan dan distorsi yg sangat minim dari kebenaran sepenuhnya. Contoh romo tadi banyak sekali umat yg sebenarnya setuju dan percaya dengan apa yg dikatakan romo tadi. Sepertinya manusia yg percaya iblis dan neraka adalah kuno dan bodoh. Karena jaman telah mampu meramalkan cuaca bahkan fenomena lainnnya yg dulu tidak dimengerti, kini telah menjadikan manusia pintar tapi bodoh. Terlihatlah siapa yg telah dibodohi oleh keangkuhannya sendiri.

Iblis tidak membunuh, mencuri, menyiksa atau memperkosa. Iblis adalah bapa segala kebohongan dengan itu dia dapat memanipulasi manusia untuk berbuat dosa dalam kejahatan dan kebohongannya.

Apakah kebohongan adalah benar lawan dari kebenaran? Renungkan dan berikan komentarnya. Kebohongan apa yg terlihat dalam kehidupan dan sekitar kita?


Kebenaran vs bohong, kebenaran >< bohong.

Apa betul kebohongan adalah lawam dari kebenaran? Tentu dan juga tentu tidak, bingung? Tidak perlu bingung!

Sudah kita ketahui bahwa kebohongan tidak dapat berada tanpa adanya kebenaran. Tuhan Allah adalah kebenaran, Yesus menjelaskan ini dalam Yoh 14:6

Yoh14:6 <rhe>Jn14:6

Apa maksunya berkata demikian, tentu Yesus adalah Tuhan Allah dan karena itu Yesus adalah jalan menuju kebenaran, Yesus adalah kebenaran. Lihat bagian "...dan hidup" menunjukan secara eksplisit bahwa tanpa Yesus/ Tuhan Allah yg Tritunggal tidak ada kehidupan. Kebohongan dan raja dusta sekalipun menggantungkan keberadaannya kepada Yesus, tanpa Yesus iblispun tidak akan ada.

Apa yg dimaksudkan dengan dusta? Kebohongan adalah distorsi atau penyelewengan dari kebenaran yg pasti, yaitu kebenaran dikurangi atau yg dirubah. Seperti tulisan sebelumnya saya sudah menjelaskan dan menunjukan nilai kebenaran yg sudah tidak lagi dapat disebutkan sebagai kebenaran sepenuhnya atau yg asli.

Terlihat nyata bagaimana manusia senantiasa tertipu oleh kebohongan dan janji palsu iblis. Adam dan Hawa dan selanjutnya seluruh keturunan mereka, yaitu manusia seksama telah menjadi bagian dari dampak kebohongan tsb. Apakah kebenaran yg terdapat dalam suatu filsafat adalah baik? Bisa saja akan tetapi bukan kebenaran yg pasti, berarti adalah bagian dari kebohongan iblis. Bagaimana proses dusta dapat diterima dan manusia tertipu olehnya adalah yg dimaksudkan Yesus "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku." Hanya dengan Yesus manusia dapat menemukan kebenaran yg pasti. Apakah ini berarti agama lain tidak benar? Tentu seperti jawaban diatas, benar dan tidak benar, kebenaran yg ada sebagai contoh mengajarkan untuk percaya kepada Tuhan <--- benar, tetapi kemudian mengajarkan bahwa manusia bisa menjadi Tuhan < --- salah/ bohong. Kebenaran yg diajarkan agama contoh adalah benar mengenai bagian untuk percaya pada dan adanya Tuhan akan tetapi bohong yg fatal yg berakibatkan kehilangan navigasi atau jalan kepada kebenaran adalah manusia dapat menjadi Tuhan. Contoh menunjukan 50% benar dan 50% salah. Apakah penganut agama tsb akan selamat? Tentu tidak bila dia sudah mengetahui adanya kabar gembira (Injil) dan Yesus adalah juru selamat. Kemudian tetap memilih untuk tidak mengikuti ajaran Yesus.

Dimana didunia terdapat kebenaran yg pasti dan komplit? Dalam gereja Katolik! Oleh karena itu untuk apa kita jalan2 atau mencari-cari kebenaran bila semuanya terdapat dalam GK? Biasanya mereka yg mencari kebenaran diluar GK adalah mereka yg tidak mengerti, belum pernah mendengar kabar gembira (Yesus), atau memilih kebenaran yg dapat cocok dengan gaya hidupnya (yustifikasi). IE. Seorang Katolik pindah agama menjadi metodis karena dia adalah seorang homoseksual yg mempraktekan keseksualitasannya dan menemukan bahwa dalam gereja metodis kawin sesama jenis diperbolehkan. Kebenaran yg ada dalam gereja metodis adalah Yesus adalah Tuhan, alkitab, Tritunggal, akan tetapi terdapat kebohongan mengenai dosa praktek seks yg gay. Tentu dia tidak akan selamat karena dia memilih untuk merubah kebenaran dengan kebenaran yg mendukung gaya hidupnya. Yustifikasi seperti ini terjadi dalam segala macam bentuk dan cara. Tuhan akan menghargai pilihan manusia karena Tuhan tidak akan kontradiksi dengan pemberiannya yaitu kebebasan untuk memilih. Kebebasan untuk memilih tidak diberikan semata-mata tanpa konsekuensi, malah konsekuensinya adalah sangat berat dan setimpal dengan kebebasan yg diberikan. Bebas memilih = bebas menerima hukuman. 99,99% benar tetap roket tidak sampai kepada targetnya bulan, berapa persen kebenaran yg ada dalam gereja metodis? Inilah yg selalu disalah artikan oleh mereka yg biasa meyustifikasikan pilihan yg dikarenakan oleh perbuatan atau gaya hidup.

Toleransi tidak sama dengan kompromasi, toleransi untuk mencintai segala ciptaan termasuk contoh si homoseksual, ateis, muslim, budha dsb. Toleransi tidak perlu ditambah atau dibumbui dengan kompromasi atau perbuatan yg kompromatif dari ajaran dan kebenaran yg pasti yaitu Tuhan. IE. Si homoseksual dinyatakan tidak berdosa karena alasan2 atau kemudian dia diijinkan untuk mempratekan gaya hidup homoseksualitasnya dalam gereja Katolik dsb. Seperti yg sudah dilakukan oleh banyak agama dan dalam contoh tadi gereja metodis yg sudah mengumumkan untuk mengijinkan kawin sesama jenis bahkan pendeta mereka sekalipun dapat mempraktekan gaya hidup gay dan lesbianya.

Toleransi = menerima penderitaan = memikul salib kita.

Perspektif gereja metodis dalam yustifikasi kebenaran yg mereka adakan adalah dengan alasan prikemanusiaan dan sains berkata terdapat kemungkinan bahwa adanya pria homoseks karena kelainan jiwa atau ketidak seimbangan kimia dalam otaknya. Terbukti adalah salah dan egois. Dalam pertimbangan dunia dan kelanjutan kemanusiaan tidak ada yustifikasinya. Manusia untuk ada harus meneruskan generasi (prokreasi), apakah toleransi kepada minoritas atau toleransi untuk mayoritas? Mudah sekali untuk mendapatkan keputusan demi keadilan, yaitu mayoritas dan keberadaan. Kebenaran diputar-balik, toleransi yg dijadikan alasan untuk kompromasi adalah egoisme yg tak terhingga. Keberadaan (existence) diabaikan untuk kenikmatan beberapa orang. Inilah kebohongan yg tampak nyata yg berhasil melacurkan ajaran dan seluruh isi gereja metodis. Apakah mereka lupa bahwa sebenarnya homosekslah yg perlu toleransi kepada kebenaran dan memikul salibnya untuk tetap selibat, taat dan mencintai kebenaran yg pasti. Mengajarkan cinta kasih kepada sesama dalam mencintai homoseks. Lupa mereka bahwa dalam gereja Katolik homoseks dicintai dan dikasihi tanpa harus merubah atau mengadakan perubahan dari kebenaran yg pasti, yg menghasilkan kasih dari si homoseks untuk memikul salibnya dan berselibat seumur hidupnya demi Tuhan dan keselamatan.

Sebelum mencari kebenaran diluar gereja Katolik harap lihat dulu kebenaran yg ada didalam gereja, karena pasti apapun yg dicari bila baik dan menuju kepada Yesus pasti akan ditemukan dalam gereja yg didirikanNya, mustahil kebenaran yg mendirikan dan senantiasa menjaga/ menangungi gerejaNya tidak mendirikannnya dengan kebenaran yg pasti dan komplit.
Dikirim Tgl 09Mar2006 oleh Tony

Register agar anda dapat ikut mengirimkan komentar anda



Bravo...bravo....Brot... wink smile
dari encu pada 21 Mar 2006 06:57 pm


smile Mungkin telat, sekarang baru baca tulisan bapak ini. Sangat Bagus sekali, saya sangat suka dan tertarik dengan tuisan2 yg mengulas hal seperti ini. Hal2 yg sepertinya biasa dan sepele untuk dicari tahu artinya sehingga diabaikan oleh banyak orang.
Tapi sesungguhnya pengetahuan2 tentang hal ini adalah sangat penting untuk menyokong keteguhan Iman kita kepada Yesus Kristus.
Saya sangat setuju dengan pendapat bapak Tony tentang "KEBENARAN" bahwa sekarang banyak sekali persoalan dalam hidup mulai dari tingkat pribadi, Rumah Tangga, RT/RW, Kecamatan, Kabupaten, Propinsi sampai Bangsa dan Dunia yg ingin diselesaikan dengan hasil yang benar dan Adil. Tetapi para pengambil keputusan, penguji keputusan dan masyarakatpun terlalu banyak yg sudah tidak mengerti akan apa "KEBENARAN". Sehingga terjadilah keputusan yg benar (benar sendiri) alias benar untuk diri sendiri, benar untuk golongan sendiri, benar untuk kelompok sendiri.

Kalau boleh permintaan kepada bapak Tony tolong diperbanyak dong artikel2 theologinya...!

Terimakasih & Salam, smile

Horas SML.
dari Terentius pada 09 Oct 2006 03:42 am


dari Tony pada 07 Jan 2007 01:55 am



Nama:
E-mail: (perlu diisi)
Smile: smile wink wassat tongue laughing sad angry crying 

| lupakan