P:Kami
menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu
U:Sebab
dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia
Sesampai
di puncak Golgota para prajurit menanggalkan pakaian Yesus
dengan paksa. Mereka mengambil pakaian Yesus, lalu membaginya
menjadi empat bagian; untuk tiap-tiap prajurit satu bagian.
Demikian juga jubah-Nya mereka amabil. Jubah itu tidak berjahit,
dari atas sampai ke bawah hanya satu tenunan. Karena itu mereka
berkata seorang kepada yang lain; “Janganlah kita membaginya
menjadi beberapa potong, tetapi baiklah kita membuang undi untuk
menentukan siapa yang mendapatkannya.” Maka genaplah yang ada
tertulis dalam Kitab
Suci, “Mereka membagi-bagikan pakaian-Ku diantara mereka dan
mereka membuang undi atas jubah-Ku.” (Cfr. Yoh19:23-24)
Yesus
telah menajdi manusia yang paling hina. Bagaimanakah sikap kita
terhadap-Nya? Sudahkah kita melakukan seperti yang dikatakan
Yesus pada hari penghakiman?- “Ketika Aku telanjang, kamu
memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika
Aku dalam penjara, kamu mengunjungi Aku. Sebab sesungguhnya
segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang yang paling
hina ini kamu melakukannya untuk Aku.” (Cfr. Mat25:36)
Marilah
berdoa,
Tuhan
Yesus Kristus, kami bersyukur karena dengan dihinakan di Salib
Engkau telah memulihkan martabat kami yang cemar akibat dosa.
Semoga kami mampu menjaga martabat kami yang luhur dan suci,
serta menghindari hal-hal yang merendahkan martabat kami.
Terlebih, semoga kami selalu menaruh hormat dan menjaga
martabat-Mu sendiri yang Kau pertaruhkan dalam diri sesama kami.
Engkaulah Tuhan kami, kini dan sepanjang segala masa. Amin
P:Kasihanilah
kami ya Tuhan kasihanilah kami
U:Allah
ampunilah kami orang berdosa ini
Bapa Kami…….
Pakaian-Mu dibagikan
martabat-Mu direndahkan
Kau
tinggikan harkatku
Copyrights 2001 Ekaristi.Org - Media Katolik Indonesia/
Catholics Online Kel20:1-17