Bible Study - Les Kitab Suci - Les Alkitab
 
 
 
 

Y. Samiran. SCJ

 

Ikuti Jalan SalibJalan Salib

Bible Study No. 11 PENTAKOSTA (Kis 2:1-13)

Kirim Ke Printer Undang teman untuk Bible Study


Kembali kita bertemu dalam lanjutan Les Alkitab tentang Kisah Para Rasul.
Pada Kisah Para Rasul Bab 1, dikisahkan bagaimana para Rasul dengan bertekun doa menunggu "janji" Tuhan akan Roh Kudus. Dikisahkan pula "Suksesi Apostolik" Petrus dalam komunitas pertama Gereja, memimpin pemilihan pengganti Yudas Iskariot. Dalam Pentakosta, kita akan mengetahui bagaimana Tuhan telah memenuhi "janji"NYA. Dimana para Rasul dan murid murid lainnya "dipenuhi oleh Kuasa Roh Kudus" (Baca juga Luk3:16 ; Rom5:5 ; Ef1:13 )
Silakan Baca lebih lengkap Kisah Para Rasul Bab kis2:1-13

Kis 2:1 Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat.
Kis 2:2 Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk;
Kis 2:3 dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing.
Kis 2:4 Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.
Kis 2:5 Waktu itu di Yerusalem diam orang-orang Yahudi yang saleh dari segala bangsa di bawah kolong langit.
Kis 2:6 Ketika turun bunyi itu, berkerumunlah orang banyak. Mereka bingung karena mereka masing-masing mendengar rasul-rasul itu berkata-kata dalam bahasa mereka sendiri.
Kis 2:7 Mereka semua tercengang-cengang dan heran, lalu berkata: "Bukankah mereka semua yang berkata-kata itu orang Galilea?
Kis 2:8 Bagaimana mungkin kita masing-masing mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri, yaitu bahasa yang kita pakai di negeri asal kita:
Kis 2:9 kita orang Partia, Media, Elam, penduduk Mesopotamia, Yudea dan Kapadokia, Pontus dan Asia,
Kis 2:10 Frigia dan Pamfilia, Mesir dan daerah-daerah Libia yang berdekatan dengan Kirene, pendatang-pendatang dari Roma,
Kis 2:11 baik orang Yahudi maupun penganut agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab, kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah."
Kis 2:12 Mereka semuanya tercengang-cengang dan sangat termangu-mangu sambil berkata seorang kepada yang lain: "Apakah artinya ini?"
Kis 2:13 Tetapi orang lain menyindir: "Mereka sedang mabuk oleh anggur manis."

Saya menunggu komentar dan pendapat Anda
Salam dan Doa
Romo Y Samiran SCJ
Dikirim Tgl 17 17 Feb 2006 oleh Rm Y Samiran SCJ

  Register agar anda dapat ikut mengirimkan komentar anda



Respon dari Bubuhan Ikam Seberataan pada 30 Mar 2006 11:52 am

Salam Damai. smile

Hallo, salam sejahtera semua, saya anggota baru, mohon bimbingan Romo dan rekan-rekan.

Pendapat saya adalah dalam peristiwa Pentakosta ini Tuhan menggenapi janjiNya agar para rasul dan juga kita semua, beroleh Penolong atau Roh Kebenaran sehingga kita dapat dengan baik dan andal menjadi saksiNya (Bdk Yoh 15:26-27).
Pembaptisan dengan api sebagaimana pernah dinubuatkan Yohanes Pembaptis (Lukas 3:16) telah diterima para Rasul secara "Dramatis" dalam peristiwa Pentakosta ini, dan ini seperti membalikkan hukuman di Babel (Kejadian 11:1-9). Dimana jika dahulu bahasa yang awalnya satu dikacaubalaukan, dalam peristiwa Pentakosta ini, semua yang hadir dapat mendengarkan kesaksian/perkataan-perkataan para Rasul tentang perbuatan-perbuatan yang dilakukan Allah, dengan bahasa-bahasa mereka masing-masing. Dan karena diawali dengan sangat dramatis, tentu hal ini berdampak sangat besar bagi penyebaran dan perkembangan Gereja Perdana.
Hal pembaptisan dengan Api pada para Rasul, adalah sama dengan Sakramen Krisma yang kita terima, sehingga menyebabkan kita mendapat curahan Roh Kudus dalam kelimpahan, menganugerahkan kepada kita kekuatan Roh Kudus supaya kita dapat menjadi saksi Kristus yang andal (Bdk. Katekismus Gereja Katolik 1302-1303).

Demikian Romo dan rekan-rekan, mohon bimbinganNya, mohon dimaafkan dan di berikan petunjuk jika pendapat saya kurang tepat. smile

Respon dari Tony pada 30 Mar 2006 04:57 pm

Met bergabung bersama kita semua sdr Bubuhan Ikam Seberataan.

Komentarnya bagus sekali, terutama mengenai sakramen krisma dan ref. CCC, banyak yg menyalah artikan dalam hal kuasa dan merasa dirinya perlu mencari-cari baptisan api yg dikiranya adalah klimaks Injil. Bagus paralel Kej11:1-9 dan peringatan oleh Yohanes Pembaptis mengenai Yesus dan baptisan api. Semoga betah untuk belajar bersama.

Respon dari dede pada 01 May 2006 08:06 am

Setuju dengan saudara Bubuhan, juga menandakan bahwa ke Kristenan di tujukan untuk semua orang yg ada didunia ini dan bukan hanya untuk bangsa Yahudi saja.

Tapi juga yg pasti bukan seperti bahasa roh yg kita kenal di dalam karismatik ?

Respon dari Rm. Samiran SCJ pada 17 May 2006 02:20 am

Senang sekali dengan tanggapan saudara saudara mengenai topik Pentakosta. Seperti pendapat dari Sdr. Bubuhan diatas, perlu digaris bawahi bahwa Roh Kudus, telah kita terima dalam Sakramen Krisma. Namun tidak semua orang menyadari "Karunia" besar ini. "Doa" kepada Tri Tunggal Maha Kudus, dan kepada Roh Kudus, akan membantu kita untuk lebih mengenal Roh Kudus, lebih mencintai Tri Tunggal Maha Kudus. Seperti Pengakuan Iman kita: aku percaya akan Roh Kudus,
Ia Tuhan yang menghidupkan;
Ia berasal dari Bapa dan Putra,
disembah dan dimuliakan;
Roh Kudus, Tuhan yang menghidupkan.Ada dan menyatu dalam diri setiap manusia, maka kita perlu menjaga tubuh kita, iman kita, karena juga merupakan Bait Allah, tempat Roh Kudus bersemayam dan membimbing kita dengan CINTA KASIH Allah.
Salam dan Doa



Nama:
E-mail: (perlu diisi)
Smile: smile wink wassat tongue laughing sad angry crying 

| lupakan